Video cekcok antara pengendara motor dan juru parkir di kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, viral di media sosial.
Perdebatan bermula saat pengendara disebut diminta membayar parkir Rp5.000. Namun, ia hanya memberikan Rp2.000 sambil meminta karcis parkir.
Situasi kemudian memanas, juru parkir disebut menantang duel dan tak takut dilaporkan ke polisi. Kini juru parkir tersebut kini telah diamankan Tim Tiger Polsek Tambora.
Sumber: @wargajakarta.id
Kreatif: Putri Aulia
Produser: Yuna Fikry
#JakartaBarat #JuruParkir #Tambora
Buat pengguna LCGC dan mobil yg ban serep nya dibawah.
Hati-hati di curi ban serep nya, karena utk nyopotnya relatif gampang buat maling professional, gk sampai 5 detik.
Legenda musik Indonesia Ebiet G ade kembali menghadirkan karya istimewa dengan merilis versi terbaru Elegi Esok Pagi. berkolaborasi dengan dua putranya, Adera dan Segara, penggarapan musik oleh David dan Lukman Noah Kolaborasi lintas generasi ini menciptakan harmoni penuh makna
Baca selengkapnya: https://t.co/DJ6qDgONIc
Identitas pengemudi Toyota Alphard hitam yang terlibat perselisihan dengan petugas keamanan (satpam) proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, akhirnya terungkap.
~LL #Intimidasi#Polisi
Diduga Alphard Isi Pertalite Bersubsidi, Video Viral Picu Sorotan Publik βΌ
Beredar rekaman video yang diambil pada Senin (20/7/2026) memperlihatkan sebuah mobil mewah jenis Toyota Alphard diduga mengisi BBM bersubsidi jenis Pertalite di sebuah SPBU yang disebut berada di wilayah Bekasi.
Video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan beragam tanggapan terkait ketentuan penggunaan BBM subsidi.
Hingga saat ini, lokasi pasti SPBU maupun kronologi lengkap kejadian masih belum dapat dipastikan, serta belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.
Video itu juga memunculkan pertanyaan mengenai penggunaan barcode dalam pembelian BBM bersubsidi.
Masyarakat mempertanyakan bagaimana kendaraan mewah tersebut diduga dapat melakukan pengisian Pertalite menggunakan barcode, mengingat program subsidi ditujukan bagi kendaraan yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan pemerintah.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.
Selain itu, video tersebut mengingatkan kembali aturan penggunaan telepon genggam di area SPBU.
Penggunaan ponsel diperbolehkan untuk keperluan tertentu, seperti melakukan pembayaran non-tunai (cashless), namun disarankan tetap berada pada jarak aman sekitar 1,5 meter dari pulau pompa.
Masyarakat juga diimbau berhati-hati saat menggunakan perangkat elektronik di area pengisian BBM demi menjaga keselamatan.
Sejauh ini, belum ada penjelasan resmi mengenai dugaan pengisian BBM bersubsidi oleh kendaraan tersebut.
Masyarakat diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan menunggu klarifikasi dari pihak berwenang.
Apabila memiliki informasi tambahan terkait lokasi maupun kronologi kejadian, masyarakat dapat menyampaikannya melalui kanal resmi kepada pihak terkait.
π₯istimewa
#elshintaviral
Jalan Limo di Jaksel yang cuma muat buat satu mobil dan satu motor lewat sebenarnya cuma boleh satu arah. Tapi, sejak lama banyak pemotor yang "maksa" lawan arah buat mempercepat waktu.
