Gak nyangka bakal dibikin merinding cuma gara-gara sebuah iklan. Awalnya iseng nonton, eh pas selesai malah diem beberapa detik. Jarang ada iklan yang bisa nyampein pesan sekuat ini
Gue dulu QC di pabrik sosis. Gue pikir kerjaan gue cuma ngecek tanggal kadaluarsa.
Waktu itu gue dipanggil senior. "Lo ke freezer, ada 200 pack daging beku udah 2-3 tahun. Cek satu-satu."
Gue kaget. "2-3 tahun Pak? Buat apa?"
"Buat campuran produksi"
Gue kira tinggal liat tanggal kadaluarsa. Ehh gak gitu ternyata.
"Cium baunya," kata senior gue. "Kalo masih bagus, pisahin."
Gue buka satu per satu. 200 pack. Gue cium, gue perhatiin tekstur.
Dari 200 pack, cuma 50 yg masih layak. Sisanya bau asem, tekstur hancur, warnanya berubah. Gue mual, pusing, hampir muntah. Tapi yaudah ini kerjaan.
Gue lapor ke senior. " Pak dari 200 cuma 50 yang layak."
Dia langsung masang muka gak terima. "Masa cuma 50? Lo yakin?"
Gue jawab, "Yakin Pak."
Dia agak kesel. "Sini gue cek sendiri."
Gue cuma bisa liat dia mulai buka pack satu per satu.
Gue kaget. Dengan percaya diri, dia bilang, "Ini masih bagus. Ini juga. Ini juga."
Padahal dari samping, gue udah liat teksturnya hancur dan baunya busuk.
Gue coba nyeletuk pelan, "Pak itu udah bau asem."
Gue sadar satu hal: di pabrik, uang lebih penting daripada kualitas. Daging beku 2-3 tahun yg udah bau dan hancur, tetep dipaksa buat diolah ulang. Demi untung.Gue gak tau daging itu akhirnya dipake atau engga. Tapi sejak saat itu, gue mulai mikir dua kali sblm beli produk olahan.Sosis, nugget, bakso. Apapun yang termasuk UPF. Di balik kemasan yang rapi, kadang ada cerita yg gak pernah kita tau.Gue udah gak pernah makan sosis lagi. Bukan karena gue vegan. Tapi karena gue tau apa yang ada di baliknya.Kalo lo bisa, mending masak sendiri atau beli produk yg lebih jelas asal usulnya. Kalo gak, setidaknya perhatiin label dan tanggal produksi.
cc: fimaa_id
Mertua gw mantan pemilik usaha laundry kiloan sukses yang pelanggannya mahasiswa dan orang kantoran. Tiap hari dia ngurusin baju yang baunya rupa-rupa, tapi keluar dari tempat dia selalu wangi premium tahan berminggu-minggu.
Kemarin pas beliau main ke rumah gw di Surabaya, dia nyium kemeja kerja suami gw yang baru disetrika tapi agak bau kecut matahari. Mertua langsung ngomong pedes banget.
"Nduk, lo kalau nyetrika cuma disemprot parfum ya percuma, tetep bau daki. Sini tak kasih tahu rahasia."
Gw langsung nunduk tengsin. "Lho, kan udah gw semprot kispray sebotol pas nyetrika, Ma? Kok baunya gak ilang?"
Ternyata, menyembunyikan bau pakai parfum itu kesalahan fatal yang bikin ego istri jatuh di depan mertua. Beliau membongkar rahasianya: "The Sweat Wax Trap". Keringat dan deodoran yang nempel di ketek baju itu kalau gak dirontokkan, bakal mengeras jadi lapisan lilin tak kasat mata.
Begitu kena panas setrika, lapisan daki itu bakal "mateng" dan ngeluarin bau kecut abadi!
"Terus gimana caranya biar baju anak dan suami wangi segar seharian bebas bau matahari kayak abis laundry premium, Ma?" Beliau kasih dua langkah wajib ini:
Trik Alkohol + Sabun Cuci Piring (Sebelum Dicuci): Semprot bagian ketiak kemeja pakai alkohol 70%, lalu teteskan sabun cuci piring, gosok pakai sikat gigi bekas. Alkohol bakal memecah lapisan lilin deodoran, dan sabun cuci piring bakal ngangkat minyak daki yang mengunci bau!
Mari kita hitung kerugian akibat gengsi dan salah cara merawat baju keluarga:
Kebiasaan lama: Beli parfum baju mahal (Rp40.000/botol) tiap minggu demi nutupin bau kecut. Sebulan habis Rp160.000. Belum lagi taruhannya "gengsi istri" jatuh karena suami diledek bau ketek di kantor atau anak dikatain bau matahari di sekolah.
