Jangan percaya pada pakar,politikus, cendekiawan bahkan kyai sekalipun.
Sebab suatu saat dia berpotensi untuk berkhianat.
Jokowi mengkhianati PDIP.
Prabowo mengkhianati pendukungnya di 2014 dan 2019.
Rocky Gerung mengkhianati akal sehatnya sendiri.
Nabi Adam terusir dari surga karena berkhianat kepa Allah swt.
@jktidkhaha@MoehB21154 Berarti intinya, kalo elu Jelek, jangan banyak tingkah. Berprilaku sewajarnya aja. Ga usah nyrempet2 prilaku yg mendekati catcalling.
@diltopagelhaii@wijayasasnaaa@phokyuki Betul, gw akan anggap itu pelecehan. Dan di video yg pelari itu pun gw anggap itu catcall, karena si penerimanya menganggap itu catcall. Tapi mungkin ga, di situasi yg sama, ada si penerima catcall yg ga menganggap itu catcall?
@saudlyy@diltopagelhaii@wijayasasnaaa@phokyuki Makannya kan ada pertanyaan selanjutnya, "ketidaknyamanan" yg dimaksud ini mutlak kah? Dalam artian semua penerima akan bereaksi yg sama (tidak nyaman) saat dihadapkan pada situasi seperti perempuan yg lagi lari itu? Atau bisa aja ada yg menganggap itu biasa2 aja?
@saudlyy@diltopagelhaii@wijayasasnaaa@phokyuki Namanya pengen tau, ya harus nanya dong sayangg, gw pun bertanya dengan kerendahan hati kok ๐
Ini gw lagi coba memahami, ingin bener2 belajar. Sejauh ini jawaban yg gw dapet selalu inkonsisten, makannya ada beberapa yg udah ngasih jawaban, tapi malah dihapus lagi.
@wijayasasnaaa@saudlyy@phokyuki Plis bantu gw paham. Apakah visual si pelaku bisa mempengerahui consent si penerima? (dalam hal ini perempuan yg sedang lari2). Misal dalam situasi yg sama, yg tiba2 ngasih semangat dan sok kenal nyebut2 nama Aisyah adalah si Lee Min Ho. Apakah iyu mempengaruhi consent?
@saintsofmayhemm@xielianf@uniqueestarrs@SistersInDanger@Rex_2278 Oke, tergantng pnerimaan si cewe ya. Subjektif n Personal sekali. Krn misalkan 2 cewe dihadapkan pd situasi yg sama, misal mereka sama2 mndengar ungkapan "hay cewek" dr 1 orang cowo ga dikenal, cewek yg 1 bisa menganggap itu biasa aja, smntra yg 1 bisa menganggap itu catcalling?