Update negara kecintaan kita hari ini:
- Rupiah melemah di 17.063 per 1 USD
- IHSG anjlok di 6.971
- Tabungan pemerintah di BI tersisa 120T
Sementara itu,
BGN beli 25.000 sepeda listrik senilai 49 juta per motor, atau 1,22 T in total..
Gak paham lagi gue
Solidaritas publik untuk Andrie Yunus sangat dibutuhkan untuk membantu mengungkap kebenaran.
Jika anda berada di sekitar Jalan Talang pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 dan memiliki foto, video, rekaman dashcam, atau CCTV yang mungkin merekam situasi di sekitar lokasi kejadian, dokumentasi Anda bisa menjadi potongan penting untuk mengungkap pelaku.
Silakan kirimkan dokumentasi melalui email: [email protected] atau melalui DM Instagram KontraS.
Identitas Anda akan dijaga kerahasiaannya.
Pada malam itu, Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal.
Serangan ini bukan hanya melukai satu orang, tetapi juga mengancam rasa aman kita bersama. Karena itu, setiap dokumentasi dari publik bisa membantu membuka jalan menuju keadilan.
Mari bantu ungkap kebenaran. #KeadilanUntukAndrieYunus #StopKekerasan
@yappingfess political views tuh ngaruh ke dia mandang kemanusiaan, isu-isu, dan banyak hal. menurutku, refleksi dlu sih nder. kamu bisa ga sama orang yg paham nya bersebrangan sama kamu? kalo akhir nya gbisa tolerate bakal jdi percuma
Musim teror aktivis hak asasi manusia telah kembali.
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 12 Maret 2026 malam. Sebanyak 20 persen permukaan tubuhnya melepuh, termasuk mata kanannya. Para dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sudah mengobservasi dan membedah matanya untuk menyelamatkan penglihatan Andrie.
Andrie, 28 tahun, baru pulang dari kantor YLBHI rekaman siniar tentang remiliterisasi. Sebagai Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan, Andrie aktif dalam tim pencari fakta mengungkap pelaku kerusuhan demonstrasi Agustus 2025.
Ia memang aktif menolak perluasan militer di ranah sipil dan advokat korban-korban ketidakadilan penguasa, terutama aparatur hukum yang semena-mena terhadap warga negara. Misalnya, ia mengadvokasi kematian Afif Maulana yang diduga akibat kekerasan polisi.
Di Berkala Fajar edisi hari ini kami menurunkan edisi khusus tentang teror kepada aktivis: kronologi detail penyiraman air keras, profil Andrie Yunus dalam rekaman fotografi, mereka yang pernah menjadi korban teror air keras, mengapa air keras jadi alat teror paling lazim, dan perdagangan air keras yang dijual bebas. Hanya di https://t.co/MR22quwcLm
#TempoPlus