ICW bongkar MBG.
Program Makan Bergizi Gratis yang katanya demi anak-anak, ternyata dapurnya dikelola yayasan-yayasan dengan afiliasi politik, bisnis, birokrasi, militer, sampai relawan kampanye Pilpres 2024.
Angkanya bukan recehan:
• 28 yayasan terafiliasi partai politik
• 18 yayasan terafiliasi pebisnis/swasta
• Sisanya nyambung ke birokrasi, aparat, dan tim sukses
Dan juaranya?
Gerindra paling banyak.
Disusul PKS dan PAN.
Bonus round: ada 4 anggota legislatif aktif ikut nimbrung.
Lebih bonus lagi: ada nama yang pernah tersangkut kasus korupsi.
Jadi pertanyaannya sederhana, tapi bikin panas:
Ini program gizi anak…
atau program bagi-bagi akses APBN dengan baju amal?
Kalau dapur umum diisi kepentingan politik, yang kenyang siapa?
Anaknya, atau jejaring kekuasaannya?
Terima kasih atas penjelasan @Menlu_RI re Dewan Perdamaian, namun sy lihat penjelasan beliau terlalu abstrak & normatif thdp masalah yg kontroversial, sangat rumit & pastinya penuh ranjau.
Sbg negosiator 🇮🇩 utk DewanPerdamaian, Menlu Sugiono perlu berikan penjelasan lebih mendalam,
1) apa hak dan kewajiban Indonesia sbg anggota DewanPerdamaian, dan apakah prinsip kesetaraan dijamin,
2) apa jaminan bhw proses ini tidak akan menjadi proyek real estate Trump / internasional di Gaza yg akan kesampingkan hak rakyat Palestina, dan bagaimana mencegah agar Dewan steril dari kepentingan bisnis aktor2 luar (yg sebenarnya tidak peduli dgn Palestina) yg akan jadikan Palestina sbg obyek bukan tuan rumah di Gaza,
3) apa jaminan atau pathway bhw Dewan akan mewujudkan solusi 2 negara / kemerdekaan Palestina (krn baik Trump & Netanyahu masih menjauhi tujuan ini),
4) bagaimana kalau ada perbedaan pendapat diantara anggota Dewan , apa mekanisme penyelesaiannya & bagaimana agar anggota Dewan tidak diposisikan sbg “anak buah” Trump yg dikenal sering berpikiran tidak lazim,
5) kalau ada PM Israel Netanyahu dlm DewanPerdamaian, bagaimana dengan perwakilan Palestina ?,
6) bagaimana kalau gencatan senjata dilanggar Israel (yg sudah sering terjadi),
7) kenapa perlu ada fee fantastis $ 1 milyar utk jadi anggota permanen DewanPerdamaian (sehingga terkesan sangat transaksional dan elitis), dan apakah 🇮🇩 akan membayar > menurut sy, jangan
8) kalau benar DewanPerdamaian adalah organisasi internasional, apa hubungannya dgn PBB dan apakah tidak akan menyaingi PBB,
9) apa red flags bagi 🇮🇩 yang dari awal perlu menjadi pedoman partisipasi kita dlm DewanPerdamaian, dlsbnya.
Rakyat 🇮🇩 butuh, dan berhak, mendapat penjelasan yg gamblang mengenai ini. Wamenlu Anis Matta, yg bertugas tangani dunia Islam dan Timur Tengah, juga perlu tampil. Ditunggu penjelasan Menlu Sugiono lebih lanjut thdp butir2 pertanyaan diatas.
https://t.co/1b0r1jonmE
Berikut video statement saya / FPCI re intervensi AS di Venezuela & dampaknya. Mohon maaf dlm bahasa Inggris krn utk konsumsi internasional tapi ada subtitle bahasa 🇮🇩. Silahkan dibahas, dishare dan dikutip. Salam, dino patti djalal
"Panggil orang HRD ke sini dong. Kita butuh gantiin IT support lama yang baru resign."
"Oke Pak"
***
"Ada apa Pak?"
"Kita butuh 1 orang IT support."
"Nyari yang gimana Pak?"
"Kita butuh yang lincah, yang muda, jadi umur maksimum 22 tahun."
"Oke, apalagi Pak?"
"Lulusan S1 kampus ternama."
"Terus?"
"Jangan yang freshgrad amat, pengalaman minimal 4 tahun."
"Oke Pak. Nanti kita pasang iklannya."
***
"Pak kita mau pasang iklan di portal, tolong dikonfirmasi:
Dicari IT support, lulusan S1 kampus ternama, umur maksimum 22 tahun, pengalaman 4 tahun."
"Mantab, pasang di job portal hari ini juga."
"Gajinya gak usah dipasang?"
"Gak usah. Kalau ada yang lamar, walaupun gak kepenuhi semua syaratnya, kasih tahu saya."
"Oke Pak"
***
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Pengalaman Pak, 5 tahun di perusahaan kompetitor kita."
"Dih, gak akan kuat bayar gajinya, yang lain aja."
