Nah, saya suka ini…💪
Kawan-kawan nitizen, kita secara terbuka ditantang nih..!!
Setau saya, nitizen X itu makin di ancam, bukan makin ngerem, tapi makin INJAK GAS poll….
Ayo kawan-kawan nitizen, viralkan..!!
Yuk, naikan postingan “KELAKUAN TAEK” Engkong Tile Songong ini sampai GOSONG & LENGSER..💪
#jagain @nabiylarisfa
"MBG pakai uang kami, buat kasih makan anak2 kami, kan? masa kami gak boleh ngomong? Masa kami gak boleh kasih rekomendasi?", Kata seorang Ibu yang muak dengan tata kelola program MBG.
Jangan sampai Qodari lihat video ini.
Pertolongan Allah selalu datang dari arah yang tidak disangka-sangka.
Tidak pernah meminta. Tetapi datang begitu saja.
Baru saja mendapat segepok dokumen dari tahun 2005 -2019 yang..... sudahlah
Akan sangat menggemparkan jagat raya jika disidangkan.
Catat baik-baik:
SEGEPOK DOKUMEN YANG MENJADI BUKTI PEMALSUAN IJAZAH!
Pesan moral:
Jangan pernah remehkan kekuatan dan doa perempuan yang terzalimi dan teraniaya.
Semesta yang akan mendukung dan membantunya.
Pahlawan hukum Indonesia 👍👍
Dimana ada ketidak adilan, kesewenang-wenangan dan penindasan rakyat kecil..dia akan hadir buat membelanya.
Ingat kasus tanah warga di Tanggerang yg hrs digusur buat proyek ambisius..dia yg membela.
gerakan baru Jerhemy Owen soal hutan indonesia :
- Menebang 1.300 pohon sawit ilegal di Aceh Tamiang
- di lahan seluas sekitar 10 hektare.
- Tujuannya memulihkan fungsi hutan
- lahan yang tadinya dipakai kebun sawit ilegal akan dikembalikan jadi hutan alami
- Dilakukan berkolaborasi dengan masyarakat setempat
- bukan dengan aparat (warga bantu warga)
- Sudah dapat izin dan dukungan warga sekitar
- bukan aksi sepihak, tapi disetujui bersama komunitas lokal.
keheranan hakim MK waktu sidang soal MBG :
- gaji guru masih di bawah UMR, tapi MBG malah didahulukan.
- sekolah masih banyak yang rusak
- sekolah masih banyak yang kurang fasilitas
- Hakim MK Arsul Sani pertanyakan kenapa anggaran MBG masuk pos pendidikan, padahal MBG cuma layanan penunjang.
Penjaga gawang asal Palestina, Saleem al-Ashqar (32), ditembak mati oleh pasukan Israel di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan, pada Senin (29/6/2026).
Padahal, kiper klub Khadamat Khan Younis itu baru saja menikah lima bulan lalu. Ia meninggalkan seorang istri yang tengah mengandung anak pertama mereka.
Sumber: https://t.co/DNuJKOTm3z
Wajah tiga ekor WAKIL RAKYAT Timor Tengah Utara, terduga pelaku intimidasi terhadap dokter Icha hingga dokter yang masih berusia belia ini mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.
Kebiadaban kalian sangat keterlaluan. Kalian tak pantas jadi wakil rakyat.
Abdul Samad, 67 tahun, pedagang soto.
Kerja malam hari, dorong gerobak di pinggir jalan.
Jam 02.00 WIB ditabrak pengemudi mabuk yang sambil ambil HP dari lantai mobil.
Meninggal dunia.
Putusan Pengadilan Negeri Surabaya, 30 Juni 2026:Terdakwa: 8 bulan penjara.
Pertimbangan hakim yang meringankan:
sudah damai,
bayar santunan Rp 75 juta,
sopan di persidangan,
belum pernah dihukum.
Mabuk.
Jam 2 malam.
Sambil ambil HP.
Tabrak orang yang lagi kerja.
Orang itu meninggal.
Hukumannya: 8 bulan , lebih ringan dari tuntutan jaksa 9 bulan.
