jumat resign, sabtu main, minggu di kereta, senin langsung onboarding
orang-orang kok pada gacor banget ya dapet kerjaan impiannya, emang pada nyari loker di mana sih woii 😭😭
Gara2 topik kufur nikmat, jd mau cerita. Pernah buka wacana sama Papa Mama di meja makan.
"Pa, kalo ada perempuan biasa dikasih makan keluarganya 25rb, tapi Papa cuma mampu kasih makan 10rb, berani lamar ga?"
Papaku jawab "Ga". Karena tau diri, ga mau buat anak gadis org susah.
@RecehinAjaid Simbol keseriusan perempuan itu nerima cincin yg harganya nggak seberapa itu. Beli sendiri juga bisa.
Knp keseriusan cewek diukur dr nerima cincin?
Krn butuh keberanian besar, risikonya kegedean.
Salah pilih, yg bangkrut bukan cuma perasaan, tp mental, waktu, tenaga, bhkan uang🙂
Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak.
6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG
Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun.
Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI.
Udahlah bubar aja negara ini.
Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim.
Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA.
Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.
Ada seorang anak perempuan yang terbiasa sakit tanpa disembuhkan, terbiasa kecewa tanpa ditenangkan, terbiasa sedih tanpa pelukan. Berbagai episode menyakitkan telah ia lewati, ia diam meski banyak luka yang ingin berbicara, ia tersenyum meskipun di pelupuk penuh dengan air mata.
Sejak lama aku sering bertanya dalam hati, kenapa justru orang-orang baik yang lebih dulu dipanggil Tuhan. Mereka yang tulus, yang jarang mengeluh, yang selalu berusaha menguatkan orang lain, justru pergi lebih cepat. Rasanya seperti dunia kehilangan seseorang yang seharusnya masih sangat dibutuhkan.
Sampai aku membaca sebuah kalimat sederhana yang pelan-pelan mengubah cara pandangku.
aku mandiri, tapi aku gak mau jatuh cinta sama laki-laki yang sama dia aku tetap dibiarkan mandiri. aku bisa kontrol emosiku, tapi aku gak mau jatuh cinta sama laki-laki yang ngebiarin aku sendirian ketika dia tau kalau aku lagi gak baik-baik aja. aku bisa kemana-mana sendirian, tapi aku gak mau jatuh cinta sama laki-laki yang tetep ngebiarin aku pergi sendirian. aku bisa beli bunga sendiri, tapi aku gak mau jatuh cinta sama laki-laki yang gak punya inisiatif untuk kasih aku bunga. aku bisa mengasihi layaknya ibu, tapi aku gak mau jatuh cinta sama laki-laki yang jadiin aku sebagai pengganti ibunya. apa itu semua sulit buat dimengerti??
Aku pernah membaca satu fakta tentang perasaan seseorang:
1. Orang yang pernah trauma dan menyimpan luka yang dalam, sering kali justru terlihat indah dan menawan di mata orang lain.
2. Orang yang paling kesepian adalah mereka yang paling ramah pada semua orang.