Hari ini mbah putri saya yg tinggal 1-1nya meninggal dunia. It's like my worst fear come true. Karena Corona, saya ga bisa mudik, dan saya sempet kepikiran, kalo tahun ini ga mudik, agak takut ga bisa ketemu mbah lagi. And guess what, bener kan!
Ini cabai rawitku, nanam sendiri dari bibit cabai ibu di dapur.
Ambil cabai rawit yg tua, merah dan masih bagus. Untuk bibit fresh tidak perlu di rendam sebelum semai. Langsung semai satu2 di pot.
Jangan seperti foto kedua, karena malas, aku tumpuk jadi satu nyemainya, ini nanti akan susah sendiri karena harus misahin satu2, akarnya rawan rusak 😩.
Siram sehari sekali-dua kali. Ini sesekali aku semprot insektisida, sekalian nyemprot anggrek 😁. Tunggu agak besar, bisa pindah pot besar, atau aku ini nanam di bedengan. Sebaiknya dilakukan saat sore hari, agar bibit tidak mudah layu.
Satu buah cabai rawit bisa menghasilkan banyak bibit, jika tidak butuh banyak, bibit bisa dikeringkan, simpan ditempat kering agar tidak berjamur, untuk dipakai lagi lain waktu.
Mau nyoba nanam? Lumayan bisa panen cabai sendiri 😁
#cabai
#gardening
Pelopor ayam geprek pertama tuh BUKAN GEPREK BENSU 😭😭😭
TAPI AYAM GEPREK BU RUM. Bu Rum mulai jualan di Papringan, Jogja tahun 2003. Waktu itu namanya masih ayam ulek, ayam gejrot, ada yang nyebut ayam penyet jugaaa
Namanya berubah jadi “geprek” karena Bu Rum yang mulai pakai istilah itu biar kedengeran unik waktu pelanggannya makin banyakkkk
Geprek Bensu baru muncul tahun 2017. Jadi 14 tahun setelah Bu Rum nemuin konsepnya, Geprek Bensu baru ada…
PLASTIK NAIK, SAYA DIAM.
DIKATAIN GAK BERMIMPI JADI KAYA RAYA,
SAYA JUGA DIAM.
DOLLAR NAIK, SAYA DIAM.
IHSG DROWNDOWN. SAYA DIAM.
TETAPI HARI INI SAYA DENGAR
HARGA MIE AYAM NAIK,
SAYA AKAN LAWANNNN!!!
Modus Cekcok Rumah Tangga, Pada Jual Beli Mobil
Jujur ane kaget melihat postingan ini disocial-media. Ternyata ragam modus penipuan itu dramatis banget akhir akhir ini.
- jadi ceritanya ada sepasang suami istri, sedang datang ke showroom mobkas bermaksud menjual mobil mereka.
- alasan yang disampaikan ketika ditanya, adalah memamg mau dijual karena sedang urus perceraian dan harta gono gini
- karena alasannya logis, owner showroom pun melakukan inspeksi.
- Hasil inpeksi memuaskan, dan selanjut si showroom melakukan pengecekan kondisi surat.
- nah pada bagian pengecekan surat, pihak showroom ada melihat sebuah kerancuan pada BPKB.
- mereka berinisiatif langsung cek ke samsat untuk memastikan.
- Dan benar saja, pihak samsat menyampaikan bahwa bpkb yang dicek adalah palsu
- karena merasa kaget, pihak showroom, menkonfrontasi kembali mengatakan bahwa bpkb tersebut tidak diterima.
Gongnya apa?
- sepasang oknum tersebut memulai drama pertengkaran rumah tangga didepan pemilik showroom, sambil masuk kedalam mobil.
Pesan:
Ragam modus yang dilakukan untuk mendapatkan sebuah keuntungan pribadi, diyakini makin banyak. Berharap kedepan, ketika melakukan transaksi apapun. Agar tetap berhati-hati dan bijak dalam bertindak. Waspadalah!
Cr~belimobilbekas
I am Indonesian, and I understand exactly why those women have bare heads.
That clip is a feature film, not a census. Wardrobe by a film crew is a styling choice, not a record of how a nation dressed.
Here are real photographs from the same era. Muslim women in headscarves fill a meeting hall, pose as a Nasyiatul Aisyiyah committee, and even shoulder rifles for independence.