Nyawa pak Abdul Samad dihargai kurang dari setahun dan Rp 75 juta.
Di negara ini, jadi korban itu mahal.
Jadi pelaku, murah.
Anggota DPR baru aja bongkar anggaran pelatihan Kopdes
Rp 30juta — pelatihan militer
Rp 15juta — belajar koperasi
1 orang = Rp 45 juta/45 hari
Total 35.476 peserta
Total anggaran = 1.6 TRILIUN
Efisiensi anggaran NDASMU🤮
Prabowo tantang siapapun yang tidak puas:
"Silakan tantang saya di 2029."
Oke. Kita terima tantangannya.
Tapi:
a. UU Pemilu harusnya selesai 2025. Sekarang 2026. Belum kelar.
b. Penyelenggara pemilu dari 2024 belum dievaluasi, belum direformasi.
c. Putusan MK soal pemisahan jadwal pemilu? Masih "ditafsirkan" DPR.
d. Siapa Pj kepala daerah kalau jadwal bergeser?
Pemerintah pusat yang tunjuk.
Jadi tantangannya: bertanding 2029.
Tapi wasitnya belum diganti.
Lapangannya belum diukur ulang.
Aturan mainnya masih ditulis sepihak.
Berani nantang memang gampang ,
kalau yang bikin aturan pertandingannya lo sendiri.
Dapat kabar dari teman-teman nakes, seorang dokter di TTU, NTT meninggal dunia sore ini setelah diintimidasi anggota DPRD. Sebelumnya dokter ini menangani pasien anak yg mengalami gigitan ular.
Teman2 jurnalis di NTT, tolong dipantau kasus ini...
Wapres sudah TERBUKTI melakukan tindak PENYUAPAN terhadap mahasiswa.
Berarti ini sudah sesuai dengan Pasal 7A UUD 1945.
Berarti sudah SAH dan harus DI BERHENTIKAN sesuai dengan hukum dan UU yang berlaku 🔥🔥
Luis David Hutabarat, 32 tahun.
Kerjaannya nimbang sawit.
Selasa sore kemarin dia pulang naik motor dari kebun mertuanya.
Yang ditinggalin di rumah: istri, sama 4 anak.
Di jalan, dia dicegat 6 orang petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara , perusahaan sawit BUMN. Motornya ditabrak gantian sampai jatuh.
Dia lari sekitar 100 meter, jatuh lagi, sembunyi di semak. Ketemu, dikeroyok.
Ditemukan tewas dengan memar di wajah dan leher.
TNI sendiri yang konfirmasi ke media: dua dari terduga pelaku, berinisial B dan BD, lagi bertugas BKO (Bawah Kendali Operasi) di perusahaan itu.
Satu prajurit aktif dari Kodim Iskandar Muda Aceh, satu lagi purnawirawan yang baru pensiun April kemarin.
Per kemarin, keduanya resmi jadi tersangka, bareng dua warga sipil.
Motifnya apa?
Dandim Labuhanbatu sendiri yang sampaikan ke pers: pelaku curiga korban mencuri buah sawit.
Dan sebelum hasil visum keluar, sebelum proses hukum jalan , pihak Agrinas sudah lebih dulu bicara ke media, menyebut korban yang sudah tewas itu sebagai pelaku pencurian.
Mati duluan, dituduh pencuri belakangan, tanpa pernah masuk ruang sidang.
Besoknya, ratusan warga membakar kantor dan mes perusahaan itu.
Bukan karena mereka tiba-tiba brutal.
Itu ledakan dari sesuatu yang sudah lama dirasakan: aparat negara dipakai menjaga kebun korporasi, bukan menjaga nyawa rakyat di sekitarnya.
Jadi pertanyaannya bukan cuma soal sawit siapa yang dicuri.
Pertanyaannya: kalau personel TNI resmi ditugaskan menjaga aset korporasi sawit, dan ujungnya seorang ayah dari 4 anak mati dikeroyok cuma karena DICURIGAI mencuri buah, bukan terbukti, cuma dicurigai ,
sistem macam apa yang lebih sigap melindungi tandan sawit ketimbang nyawa rakyatnya sendiri?