Buat yang belum tau..
Saat ini ada krisis pasokan listrik PLN akibat stok batubara tidak cukup.
Menteri ESDM memangkas kuota batubara karena dipicu seretnya pasokan batubara DMO (Domestic Market Obligation) ke PLTU JaMaLi (Jawa Madura Bali).
Alhasil terjadi defisit daya 1.500 MW dan pemadaman bergilir di kota-kota besar.
Jadi buat menjaga agar harga batu bara dan nikel tinggi sehingga dapat pajak royaltinya besar, maka kuota produksi batu bara dipotong jauh
Contohnya Sinar Mas punya kuota produksi 55 juta ton tahun 2025. Tapi 2026 ini hanya disetujui 11 juta ton aja.
Dan dari 11 juta ton itu, 30% itu untuk lokal (ke PLTU, pabrik dan smelter di dalam negeri). Sisanya baru boleh ekspor.
Diperkirakan ini akan terjadi hingga September.
Jadi, siap2 aja kalo beberapa bulan kedepan bakal sering ada pemadaman listrik.
Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
Lagi overthinking tiba-tiba nemu kalimat cantik banget :
“Jika Tuhan begitu presisi mengatur miliaran bintang agar tidak bertabrakan, yakinlah Tuhan juga presisi dalam mengatur skenario hidupmu agar selamat sampai tujuan.”
Percayalah, Tuhanmu lebih ingin kamu selamat daripada kamu sendiri.
Liat Nagasari bikinan Kak Nana 🍒 jadi inget Nagasari Apung bikinan Bu Yay aka Mamak Tutu.
Bu Yay selalu bikin Nagasari pakai pisang raja, jadi kalo musim kawinan suka berebut sama para manten. 🤣
Eh tapi tau gak sih kalo Nagasari tuh ada di Serat Centini dari tahun 18 M. Di situ diceritakan bahwa Nagasari merupakan salah satu suguhan yg disediakan oleh Jaka Tingkir utk menjamu seorang pendeta bernama Mahawiku Astapaka yang sedang dalam perjalanan ke Candi Borobudur. Kejadian ini berlangsung di tahun 16 M.
Jadi berdasarkan serat itu, Nagasari diyakin berasal dari Kerajaan Pajang dan Yogyakarta. Nagasari sendiri diartikan sebagai simbol keluhuran dan kemuliaan. Makanya banyak ditemui di upacara adat maupun pagelaran sakral seperti pernikahan.
Wadidaww. Dari Nagasari jebul sampe sejarah yaa.. 🤭🤭
Selamat menikmati hari Minggu yg tinggal beberapa jam inihh.
MULAI SEKARANG, GANTI DOAMU
FROM :
“ya Allah, bahagiakan ibuku.”
TO :
“ya Rabb, peliharalah ibuku dengan kasih sayang-Mu yang tidak pernah putus. ampunilah segala dosanya, lembutkan hatinya, tenangkan fikirannya dan panjangkan umurnya dalam kesehatan serta iman. jika dia lelah, gantikan dengan kekuatan. jika dia bersedih, gantikan dengan ketenangan. jadikan aku anak yang tidak menyakitkan hatinya, yang mampu membalas walau sedikit pengorbanannya.
gue suka banget kalimat ini:
“Orang yang gak terbiasa komunikasi sehat, tiap masukan kerasa kayak sindiran.
Orang yang kurang tanggung jawab, tiap kritik kerasa kayak disudutkan.”
Ego itu harus dikontrol, bukan diturutin.
Karena kalau ego yang selalu pegang kendali, semua hal bakal diputer jadi soal harga diri.
Dikit-dikit ngerasa diserang, dikit-dikit pengen ngebela diri, padahal belum tentu orang lain punya niat seburuk itu.
Ego bikin kita susah denger, susah nerima, dan akhirnya susah berkembang.
Padahal gak semua masukan itu jatuhin kadang itu cara orang lain biar kita bisa jadi versi yang lebih baik.
Kalau ego terus diturutin, yang ada kita bakal stuck di situ-situ aja.
Gak belajar, gak berubah, cuma makin pinter ngehindar dan nyalahin keadaan.