Your evidence is fiction. Mine is the archive, and it is full of covered heads.
The real reason for bare heads later was policy. The New Order banned the jilbab in state schools in 1982 and only lifted it in 1991.
So this happened because the regime banned the hijab. Islamization had nothing to do with it.
Setelah cerita "bayi sakit tapi obatnya diminum ibunya", ternyata banyak mitos lain yang nggak kalah sering ditemui.
"Saya nggak berani makan pedas. Takut ASI saya jadi pedas dan bayi saya takut diare"
Faktanya, ASI bukan sekadar makanan yang langsung berubah mengikuti apa yang dimakan ibu.
Tubuh ibu punya sistem yang sangat kompleks untuk memproduksi ASI. Nutrisi dari makanan memang memengaruhi kualitas ASI, tetapi bukan berarti rasa makanan berpindah begitu saja.
- Makan cabai tidak membuat ASI berubah menjadi pedas.
- Minum es tidak membuat ASI menjadi dingin.
- Makan kuah kari tidak membuat ASI rasa kari.
Kalau tidak percaya, coba bayangkan.
Kalau ibu habis makan sambal level 10 lalu ASI langsung jadi pedas, mungkin bayi akan menyusu sambil menangis karena kepedesan 😂
Memang ada sebagian kecil komponen makanan yang dapat memengaruhi aroma atau rasa ASI secara halus. Justru ini membantu bayi mengenal variasi rasa makanan keluarga sejak dini.
Jadi selama tidak ada kondisi medis tertentu dan bayi tidak menunjukkan keluhan khusus, ibu menyusui umumnya boleh makan makanan pedas, minum es, maupun menikmati berbagai jenis makanan dengan porsi yang wajar.
Mitos apa tentang ASI dan menyusui yang paling sering kalian dengar dari orang tua atau tetangga?
The five stages of academic writing:
1. Procrastination
2. Panic
3. Caffeine overdose
4. Submitting a barely coherent mess
5. Swearing to do it differently next time
BAD NEWS FROM INDONESIA
Pantai Kartika, Konawe, Sultra
Pernah menjadi salah satu destinasi yang dikenal karena air lautnya yang jernih, laguna yang tenang, serta panorama tebing karst yang memukau
Namun kini semuanya berubah drastis. Perbukitan tak hijau lagi, bentang alami berubah, air laut juga tak jernih lagi akibat aktivitas pertambangan. Tak terlihat sedikitpun kalo pantai ini dulunya sangat indah
Jadi, ada kabar sedih dari Kalimantan Selatan. Ternyata ada situs bersejarah keren banget di sana, yaitu ratusan lukisan dinding gua yg umurnya udah 2.000 tahun. Lukisan ini jadi saksi bisu kehidupan leluhur kita zaman dulu.
Sayangnya, sekarang keberadaan situs ini lagi terancam gara2 ekspansi kebun sawit di sekitarnya. Masalahnya, akar pohon sawit, perubahan suhu di dalam gua, sampai sisa pupuk kimia bikin lukisan kuno ini perlahan rusak dan memudar.
🇯🇵 Japan crisp packs to go colourless due to Iran war crunch
Japan's leading potato chip maker Calbee is feeling the crunch from shortages linked to the Iran war, swapping its signature orange-and-yellow packets for black and white.
Kementerian Dalam Negeri mengimbau masyarakat tidak harus selalu menyerahkan KTP elektronik saat check in hotel atau mengurus administrasi di rumah sakit. Hal itu dikatakan Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, Kamis (7/5/2026).
Teguh menjelaskan, e-KTP yang kini dilengkapi chip digital perlu lebih dijaga penggunaannya karena praktik fotokopi KTP di berbagai layanan melanggar UU Perlindungan Data Pribadi dan masih banyak instansi dan perusahaan yang tetap meminta fotokopi KTP.
Sementara penyimpanan dokumen tersebut tanpa sistem keamanan memadai, sehingga berisiko menimbulkan kebocoran dan penyalahgunaan data. Karena itu, Dukcapil mendorong lembaga dan perusahaan beralih ke sistem verifikasi elektronik seperti card reader, face recognition, hingga Identitas Kependudukan Digital. (NAU)
#Kemendagri #Dukcapil #eKTP #KTPDigital #PerlindunganDataPribadi #UUPDP #StopFotokopiKTP #IKD #IdentitasKependudukanDigital
Teman2 yg pernah dapet surat cinta dari Komdigi, bisa lapor di sini ya untuk dibantu diadvokasi dan didata.
