Risiko memilih pemimpin usia sunset itu nyata. Bukan cuma soal stamina, tapi juga konsistensi nalar.
Kemarin bilang “tidak butuh bantuan asing”, hari ini berubah jadi “bodoh kalau kita tolak”.
Yang capek bukan dia, tapi para pendukungnya yang jungkir balik cari pembenaran.
🤣🤌
Sesederhana salah ucap tahun baru 2021 yang sudah sangat jelas seharusnya 2026. Tapi bisa dilihat, gaada satu pun menteri di kanan-kiri yang berani bisikin:
"Pak, tadi salah ucap. Seharusnya 2026."🙇♂️
Jadi wajar kalau kebenaran jarang terdengar, lingkarannya penuh yes-man.🚩
December 16th, 2025:
" ... terimakasih, Indonesia mampu"
January 1st, 2026:
" ... bodoh kalau kita tolak"
.
.
51 tahun saya hidup di dunia, belum pernah saya se-bingung ini.
Kenapa bingung?
Karena terlihat sekali system di level atas tidak bekerja & terstruktur.
Karena untuk masalah nyawa jutaan rakyatnya sendiri, ada seorang Pemimpin tertinggi yang begitu gagap dalam menentukan sikap.
Pengesahan KUHAP menuai kritik tajam dari mantan Jaksa Agung Marzuki Darusman.
la menilai regulasi baru tersebut lahir melalui proses yang mencerminkan kesewenang-wenangan kekuasaan.
Semakin bikin kepala ngilu
Ahmad Sidik, mahasiswa Universitas Bangka Belitung, menjadi pelapor kasus dugaan ijazah palsu Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana hingga ditetapkan sebagai tersangka.
Sidik mempertanyakan keabsahan ijazah Sarjana Hukum Hellyana berdasarkan data PDDIKTI yang menunjukkan Hellyana baru tercatat sebagai mahasiswa Universitas Azzahra pada 2013 dan mengundurkan diri pada 2014, sementara ijazahnya diterbitkan pada 2012.
Dengan membawa bukti, termasuk data PDDIKTI, Sidik melaporkan kasus ini ke Mabes Polri. Ia mengaku mendapat tekanan dan tawaran agar mencabut laporan, namun menegaskan akan terus mengawal kasus dan siap menindak siapa pun pejabat yang diduga menggunakan ijazah tidak sah.
For a leader whose hands are stained with the blood of the people of East Timor, Aceh, Papua, & the youth of 1998, the deaths of more than 1,000 people due to floods & landslides are insignificant to him. Believe me. He was never saddened by the victims of ecological disasters.
Funny how female idols take all the backlash while the male idol involved gets to move on freely. She’s scrutinized, slut-shamed, and dissected, while he’s out there doing a conveniently timed queerbaiting travel show. Same situation, very different consequences.
She fought capitalists, her own agency that abused her, and even Weibo. They tried to bury her with fake news and blacklist her in C-ent, but she still flipped the table and forced her agency into bankruptcy.
She came back like a legend.
#ZhaoLusi