Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
Sudah bener bener muak sama KPAI Komisi Perlindungan Anak, ini anak kecil ikut demo panas panasan di atas truk mobil
Itu orang dewasa malah neduh pake bendera, sementara anak anak kepanasan
KPAI takut sama atasan atau udah dibayar berapa sampe bungkam begini
Woy, biadab @Kemdikdasmen!
Kenapa hal-hal kotor kayak gini pelaksanaannya atas perintah dinas di bawah naungan kalian?? Kalau cita-cita mencerdaskan anak bangsa gak bisa kalian wujudin at least jangan ngerusak masa kecil mereka dengan cara-cara bodoh kayak gini, bangsat!🫵🏻
ALERTA
Foto ini nunjukin kalo anak-anak kecil ikut naik truk demo bersama spanduk dan megaphone.
Di Batam dan beberapa daerah, siswa SD dilibatkan dalam aksi dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anak usia SD belum paham isu rumit seperti korupsi BGN atau anggaran negara.
Ngelibatin mereka lewat Dinas Pendidikan dan sekolah itu jelas ngelanggar netralitas pendidikan.
Pasal 15 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menyatakan anak berhak dilindungi dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.
Ini kerasa kayak cara paksa bangun narasi dukungan saat MBG dikritik keras.
Anak harus dilindungi, bukan dijadikan alat politik. KPAI perlu segera memeriksa kasus ini. Perlu kami turun tangan lagi buat pelaporanya?
Rombongan bajaj pengangkut massa yang mendukung MBG terlihat di kawal polisi dan dibuka jalan😂😂
Parpol, TNI, Polri, DPR semua menjaga agar dapur mereka tetap ngebul💨 kentutlah
JUST IN: BEM UI merilis video "THE REBELLION BEGINS!"
"Pada 12 Juni 2026, kita semua menulis huruf pertama untuk perlawanan. Mereka berkata bahwa kitalah yang terancam. Kitalah yang kalah. Kitalah yang mundur."
"Namun, angka tidak bisa berbohong. Reaksi pun tidak bisa mengelak. Sebanyak 1.000+ rakyat coba mereka benturkan dengan 6.000+ aparat."
"Penguasa mulai merasa terancam."
"Mari bersama-sama kita torehkan huruf kedua, ketiga, hingga huruf terakhir dalam perlawanan, dan akan kita pastikan bersama bahwa di akhir nanti rakyat yang akan menang."
Indonesian officials and govs are funny
When a policy makes our life harder, we’re told to compare ourselves to developed countries
But when there’s a major screw-up that hurts the public? (ex: PLN)
Suddenly nobody wants to compare us to developed countries anymore 💀