My tweets (sometimes) are in moderate Javanese, IDN, and ENG. All of them are my own views. I dont usually agree with my past tweets though | Free Palestine 🍉
A Japanese pedophile was arrested in Indonesia. Southeast Asia was furious. They launched racist attacks against all East Asians. Now the killer is white. Southeast Asians are strangely quiet. This is pathetic. Southeast Asian white worship killed this girl.
JUST IN: Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, menggelar aksi 1.000 lilin di depan Gedung DPRD Kab. TTU untuk mengenang kepergian dr. Icha. Massa juga menuntut agar dua terduga pelaku intimidasi segera diproses secara hukum 🚨🚨
Pentingnya untuk berandai-andai dulu sebelum melakukan sesuatu yang bodoh kaya gini
Misalnya sbb :
"Gimana kalo gw di posisi adek itu terus diisengin orang yang gak gw kenal"
"Gimana kalo adek gw diisengin kaya gitu"
Buset ini jahat banget, bayangin dah ada anak kecil tidur di lantai karena homeless, terus pasti kelaperan tp malah diusilin pake api sama pegawai indomrt yap! 😭
Penerapan tarif Rp1 ini lantas menjadi pertanyaan. Tujuannya apa? Memberi akses transum seluas-luasnya dengan harga terjangkau? Tarif TJ yang sudah 20 tahun lebih tidak pernah naik rasanya sudah sangat terjangkau. MRT dan LRT mungin kita bisa perdebatkan.
Membiasakan warga naik transum? Ketika diterapkan di hari yang bertepatan dengan sebuah hajatan, yang ada malah menjadi chaos, tidak terkendali, dan mungkin memberikan pengalaman negatif.
Jika memang ingin memberikan akses transportasi umum yang menjangkau warga dan membuat warga terbiasa naik transum, tarif Rp1 jelas bukan solusi yang menyentuh hal yang fundamental. Malah ini terasa sebagai kebijakan yang populis.
Yang paling sering gw liat ya kasus yang pertama. Ikut kedorong pas mau ada yg keluar masuk. Udah sering ngerasain peak hour red green line krl apalagi tj koridor 1, 3, sama 4.
Ada alasan kenapa orang masih dorong2an di transum. Ada yang udah mematuhi semua aturan tapi saking penuhnya jadi ikut kedorong tiap ada yang keluar masuk. Ada yang emang sengaja dorong2 (yang ini getok aja kepalanya gapapa atau laporin satpam kereta).
Orang Jakarta pengguna transum pernah mikir ga kalo headwaynya lebih singkat bisa loh antisipasi desek2an dalam rangka HUT Jakarta. Cuma buat event2 tertentu aja kan lagian Rp 1 ini. Nambah bis masak ga bisa.
Like bro. Hold your politicians accountable. Always put pressure on them. The initiative is good but the execution is always not ready infrastructurally.
The world where you literally almost die bcs of these uncivilized animals behaving people wont clear the door and let passengers exit first, to the point where you nearly fell off the 1 meter high bus stop.
How about that?
Then blame your govt for simply not accomodating your mobility and other people enough? Y'all are way too soft to Pramono that even many of you jakartans sound like his buzzers.
kenapa ya pada ga paham kalo disini kita as daily user tu concern nya ke behavior mereka. bukan socio-economic nya. jadi bukan being classist dan diskriminatif
diskursus "Penumpang Rp 1.-" ini bakalan jadi bahan baru utk jadi debat bulanan twitter. yang sekali lagi, ujungnya gak kemana2
knp banyak masyarakat2 yg "awam" transum saat ada tarif diskon itu karena mereka sehari2 emg ga mampu utk ngajak keluarganya bertransum. coba berhitung
A 17 year old girl from a low income background in Thailand is not a sex “worker” she’s a victim of prostitution and economic exploitation. Full stop. Rural to city trafficking pipeline often targets girls as young as 13–15. This middle aged Australian man murdered a child.