Bukan satu-dua motor, bahkan pemotor yang lawan arah terutama di jam sibuk tak henti-hentinya lewat. Padahal, sudah ada plang merah "dilarang belok kanan" di depan akses Jalan Limo. Kata pedagang sih, fenomena ini sudah biasa sejak lama terjadiπ€π€
πΈ: Dok. kumparan/Kevin Daniel.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.β
π: newsupdate | update | news | tekapean | R120 | R375 | C069
#bicarafaktalewatberita #kumparan
@kumparan Udah biasa itu dimana2 di jakrta min, sekarang jaman bebas ga ada aturan lagi, helm, lawan arah, tanpa plat, itu hal biasa pemandangan di jalan2. Jadi ga usah kaget lagi min, di biasakan saja
Seorang nasabah Allianz mengajukan klaim katastropik Rp500 juta untuk ibunya yang didiagnosis kanker lambung stage 4 pada 30 Desember 2025. Selama hampir 6 bulan, klaim tersebut mengalami 7 kali pendingan dengan permintaan berulang untuk hasil Patologi Anatomi, padahal dokter spesialis di Pantai Hospital KL sudah menyatakan biopsi ulang tidak diperlukan karena hasil pemeriksaan sudah jelas menunjukkan metastase. Pada 8 Juli 2026 pukul 19.30, sang ibu menghembuskan napas terakhir di Siloam Dhirga Surya, tepat di hari yang sama ketika surat pendingan ketujuh dari Allianz dikirimkan. Keluarga yang merupakan nasabah Platinum dengan 22 polis ini masih menanti kejelasan klaim di tengah duka. π’
Diumur berapa kalian tau kalau kalian nyetir mobil pulang dr Plaza Indonesia lewat jalan belakang (yg nyambung ke tanah abang) ada mas2 yg tutupin jalan pake cone (supaya kita terpaksa harus lewatin jalur yg dia buat) dan maksa kalian kasih dia duit
Kaloga mobil kalian di ketok sambil di katain βGOBLOKβ
(Jalan nya utk 2 / 3 mobil tp semua di tutupin cone supaya harus hadepin dia)
Kalo ngebantu jalanan jadi lebih ga macet sih ya bisa di tolelir lah.
Ini jalanan kosong, disempitin, di intimidasi utk kasih uang, dipukul jg mobilnya dan ngomong kasar.
Tuhan, tempatin org ini di spot terburuk di bumi dan lebih buruk lagi di alam sana nanti. Amin ππ»
cc : kevinyowilliam
π²π½βΌοΈπ¨ CELEBRATION GOES CRAZY:
Mexico celebrated a bit too much after their victory over Czechia and things got crazy.
Women flashed their breasts, everyone partied, some fought, and a car plowed through the crowd.
Insanity on the streets.
Berdasarkan data Antam, harga emas tertinggi sempat mencapai Rp 3.168.000 per gram dan per 12 April 2026 Rp 2.860.000
Dalam USD / Troy Ounce sempat USD 5645, per 12 April 26 di USD 4747
Mengapa harga emas turun? bukankah perang masih berlangsung? Apa faktor penentu harga emas?
Perang USA dan Iran masih terus berlanjut tanpa ada tanda2 akan berhenti
Omongan Trump lama2 juga sulit dipegang lagi
Logikanya jika perang berlanjut, harga emas akan naik karena instrumen safe haven
Kenyataannya dari all time high USD 5.645 sekarang di USD 4600an, ada apa?
Asal fafifu, fearmongering, ngomong waswiswus negatif di situasi saat ini emang aman π.
Saya ngomong spesifik soal fakta soal berita yg dikutip yg bermula di Bloomberg ini. Fact checking.
Tentang jargon "Sell Indonesia" yg "digoreng."
Bukan soal saham Indonesia. Tapi soal narasi "Indonesia."
Tentang 1 orang yg dikutip & mengatakan "βSell Indonesiaβ Sweeps Trading Desks." Yg mohon maaf sama aja dengan random akun di medsos ngomong soal "info A1", "menurut teman saya", dari kata "orang di lembaga x."
Kemudian berikutnya, narasi kredibilitas narsum agar berita atau ucapan di atas dibeli/kredibel. Dengan "oversee 4.3 bio." Saya cek ke info di terminal Bloomberg mengenai narsum dan lembaga dia.
"Gak tau aja", di pasar keuangan itu simetris.
There's a buy for every sale.
Emang jual terus dananya menguap begitu saja? Kan ada yg beli?
Bapak ini kan sepertinya mungkin lebih ahli dan paham soal hal di atas. Dan ngomong juga di bawah soal "Tetep Sell Indonesia."
Please dong berikan pencerahan buat kami-kami ini π