🚨 BREAKING : Eks pemain Chelsea, Lassana Diarra, baru saja mengajukan tuntutan hukum ke FIFA dan PSSI-nya Belgia dengan nilai fantastis sebesar €65 juta (Rp1,2 triliun). 😳
Apa yang terjadi?
• Lokomotiv Moscow memutus kontrak Diarra pada Agustus 2014.
Alasannya: klub menuduh Diarra tidak disiplin (kabarnya menolak ikut latihan pramusim dan tidak kembali tepat waktu).
Diarra merasa sebaliknya: ia berhak pindah klub tanpa masalah sehingga terjadilah sengketa.
• Menurut aturan FIFA saat itu, kalau terjadi sengketa kontrak, biasanya pemain dianggap pihak yang bersalah jika ia pindah tanpa persetujuan klub lama. Lokomotiv melaporkan kasus ini ke FIFA yang kemudian memutuskan bahwa Diarra dianggap melanggar kontrak tanpa “just cause” (alasan sah).
Akibatnya:
Diarra dijatuhi denda €10 juta (dibayarkan ke Lokomotiv Moscow). Ia juga sempat dilarang bermain hingga masalah selesai (15 bulan).
• Aturan ini dianggap tidak adil karena membatasi kebebasan pemain untuk bekerja (melanggar hukum Uni Eropa tentang kebebasan bergerak dan persaingan sehat).
• Karena 1 tahun lebih Diarra terpaksa “nganggur” dari sepak bola akibat sanksi, jadi alasan utama ia menggugat FIFA.
📝 @Reuters | @guardian_sport
Anak mbarep Wakil Presiden.
Anak mantu Gubernur Sumut
Anak ragil Gubernur Jakarta
Tutorialnya?
Satu
Telikung semua Pejabat, Partai, Parlemen, Lembaga, Ormas, dg Korupsi Triliunan.
Dua
Hujani rakyat IQ 78 dg Bansos dan bikin mereka tetap bodoh dan miskin.
TOP Tenan, Pak.
kalo gaji 10 juta per bulan
dipotong tapera 3% = 300 ribu/bulan
1 tahun = 3,6 juta.
100 tahun menabung akhirnya bisa deh dapet rumah yang harganya 360 juta.
ngitungnya gitu gak sih?
Indonesia hebat spt Kolam Susu. Lah, menanam jutaan hektar singkong utk food estate yg tumbuh jagung. Menanam singkong, panen jagung. Ajaib. Itu terjadi di Gunung Mas. Eh ternyata jagungnyapun ditanam dgn goody bag sebab di tanah bergambut Gunung Mas tak mungkin tumbuh jagung.
PESERTA KONPERENSI WALK-OUT, AKIBAT FOOD ESTATE?!
Menyedihkan memang melihat Presiden Jokowi yang dulu sangat dihormati dan disegani oleh forum internasional harus menerima fakta tidak lagi menerima perlakuan yang sama.
Saat ke Dubai bicara di conference lingkungan COP28, pada kesempatan Jokowi berpidato ditinggal oleh para audience yang sebagian besar terdiri dari delegasi NGO Global seperti Green Peace, Walhi, Save Borneo dan NGO lainnya.
Mereka melakukan protes atas kebijakan Jokowi terkait Food Estate yang dinilai gagal sementara sudah ratusan ribu hektar lahan hutan yang digunduli sehingga merusak lingkungan hutan Kalimantan.
Betapa malunya kita punya presiden jokowi ketika sedang berpidato ditinggalkan oleh para Delegasinya harga diri seorang presiden taro dimana?
Ini semua gara-gara Prabowo yang gagal total mengerjakan food estate tapi masih saja dibelain sama Jokowi, sangat menyedihkan..
Catat anakku, mulai besok akan dimulai tangisan2 sebenarnya dari orang2 zolim itu. Yang muncul sekarang masih tangisan palsu, mulai besok bapak akan bikin mereka menangis sampai gak ada yang bisa dikeluarkan lagi dari bola mata mereka.
Kita mulai dari PN Jaksel
Bpk sy operasi militer di Irian Barat/Papua. Lengannya bengkok kena peluru. Operasi di Tim-Tim/Timor Leste. Dpt Bintang Seroja. Hingga wafat berpangkat Sertu. Kami bangga padanya. Dan, seorg pesohor tiba2 dpt pangkat Letkol dari Menhan Prabowo, panglima TNI & Kasad. Negeri suka2.