Pakai Trik Laundry Mertua: Cuma modal alkohol & sabun cuci piring ribuan perak, baju wangi seharian.
Setahun Bunda bisa hemat sejuta lebih buat beli kebutuhan lain, Bun!
Bilas, baru masuk mesin cuci.
"Tapi Ma, kalau pakai setrikaan biasa yang suhunya tebak-tebak buah manggis, kadang pewangi bajunya malah menguap duluan sebelum meresap ke serat kain."
Beliau senyum, "Ya makanya kalau nyetrika kemeja kerja itu pakai alat yang fungsional, Nduk. Biar uap wanginya mengunci di dalam serat kain dan gak bikin punggung pegel."
Pas gw cari, ternyata sekarang banyak gosokan modern yang murah banget tapi efek wanginya mengalahkan laundry bintang lima.
Ini beberapa gadget yang wajib Bunda punya:
cc : lifehack.emak.62
Patut untuk dicontoh ketilitian ibu ini :
_Hati-hati selama ini kita telah tertipu saat belanja di minimarket, tapi kita tidak sadar, mungkin kita juga pernah atau bahkan sering mengalaminya, dan kita akui ketelitian ibu ini._
Tetangga gue bangun rumah Rp 150 juta.
Tetangga sebelahnya bangun rumah Rp 400 juta.
5 tahun kemudian gue masuk ke dua rumah itu. Bedanya bikin gue mikir panjang. Bukan soal yang lo kira. 😭
Rumah Rp 150 juta. Tipe 36. Cat sederhana. Keramik polos. Tapi strukturnya kokoh. Dindingnya nggak retak. Atapnya nggak pernah bocor. Orangnya bilang ke gue: "Semua budget gue habisin buat yang nggak keliatan."
Rumah Rp 400 juta. Fasadnya bagus banget. Instagramable. Batu alam. Roster. Pintu kayu solid. Tapi 3 tahun pertama: Atap bocor 2x. Dinding retak di 4 titik. Lantai keramik kopong di beberapa area. Orangnya bilang ke gue: "Kontraktornya fokus yang keliatan. Yang nggak keliatan dikurangin."
Yang dimaksud "yang nggak keliatan." Pondasi: kedalaman dan lebarnya. Besi tulangan: diameter dan jaraknya. Campuran beton: rasio semen, pasir, kerikil. Waterproofing: jumlah lapis dan cara aplikasinya. Instalasi listrik: kualitas kabel dan sambungan. Semua ini nggak keliatan setelah rumah jadi. Tapi semua ini yang nentuin rumah lo tahan 30 tahun atau 5 tahun.
Cara kontraktor nakal kurangin biaya di bagian yang nggak keliatan. Besi tulangan diameter 10 diganti diameter 8. Hemat: Rp 8-12 juta. Risikonya: kekuatan struktur berkurang 35%. Campuran beton dikasih air lebih banyak biar gampang dikerjain. Hemat: waktu dan tenaga. Risikonya: kekuatan beton turun 30-40%. Waterproofing 2 lapis jadi 1 lapis. Hemat: Rp 3-5 juta. Risikonya: bocor dalam 2-3 tahun.
Cara deteksi ini sebelum ketauan terlambat. Besi tulangan: minta lihat faktur pembelian dari supplier. Cek diameter di batangnya langsung. Campuran beton: minta tukang lakuin slump test sederhana. Beton yang terlalu encer itu tanda air kebanyakan. Waterproofing: foto tiap tahap aplikasinya. Berapa lapis, berapa waktu antar lapis. Semua ini bisa lo lakuin sendiri. Nggak perlu jadi insinyur.
Yang tetangga Rp 150 juta lakuin beda. Dia habisin 60% budgetnya buat struktur. Pondasi yang dalam. Besi yang sesuai spek. Beton yang campurannya bener. Sisanya buat finishing sederhana. "Tampilan bisa diubah kapan aja, Mas. Struktur nggak bisa." Tahun ke-7 dia mulai renovasi tampilan. Sekarang rumahnya lebih bagus dari yang Rp 400 juta. Dan strukturnya masih sempurna.
