Orang-orang besar tumbuh bersama keputusan-keputusan besar yang diambilnya. Bukan oleh kemudahan-kemudahan hidup yang didapatnya. (Lenang Manggala, Founder Gerakan Menulis Buku Indonesia)
Kapal tongkang milik Haji Isam telah berlabuh di perairan laut Wogikel, Distrik Ilwayab, dikawal oleh militer, kapal ini memuat dan menurunkan ratusan excavator bermerek Sany, bulldozer, demi ambisi cetak dan optimalisasi sawah seluas 2 juta hektar.
https://t.co/om4SLCgCiB?
Partai Buruh akan melakukan aksi unjuk rasa yang akan diselenggarakan, pada:
Hari/tanggal: Kamis, 22 Agustus 2024
Waktu: Pukul, 09.00 WIB s./d selesai
Lokasi : Gedung DPR RI, Senayan – Jakarta Selatan
Hari/tanggal: Jum’at, 23 Agustus 2024
Waktu : Pukul, 09.00 WIB s./d selesai
Lokasi : Kantor KPU RI, Jl. Imam Bonjol No. 29 – Jakarta Pusat
Tuntutan Aksi:
1. Mendesak DPR RI untuk tidak melawan dan mengubah Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024
2. Mendesak KPU paling lambat tanggal 23 Agustus 2024 sudah mengeluarkan PKPU sesuai Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024
https://t.co/rnVOrnhNln
...Sejarah kelam tercipta pada hari ini:
Putusan MK cuma bertahan 24 jam, usia putusan terpendek dalam sejarah NKRI.
Jokowi menang, kita kalah.
Kini kembali lagi ke semula:
1. Anies + PDIP gak bisa maju pilgub DKI
2. Kaesang bisa daftar cagub
#KawalPutusanMK (``,)
“Misalnya, wisuda itu tarik [biaya] yang tinggi, karena enggak ada orang akan protes walaupun mahal,” kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam rapat bersama Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa (2/7/2024).
Mulanya, Muhadjir menyoroti soal perguruan tinggi negeri (PTN) yang seharusnya bisa mandiri dalam hal pembiayaan. Menurutnya, harus ada perubahan sehingga PTN juga bisa mencari pemasukan selain dari APBN.
Ia lalu mencontohkan perguruan tinggi swasta (PTS) yang memanfaatkan pemasukan dari momen wisuda. Muhadjir menilai tidak akan ada penolakan meski biaya wisuda tinggi. Bahkan, kata Muhadjir, keluarga dari mahasiswa yang akan diwisuda bisa datang sebanyak-banyaknya asalkan membayar undangan wisuda.
| Narasi Daily
Senin,13 Mei 1999,pasukan militer Indonesia kembali menembaki rakyat Aceh dengan membabi buta.
Koalisi NGO HAM mencatat,sebanyak 46 warga sipil tewas,156 mengalami luka tembak,10 orang hilang dalam peristiwa tersebut. 7 dari korban tewas adalah anak-anak.
#tragediSimpangKKA
Kami bukan pendendam, tapi kami tidak akan pernah lupa perlakuan mereka terhadap bangsa kami.
Ketika negara tidak mau menghukum mereka(pelaku), kami akan menghukum sendiri mereka dengan cara kami dalam ingatan.
https://t.co/yPt013LFrk
18 Tahun Tsunami Aceh, 26 Des 2004 - 26 Des 2022.
Pernah di cekam konflik berpuluh tahun,kemudian hancur luluh lantak oleh dahsyatnya sapuan gelombang Tsunami.
Bertahan,berjuang,bangkit,kuat,sabar, dan tidak ada alasan untuk mengeluh dan menyerah, karena kita asli orang Aceh.
Ingat keadaan masa konflik,tsunami? bangsa ini didukung,ditolong oleh bangsa lain dg dasar kemanusiaan.
Sekarang kita menghasut,mengusir pengungsi ini kesana kemari hingga tiada tmpat berteduh bgi mereka. Bhkan unt anak kecil y tdk tahu apa²
Hilangkah rasa kemanusiaan bangsa ini?