Tuhan, tolong tutup rasa ingin tahuku terhadap hal-hal yang membuatku sakit hati, menangis, bahkan sampai stres kepikiran. jauhkan dari seharusnya tidak aku ketahui agar aku merasakan ketenangan.
gue setuju dengan statement :
“perempuan kalau ga disibukkan dengan kegiatan positif, dia bakalan sibuk dengan pikiran dan perasaannya.”
perempuan itu perasa banget, mudah ke distract, kalo ada waktu kosong dikit langsung overthinking.
kadang yang menurut kita hurt banget, di orang lain cuma small thing yang lewat aja. bukan karena dia jahat, emang beda aja cara ngerasanya. kita expect dimengerti, tapi dia bahkan nggak kepikiran. jadi kadang bukan siapa” yang salah, we’re just not on the same page.
Tiba-tiba keinget kata Habib Jafar:
“Yang tidak sampai ke kita, tidak perlu dicari tau.
Yang sampai dari mulut orang lain, tidak perlu dipercaya.
Dan yang sampai langsung dari orangnya, dimaafkan.”
meletakkan seluruh hatimu pada takdir Allah, bahkan saat kamu tidak mengerti rencananya. you cry, you pray, you wait.
but deep down, you believe “apa yang Allah simpan, selalu lebih baik dari apa yang kamu minta”
Ada tulisan cantik banget, kira-kira begini isinya:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”