@Uki23 Partai pendukung abadi Dinasti politik jokowi, yg mengkuktiskan figur jokowi seperti berhala padahal selama jd presiden sdh jelas membuat banyak kerusakan utk negri ini.... Kegagalan mana lagi yg mau kamu dustakan wahai kader partai gajah versi semut nyaπ π
@Fahrihamzah Ternyata berada dilingkaran kekuasaan lbh enak yaaa,,, jabatan double dg berbagai macam fasilitas tentunya nikmat tiada tara timbang jadi oposisi garing...π
@Fahrihamzah Hidup mewah dg penghasilan tinggi krn rangkap jabatan ternyata usaha tak kan menghianati hasil (jadi buzer) ππ padahal dulu sok idealis tp tak menghasilkan apa2, oportunis lbh menjanjikan dan ada hasilnya
@KompasTV Dia mah blm pantes jadi wapres blm nyampe kemampuannya utk ngurusin masalah negara levelnya msh jauh,level nya masih tingkat kelurahan aja π
https://t.co/WXTtN4Y6Nm
Tanggal 30 Juli 2025, Rezim Prabowo mengambil kebijakan lewat Danantara menghapus tantiem, bonus, dan insentif Komisaris BUMN dan anak perusahaan BUMN.
Kebijakan tersebut sangat bagus karena komisaris BUMN sudah terlalu mewah. Ada komisaris BUMN yang menerima sampai Rp 4 milyar per bulan !!!! Bandungkan dg gaji Presiden yg hanya Rp 69 juta dan gaji Menteri yang hanya sktr Rp 20 juta per bulan.
Karena tingginya penghasilan sebagai Komisaris BUMN maka menjadi incaran orang-orang dekat kekuasaan yg gagal di berbagai tempat untuk menjadi Komisaris BUMN.
Terima kasih Pak Prabowo dan Danantara sudah mengoreksi salah satu kesalahan pengelolaan BUMN.
Kita dukung penuh kebijakan tersebut.