Everybody was happy when the Thai player got sent off.
Kebahagiaan itu makin memuncak setelah Dean James berhasil mengonversi free-kick menjadi gol.
We thought we had it.
Tapi Thailand nggak menyerah. Meski cuma bermain dengan 10 orang, mereka terus fight back dan berhasil menyamakan kedudukan.
Lalu datang menit ke-110. Thailand mencetak gol kedua. Dan tiba-tiba, semuanya terasa runtuh. We all thought we were going to lose. Ain’t no way we were winning this match.
120 menit sudah di depan mata. Kita tertinggal. Dan rasanya mimpi itu akan berakhir tepat di depan mata kita sendiri. Tapi ternyata, cerita belum selesai.
Menit ke-116.
Elkan Baggott.
Satu sepakan.
GOAL.
2-2.
Gila.
Dari hampir kalah, kita kembali hidup. Dari keputusasaan, tiba-tiba ada harapan lagi. Dan setelah 120 menit rollercoaster emosi, semuanya harus ditentukan dari titik putih.
Penalty shootout.
Di titik ini, nggak ada lagi taktik. Nggak ada lagi strategi. Nggak ada lagi kesempatan kedua. Cuma ada keberanian. Tekanan. Dan doa. Dan ketika penalti terakhir mereka gagal…
KITA TAHU.
Kita berhasil. MALAM INI MILIK KITA.
WE ARE THE FUCKING CHAMPIONS. 🇮🇩🏆
Untuk pertama kalinya. Untuk pertama kalinya, Indonesia akhirnya berdiri di puncak ASEAN.
WE FINALLY CONQUERED ASEAN.
Jujur gue nggak tahu harus nangis, teriak, atau cuma bengong melihat apa yang baru aja terjadi.
INDONESIA ARE CHAMPIONS. 🥹🇮🇩
Lampaui target sih iya, wong set the target cuma 4 medali emas. Malu negara besar prestasi olahraganya gak besar. Tolong pendanaan dan pembinaan seluruh cabor ditingkatkan.
Bermain cemerlang sejak menit pertama di laga perdana vs Singapura
Sampai malam ini harus jatuh bangun di belakang dan masih harus ngegolin pulak buat menyelamatkan Timnas
Eksekusi penaltinya juga luar biasa!
Elkan Baggot Best Player of the Tournament! 🫡🇮🇩
Di luar taktik dan kesalahan pemain yang jelek banget, tapi harus kita apresiasi semangat juang para pemain yang totalitas👏
Sampe Ole udah kecapean banget🥹