Siapa belum ngantuk? Ini ada video yang isinya trivia singkat perihal Kopdes Merah Putih dari Mba Diana Nurindrasari sama Mas Harkan. Kabarin ke kami yaa kalo kalian tercengang;)
Kalian sadar tidak bahwa buku-buku yang kita bicarakan dan baca hari ini ternyata sudah terbit belasan bahkan puluhan tahun lalu?
1. Cantik Itu Luka โ 2002 (24 tahun)
2. Ronggeng Dukuh Paruk โ 1982 (44 tahun)
3. Supernova โ 2001 (25 tahun)
4. Pulang โ 2012 (14 tahun)
5. Laskar Pelangi โ 2005 (21 tahun)
6. Amba โ 2012 (14 tahun)
7. Perahu Kertas โ 2009 (17 tahun)
8. Bumi Manusia โ 1980 (46 tahun)
And you know what? Tidak penting kamu udah baca duluan atau baru baca setelah puluhan tahun. Sebab setiap orang mendapatkan akses yang berbeda. Atau barangkali, ketika bukunya terbit kamu malah belum lahir.
Sebab seperti kata-kata bijak hari ini: setiap buku akan sampai pada pembaca di saat yang tepat.
tadi dengar bapak bapak bilang "untuk semua orang orang di desa, jangan pergi belanja ke kopdes merah putih, belanja aja ke warung depan rumah. emangnya kalau kalian lagi susah siapa yang lebih dulu tolong kalian? tetangga atau negara?"
yeay antistatisme semakin relevan ๐คญ
Udah tau belum?
Mamdani Walikota New York bikin Municipal Groceries Store yang tujuannya sama kaya Koperasi Desa Merah Putih yang jual harga barang subsidi.
Tapi gak gedebak-gedebuk sembarangan, ini bikinnya pake konsep, dimulai dari 5 unit dulu, dengan harga bahan pangan pokok 30% lebih murah dari harga pasar.
Kenapa bisa lebih murah?
Karena biaya overhead dan pajaknya ditanggung oleh anggaran kota bukan karena beli lebih murah dari supplier.
Canggihnya setiap produk bisa di cek bar code nya yang berisi transparansi harga dan edukasi program.
Ini praktik sosialisme yang bener.
For real. Sampe sekarang aku masih inget perlakuan suamiku ketika aku lahiran anak pertama.
Ga akan bosan aku sebut, malam pertama di RS sampe kelar cuti, suamiku selalu tidur sama aku. Aku tau ini NORMAL, tapi engga di keluarga besarku. Di mana biasanya abis lahiran itu ...
Orasinya keren bgt, merinding ๐ฅ, sedih ngeliat negara yg selalu kita banggakan di urus oleh manusia tidak berempati hanya memikirkan perut dan golongannya sendiri ๐ฅ
Londo Ireng
Dulu digunakan untuk menyebut pribumi yang mendukung penjajah. Mereka memusuhi rakyat yang ingin merdeka.
Kini pleciden menggunakannya untuk menstigma para jurnalis dan pengamat yang mencintai negara dan membela rakyat lewat cara mengkritik. Ada-ada saja.
GILA!!!!! DEMO UDAH SEKEOS INI MEDIA LOKAL PADA BUNGKAMM!!?!!! HARUS BANGET NIH GUE BARU TAHU KEMARIN DI NEGARA GUE ADA DEMO GEDE KEOS TAPI TAHUNYA DARI MEDIA TETANGGA. di bungkam oleh media lokal ,di beritakan oleh global
Makasih buat 58% deh. Keramat banget tuh angka. Serem banget, sekompak itu lho media lokal dibungkam. Apa itu setan gunung Kawi??? 58% kita lewattt
Yang dikorupsi bukan proyek mewah atau barang mewah, melainkan pakan satwa. Dampaknya bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi tubuh yang kurus, hewan yang sakit, dan nyawa yang hilang. Mirisnya, korbannya bahkan tidak bisa meminta keadilan.
Wuih, gila sih ini investigasinya.
Kelen harus nonton Bocor Alus Tempo soal Jampidsus!
Gue tambahkan info-info menarik. Menurut Tempo:
Pertama, Presiden dikabarkan marah besar kepada Kapolri karena penggeledahan itu.
Kapolri sampai minta maaf dan menjelaskan kalau dikasih tahu, info penggeledahan akan bocor.
Kedua, kabarnya, apa yang dilakukan Kapolri dianggap pembangkangan.
Muncul wacana agar Kapolri diganti dengan Komjen Karyoto dari Jenderal SS.
Ketiga, Presiden dikabarkan ragu dengan Komjen Karyoto. Itu karena dia BESANNYA KDM.
Presiden khawatir kalau loyalitas Karyoto akan mengarah pada KDM, bukan untuk dirinya.
Keempat, ada info bahwa ketika rapat internal di Widya Chandra, ada laporan penebalan pasukan.
Ini bikin Prabowo khawatir dan menuding, "Kalian mau sabotase pemerintahan saya?" Polisi akhirnya menjelaskan kalau mereka ga mungkin menjatuhkan presiden.
Kelima, ada dugaan lobi-lobi agar Febrie tidak jadi tersangka.
Kompensasinya, Febrie mundur dari Jampidsus dan emas 74 kg itu diklaim bukan miliknya. Dua pengusaha dikontak agar mengaku bahwa emas 74 kg itu miliknya.
FOTO: Screenshot YouTube Bocor Alus Tempo.