@KapudS640 Cinta itu resiprokal, butuh komunikasi dan dialog. Kita bukan malaikat yang bisa saling memahami tanpa ngomong. Kalau memang cinta, ngomonglah baik-baik, utarakan baik-baik, bicarakan apa adanya dari hati ke hati, diskusikan dari kepala ke kepala dengan dingin.
People who moved abroad alone in their 20s, handled all docs, bank account, visa, tax, jobs, accomadation, and culture difference
These people fear nothing anymore
Gausah edgy kalau om tante di kampung nanya
"kapan lolos? kapan kerja? kapan nikah?"
karna mereka taunya cuma itu. masa expect mereka nanya "integrasi OpenClaw ke telegram caranya gimana?"
jawab baik-baik aja. dan jangan ulangi ke anak/ponakan kelak
toh ketemu juga jarang
Japanese Reporter: “why didn’t you tell us before you bombed Iran”
Trump:”who knows better about surprises than Japan, why didn’t you tell us before you bombed Pearl Harbor”
HOKY FUCK 😭😭😭
Setuju banget sama poin ini. @sama , the GOAT of AI.
Dulu gue mikir orang bisa beli Lambo, Rolex, super rich HNWI itu karena gaji 50–100 jt/bulan.
Nyatanya? Bukan. 😂
Makanya sebagai perintis, gue cari kerjaan yang 1–3 tahun udah bisa 30 jt+ up, dan income-nya nggak mentok di gaji bulanan.
Apalagi di sales, khususnya tech sales: gaji bulanan oke double digit, komisi bisa naik jauh gaada batas. Misal:
Pas waktu baru kerja 4 tahun doang, bersyukur udah di 50 jt/bulan (belum komisi).
Di titik ini, gue bisa ngumpulin modal lebih cepat, umur masih relatif muda, jatah gagal masih banyak buat nyoba bikin bisnis.
Tapi realitanya, di level gaji segini sebagai pegawai fulltime ya belum bisa beli rumah di Menteng, bahkan beli Rolex pun nggak sanggup kalau spend wisely 😂
Artinya jelas: gaji doang nggak bikin super rich.