***
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Ada sih pengalaman, cuma 1 tahun di perusahaan sebelah."
"1 tahun mah sama aja freshgrad, yang lain aja."
***
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Freshgrad Pak."
"Gak ada pengalaman sama sekali? Magang gitu?"
"Gak ada Pak."
"Cari yang lain aja."
***
"Pak, ini ada yang lamar."
"Freshgrad apa udah pengalaman?"
"Mau internship Pak."
"Oh, ada pengalaman internship apa magang gitu di tempat lain?"
"Gak ada Pak."
"Cari yang lain aja."
***
"Kita udah pasang iklan sebulan lebih kan?"
"Iya Pak."
"Belum ada yang apply lagi?"
"Belum Pak."
"Susah bener cari karyawan sekarang."
***
"Pak, saya mau resign."
"Hah? Baru juga tiga bulan kerja di sini? Mana susah lagi yang memenuhi syarat kaya kamu."
"Saya ngerasa disuruh jadi superman Pak, masa disuruh desain grafis, edit video, bikin poster di Canva, benerin lighting foto pakai Photoshop, ngoding python, setup web server, benerin printer, sampai pasangin kabel internet kantor."
"Kan itu emang kerjaan IT Support?"
"Tempat saya dulu gak segininya Pak. Mana saya pernah dihubungi jam 1 pagi buat ke kantor benerin printer orang-orang lembur. Udah tiga kali bulan ini doang."
"..."
"Saya mau cari tempat lain aja."
"..."
***
"Panggil orang HRD ke sini dong. Kita butuh gantiin IT support lama yang baru resign."
"Oke Pak"
BANJIR (Biasa) VS BANJIR BANDANG
🌊 BANJIR (Biasa)
➡️ Air naik perlahan
➡️ Umumnya karena hujan lama / sungai meluap
➡️ Air relatif tenang
➡️ Masih ada waktu evakuasi
📍 Umum di :
➡️ Perkotaan
➡️ Dataran rendah
➡️ Area drainase buruk
🌪️ BANJIR BANDANG
🟥 Datang tiba-tiba
🟥 Dipicu hujan ekstrem di hulu
🟥 Arus sangat deras
🟥 Membawa batu, lumpur, kayu
📍 Umum di:
➡️ Pegunungan
➡️ Lereng gunung api
➡️ Sungai sempit & curam
⚠️ INGAT
❗ Hujan lebat di hulu = bahaya di hilir
❗ Cuaca cerah bukan berarti aman
❗ Dengarkan suara gemuruh dari sungai
🆘 MITIGASI CEPAT
❗ Banjir
→ Naikkan barang-barang ke ketinggian
→ Matikan aliran listrik dan gas
→ Pantau tinggi air
→ Bersiap evakuasi dengan tas siaga
❗ Banjir bandang
→ Matikan aliran listrik dan gas
→ Ambil tas siaga
→ menjauh dari sungai SEKARANG
Diujung thn 2025, sy sampaikan 4 kritik (dan saran) utk @Menlu_RI Sugiono. Semoga beliau tidak defensif menerimanya karena yg saya sampaikan ini mewakili pandangan sebagian besar masyarakat pecinta politik luar negeri kita. Semoga pula dapat menjadi bahan renungan yang bermanfaat u/ para eksekutor diplomasi🇮🇩. Silahkan disimak & dikomentari & dikutip. Salam diplomasi, Dr. Dino Patti Djalal
Pekan lalu sempat ngobrol sama salah satu pemred media daring. jadi ngeh beratnya konten digital berebut atensi. google panik sekarang orang gak googling lagi tapi nyari di tiktok atau nanya ke chatgpt. jadi google sekarang nyediain AI summary; but at what cost? Orang makin gak ngecekin lagi website-website hasil pencarian.
"The Best Place to Hide a Dead Body is Page Two of Google" joke might not be relevant anymore soon. Halaman 1 pun belum tentu kebaca.
Berikut video analisa Dr. Dino Patti Djalal mengenai "9 Pelajaran Penting dari Tsunami 2004 utk Penanganan Banjir Sumatra". Silahkan disimak & bantu sebarkan kpd Pemerintah, aparat, publik, korban & keluarganya. Media boleh kutip freely. @prabowo@SBYudhoyono@fpcindo@BNPB_Indonesia #banjirsumatra
Dr dengerin di youtube, ada yg bener bener ga beres
- Poin poin rapat ga pernah dicatet dan dideliver ke PIC
- mau Chat baru bisa dibales tengah malem. Ga sehat banget kerjanya. Bahkan ada yang ga pernah dibales.
- dihandle sm org yg lebih banyak jadi ajudan dan ga pernah pegang tim.
Timelapse kegempaan di segmen Kurile-Kamchatkal, 15 hari sebelum segmen megathrust ini pecah bermagnitudo 8.8 hari ini.
Senyap --> Ramai --> Boom!
Suara dentuman adalah seismic sound gempa dari St. Petropavlovsk.
*Hati-hati yang pakai earphone atau sejenisnya