Prioritas budget yang bener buat bangun rumah. Struktur (pondasi, kolom, balok, sloof): 35-40% dari total budget. Atap (rangka + penutup + waterproofing): 15-20%. Utilitas (listrik, air, sanitasi): 10-15%. Dinding + plester + acian: 15%. Finishing (keramik, cat, plafon): 10-15%. Estetika (fasad, taman, pagar): 5-10%. Kalau kontraktor lo propose sebaliknya, tanya kenapa.
ertanyaan yang wajib ditanyain ke kontraktor sebelum deal. "Berapa diameter besi tulangan yang dipake untuk kolom?" "Berapa rasio campuran betonnya?" "Waterproofing berapa lapis dan produk apa?" "Boleh gue foto tiap tahap pengerjaan strukturnya?" Kontraktor yang bagus: jawab semua dengan detail. Kontraktor yang markup struktur: mulai cari alasan.
5 tahun kemudian. Tetangga Rp 400 juta udah keluar Rp 65 juta tambahan buat perbaikan. Atap. Dinding. Keramik. Instalasi listrik yang bermasalah. Tetangga Rp 150 juta? Nol pengeluaran perbaikan dalam 5 tahun. Dan baru mulai renovasi tampilan tahun ini. Dengan budget yang tadi harusnya buat perbaikan tapi nggak kepake.
Rumah mahal bukan jaminan. Rumah murah bukan masalah. Yang nentuin bukan harganya. Tapi ke mana uang itu dihabisin. 60% ke struktur yang nggak keliatan = rumah tahan 30 tahun. 60% ke tampilan yang keliatan = rumah bagus 3 tahun pertama. Pilihan ada di tangan lo sebelum mulai. Bukan sesudah.
cc : material_daily
Sdh keluar dan beredar uang palsu yg ada fosfornya, cek ultraviolet juga muncul , tetapi berbeda BI nya dan tulisan 100 rb nya, hati2 ... !!!
Sosialisasi ke tmn dan saudara.
Semoga bermanfaat
🙏🌹🙏
Dari 300 titik dapur SPPG di Cilacap
100 diantaranya fiktif dan titiknya berada di tengah hutan,ditengah sawah dan di tempat pemakaman.
Kalikan saja:
6 juta x 100 x 2 thn.
Itu uang bersumber dari pajakmu😆
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
Cara praktisnya:
1. Jangan langsung booking di app. Cek harga dulu, catat, jangan klik bayar.
2. Telepon hotel langsung. Bilang: “Saya lihat di Agoda/Traveloka harganya Rp XXX. Ada harga lebih baik buat booking langsung?”
3. Daftar loyalty program hotel yang lo suka (gratis).
4. Hotel chain besar? Cek website resmi mereka — banyak punya Best Rate Guarantee.
5.Hotel independen/boutique? Langsung WA atau DM Instagram. Lebih fleksibel.
Agoda sama Traveloka oke buat cari hotel, bandingin fasilitas, baca review, liat foto.
Tapi begitu lo udah fix mau hotel mana?
Tutup app-nya. Buka kontak hotel. Telepon.
2 menit. Satu kalimat. Bisa hemat Rp 300-400 ribu.
Temen gue spill ini ke gue. Sekarang gue spill ke lo.
Dan sekarang lo tau kenapa Agoda gak mau lo tau cara ini.
PECINTA BOLA BANTU SUARAKAN INI⚠️
Kepada:
@FIFAcom@FIFAWorldCup
Perihal: Permohonan Klarifikasi dan Peninjauan Transparansi Hak Siar FIFA World Cup 2026 oleh TVRI
Yang terhormat FIFA,
Kami menyampaikan kekhawatiran serius terkait proses akuisisi dan pemanfaatan hak siar FIFA World Cup 2026 oleh LPP TVRI di Indonesia.
TVRI telah memperoleh hak siar eksklusif seluruh 104 pertandingan dengan nilai sekitar Rp 1,3 triliun sekitar US$ 80–85 juta yang bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana publik ini digunakan dengan alasan untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses turnamen secara gratis melalui siaran free-to-air dan streaming.
Namun, pelaksanaannya menimbulkan sejumlah pertanyaan penting yang memerlukan klarifikasi karna terduga terjadi korupsi,kolusi dan nepotisme di dalamnya
1. SUB-LISENSI KE PLATFORM BERBAYAR
Meskipun siaran di TV konvensional TVRI bersifat gratis, hak eksklusif streaming digital dilaporkan dialihkan kepada platform swasta seperti Maxstream dan Folaplay, yang menerapkan sistem berlangganan berbayar. Jika itu dilakukan oleh swasta kami paham kami pecinta bola sudah terbiasa membayar untuk nonton bola, tapi ini dilakukan menggunakan dana PAJAK rakyat, ini yang jadi sumber masalahnya.
