UI, UGM sudah di black list oleh beberapa warga yang anaknya sudah pasti tidak akan lolos seleksi. Daftar black list kampus akan bertambah mengingat ITB hari ini juga turun ke jalan. Dalam dunia pergerakan, jika ITB sudah turun ke jalan, itu artinya kondisi negara memang tidak baik baik saja. Mereka terkenal cukup eklusive dalam berdemo. Hanya issue issue krusial saja yang membuat mereka memutuskan berhenti belajar sejenak dan turun ke jalan.
Ketua KM ITB Nahdah Nabillah HR menilai kondisi ekonomi nasional saat ini menunjukkan sejumlah persoalan mendasar yang berakar pada tata kelola pemerintahan. Dikutip dari IDN Time, Ada 4 tuntutan yang dikemas dalam demo yang bertajuk Menggugat Negara Kilat Rakyat Sekarat.
1. memperkuat tanggung jawab fiskal melalui tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan membuka ruang partisipasi publik secara substantif.
2.menghadirkan kebijakan strategis yang mendukung industrialisasi berbasis riset dan manufaktur agar Indonesia memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
3. melakukan evaluasi internal terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memperbaiki sistem komunikasi publik agar kebijakan yang diambil dapat dipahami masyarakat.
4.memastikan setiap program strategis disusun berdasarkan kajian dan riset yang matang.
Sebab, menurut KM ITB, sejumlah program yang berjalan saat ini terkesan dilaksanakan secara terburu-buru dan belum sepenuhnya mengedepankan prinsip good governance.
Cara membedakan aksi demo bayaran atau murni gerakan rakyat di Indonesia itu gampang banget.
Kalau demonya dijaga aparat, bahkan dibiarkan bebas berarti berpotensi demo settingan penguasa.
Kalau demonya dihalangi mati-matian sama aparat, bahkan disuruh bubar, itulah demo yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat.
🚨 OFFICIAL: Real Madrid statement on Negreira case.
Real Madrid C. F. communicates that, in relation to the so-called 'Negreira Case', he has presented to UEFA a letter addressed to its disciplinary bodies.
In this letter, the club has informed UEFA of the existence of relevant evidence that conclusively reinforces the indications already known from the beginning about the existence of long-term payments, opaque and lacking any verifiable justification, made by the F. C Barcelona to the one who was vice president of the Technical Committee of Referees of the Royal Spanish Football Federation, José María Enríquez Negreira, through different corporate structures.
Real Madrid emphasizes that these facts constitute, from the perspective of sports disciplinary law, a systemic risk of maximum gravity for the integrity of competitions, by evidencing the existence of a structure of undue influence on the arbitration system, incompatible with the essential principles of competitive equality, neutrality, impartiality and unpredictability of the sports result.
In this context, Real Madrid has urged the immediate resumption of the disciplinary file initiated at the time by UEFA, considering it unacceptable that this situation has been prolonged over time, since its persistence seriously compromises the credibility of football, its institutions and its leaders, so it demands a firm, exemplary and immediate response in the sports field, independent of the future of the ongoing judicial proceedings.
Therefore, our club asks UEFA, in the exercise of its own, autonomous and independent competence, to adopt the disciplinary and restorative measures that are appropriate in order to guarantee the integrity, transparency and proper functioning of the competitions, without this implying, in any case, replacing the function of the jurisdictional bodies of the State or anticipating a criminal qualification of the facts.
In this sense, Real Madrid, in person in the ongoing criminal proceedings as a private accusation, will exercise, as it has been doing since its inception, the actions that correspond at each procedural moment.
Real Madrid reaffirms its commitment to the defense of the essential values of sport and will continue to promote as many actions as necessary to ensure that events of this nature do not go unpunished.
Suasana barak pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih mulai terungkap 🚨
waduh, segitunya kah pelatihan buat kerja jaga toko? gimna tanggapan kalian? 🙏
🚨 JUST IN: Ternyata rombongan aksi #demo yang memakai baju biru dan baju putih di sekitar Patung Kuda merupakan buzzer pemerintah.
Be careful guys!!!
Lagi-lagi uang pajak kita dipakai untuk bayar buzzer.
#IndonesiaGelap#MenujuIndonesiaBangkrut
Ternyata mereka ini:
1) Wajib ikut pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) TNI.
Sebagai catatan: Komcad akan dimobilisasi atau dikerahkan jika negara dalam keadaan darurat militer atau perang.
2) Gak boleh gak ikut, kalau mengundurkan diri ada dendanya.
3) Dendanya 100 juta rupiah kalau mundur.
***
Jadi rekrut manajer sekaligus rekrut pasukan? 🤔
Perhimpunan Pendidikan dan Guru atau P2G menyatakan, pelaksanaan proyek makan bergizi gratis (MBG) telah memberikan dampak negatif bagi keberlangsungan karier maupun kesejahteraan guru di setiap golongan.
YaAllah kasihan banget ini 😭
Jadi si kakaknya ini lg nonton pildun dan saking happy nya sampe dianggap berisik sama tetangganya, tetangganya lapor polisi dan langsung didatengin 20 personil polisi langsung, anjingnya sampe ditembak mati polisi 😭😭😭
Ini sumpah tetangganya rese, polisinya juga keterlaluan bukannya nanya2 dulu 😭😭
Saya dan keluarga disurveilance dan dikuntit. Tiyo juga sama. Uda Feri dan keluarganya didoksing. Prof Uceng diteror digital. Prof Saiful di rumah dan kantornya ditongkrongin OTK. Kami juga telah dilaporkan ke polisi. Apa cara begitu yg dibilang lebih mengutamakan diskusi?
Yg tentara asli disuruh masak, nanam jagung..
Giliran calon pegawai SPPG & manager KDMP disuruh tentara2an 🥱
Emang latihan militer ini fungsinya apa nanti?
Sungguh negara yg ntahlah 😌
MBG. Kopdes Merah Putih. Alutsista.
Tiga proyek itu habiskan 19% APBN , menurut analisis editorial Tempo, Juni 2026.
Hasilnya: PHK Januari–Mei 2026 tembus 23.470 orang (data resmi Kemnaker).
Uang negara dibakar buat proyek yang nggak langsung gerakkan ekonomi rakyat.
Sementara yang kena PHK bukan pejabat.
Siapa yang sebenernya diprioritaskan?