Penting juga untuk arsip, dokumentasi, dan dapet gambaran betapa implementasi penyensoran ini terjadi ke kita hari ini.
Pelajaran Jurnalistik dari Warung Remang-remang
Waktu saya ikut pelatihan reporter Suara Pembaruan pada 2007, ada satu materi yaitu melakukan liputan soal kehidupan malam. Saya kemudian milih liputan ke satu warung remang-remang di kawasan (ada deh hehehe).
Pas di situ, saya ngobrol sama pramusaji, sebut saja Ari. Dari Ari, saya dapat informasi bahwa warung itu berhubungan baik dengan masyarakat sekitar.
"Kalau ada kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di sekitar sini, bos saya suka nyumbang. Warga kalo ada perlu juga suka minta langsung ke bos," kurang lebih begitu kata Ari.
Berdasar cerita Ari, saya bikin draft artikel berjudul kira-kira "Warung Remang-remang Dukung Kegiatan Warga". Setelah selesai, draft itu saya kirim ke mentor saya untuk di-review. Gak berapa lama, saya dipanggil dan dikeramasin 😁.
1. Stigma Negatif
Informasi yang diberikan Ari sensitif secara sosial. Meski betul dibantu bos warung itu, warga bisa tersinggung dan menekan warung remang-remang.
2. Melindungi Narasumber
Waktu ngobrol, saya tidak memperkenalkan diri sebagai wartawan. Kalau saya memperkenalkan diri, Ari mungkin akan membatasi pembicaraan.
Jika narasumber tidak menyadari dampak dari pernyataannya, saya tidak boleh mengutip dan menyebut namanya begitu saja.
Dalam hal ini, saya punya kewajiban melindungi narasumber dari dampak yang mungkin muncul dari berita yang dibuatnya. Informasi dari Ari bisa jadi informasi latar (background) untuk dikonfirmasi ke bos warung dan warga.
3. Sadar Dampak
Kalau naskah saya tayang, ada kemungkinan Ari kena pecat karena bosnya keberatan dengan berita saya. Atau, lebih jauh lagi, warung itu bisa tutup karena warga keberatan dengan berita saya.
4. Berita Dangkal
Selain cacat prosedur (konfirmasi dan verifikasi), draft berita saya tidak punya manfaat apa-apa buat masyarakat. Kalau sekadar memberitakan fakta, saya bukan jurnalis, tapi corong. "Kata A, B begini. Kata B, A begini”.
Intinya…
"Jurnalistik itu enggak cuma soal fakta. Elo mesti mikirin dampaknya. Elo mikir enggak tulisan elo bisa bikin si Ari dipecat karena bos-nya keberatan sama publikasi ini? Elo mikir enggak tulisan elo bisa bikin masyarakat sekitar tersinggung atau marah? Masyarakat kita banyak yang mau terima uangnya, tapi enggak mau orang tahu uang itu dari warung remang-remang,” begitu kurang lebih kata mentor saya (tentu dengan nada tinggi hehehe)
"Kalo elo mau tulisan ini tayang, elo perlu konfirmasi ke bos-nya warung itu dan ke tokoh masyarakat sekitarnya. Kalau ada konfirmasi dari mereka pun, ini tulisan juga gak bakal gue tayangin. Ini tulisan dangkal. Emang apa manfaat tulisan kayak gini buat khalayak?" pungkas mentor saya.
Kata-kata itu masih suka bunyi sendiri di kepala saya. Bukan karena saya selalu baik dan benar, tetapi justru karena saya sering tidak yakin sesuatu itu benar atau tidak, baik atau tidak 😁.
Makanya, kalau nulis, saya bisa lama banget. Nulisnya sebentar. Nimbang-nimbangnya yang lama. Kalau pun akhirnya tayang, ruang koreksi harus tetap terbuka.
Gak usah jauh-jauh, sekadar menceritakan pengalaman soal teman-teman saja, saya sering menyamarkan nama asli orangnya. Mana tahu orangnya keberatan atau bahkan cerita saya salah, risikonya berhenti di saya.
Begitu kura-kura 😁
Godspeed 🙏
#jurnalistik #jurnalisme