Hingga saat ini belum ada informasi transparan mengenai:
* Besaran biaya sub-lisensi yang dibayarkan (jika ada) jangan-jangan gratis diperoleh platform tersebut dari TVRI.
* Alasan mengapa streaming tidak disediakan secara gratis melalui platform resmi milik TVRI sendiri (TVRI Klik dan kanal YouTube resmi).
Penggunaan dana APBN untuk memperoleh hak siar seharusnya diarahkan pada kepentingan publik secara maksimal, bukan dialihkan ke model komersial berbayar tanpa akuntabilitas yang jelas
2. POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN
Rakyat Indonesia mencatat adanya kekhawatiran terkait kemungkinan keterkaitan salah satu platform penerima hak dengan pihak yang memiliki hubungan dekat dengan pemerintahan. Folaplay terkait dengan ekosistem bisnis Internet Rakyat (IRA) yang terkait dengan Hashim Djojohadikusumo adik prabowo.
hubungan tersebut menimbulkan potensi konflik kepentingan yang serius, di mana dana publik berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan platform swasta tertentu. Kami menekankan bahwa hal ini memerlukan verifikasi melalui proses yang transparan. Hanya FIFA yang bisa melakukannya.
3. PERBANDINGAN DENGAN PRAKTIK INTERNASIONAL
Sebagai perbandingan, di Inggris dan brazil hak siar Piala Dunia 2026 dikelola oleh BBC (lembaga penyiaran publik) dan ITV dan CazéTV. Seluruh pertandingan disiarkan secara gratis baik melalui siaran free-to-air di televisi maupun streaming di platform resmi (BBC iPlayer dan ITVX) yang dapat diakses masyarakat dengan biaya TV Licence yang bersifat publik.
4. KONTEKS INTEGRITAS FIFA
FIFA sendiri pernah menghadapi skandal besar pada tahun 2015 terkait hak siar dan media rights. Dalam kasus tersebut, lebih dari US$ 150 juta dalam bentuk suap dan kickback diduga mengalir dalam proses komersialisasi hak siar berbagai turnamen, termasuk Copa América dan kualifikasi Piala Dunia. Kasus ini menegaskan pentingnya transparansi dan integritas dalam setiap proses hak siar yang melibatkan FIFA.
PERMOHONAN KAMI PECINTA BOLA DI INDONESIA
Kami memohon kepada FIFA untuk:
1. Meminta klarifikasi resmi kepada TVRI terkait proses sub-lisensi hak siar digital dan transparansi penggunaan dana publik.
2. Mendorong TVRI untuk segera mempublikasikan secara terbuka:
* Besaran pembayaran (jika ada) dari Maxstream dan Folaplay.
* Alasan tidak dimanfaatkannya platform resmi TVRI untuk penyiaran streaming gratis.
Lanjut di kolom komen
TOOL BERGUNA BUAT AKSI
ini gue buatin tool untuk blur muka orang
bisa dipake untuk seksi dokumentasi yg turun ke jalan biar temen kalian ga 'ditandain'
penting saat keadaan makin memburuk
🔗 https://t.co/8XgVea8p3J
*bantu sebarin ya temen-temen, izin tag @BudiBukanIntel@SeekHustle@Jakartalk
yukk ramein bersuara dengan postingan kek gini guys kalo belum bisa hadir di lapangan, kita penuhi medsos dengan ini
bisa ramein juga di plafrom sebelah
Indonesian President Prabowo’s $15B FREE school meals program is causing budget strain.
If that's not bad enough, it's been the source of food poisoning and corruption.
PRABOWO IS LOSING FISCAL CONTROL. THAT IS CREATING A CONFIDENCE PROBLEM AND A SINKING RUPIAH.
Dari BEM UI:
Halo, UI dan Indonesia!
Ekonomi makin terpuruk. Rupiah ambruk, harga kebutuhan melambung, lapangan kerja hilang, utang negara membengkak, sementara rakyat makin menderita.
Pemerintah terlalu sibuk memperkuat kekuasaan dan melindungi oligarki hingga lupa, atau memang tidak peduli terhadap penderitaan rakyat kecil.
Sekarang saatnya bersuara!
* Saya tautkan link video-nya setelah post ini jika ingin menyebarkannya
هذا الرجل تسببت تمارينه في التخلص من انسداد قلوب آلاف الأشخاص، الآن أصبح هذا الفيديو سريع الإنتشار، كما اختفت شكوى بعض الأشخاص من آلام الظهر خلال 7 أيام. لا شيء يُمكن أن يكون أبسط من هذا التمرين، الذي ليس له أي آثار جانبية