Sejak awal bencana datang, seharusnya para Pelayan Masyarakat itu bicara yang baik-baik, yang membuat orang-orang tidak makin terluka.
Tapi yang terjadi seperti biasa, ada saja kalimat-kalimat yang menyakiti.
Bahkan gotong royong masyarakat, solidaritas masyarakat juga disinisin.
Padahal semua uang negara itu juga milik masyarakat, para pelayan masyarakat itu hanya diamanahi menyalurkan seperti seharusnya.
Sekarang, seolah-olah bantuan dari negara seperti bantuan dari kantong pribadinya. Bukankah uang negara ini selayaknya hak masyarakat juga.
Para Pelayan Masyarakat, belajarlah berkomunikasi yang lebih bijak. Jika memang merasa tidak layak, beri amanah itu pada yang lebih pantas. Mundur dengan terhormat sebagai manusia.
Masyarakat membantu masyarakat sebab mereka merasa senasib, sebab rasa persaudaraan dan kemanusiaan.
Keadaannya sudah separah ini. Oh bukan, saya rasa bukan karena unjuk rasa semata. Unjuk rasa adalah efek dari menumpuknya sakit hati rakyat atas kebijakan-kebijakan yang tidak bijak