kebiasaan, teledor, gak teliti. apa2 harus diarahin dulu, diharus dikasih tau dulu.
buang2 waktu, seharian ngurus ini itu percuma kalo GAK DI CEK DULU, ngulang dari awal, PUSING.
giliran ngurusin kerjaan paling hebat, paling gercep, paling teliti selalu dicek ulang, HP NO 1
Istrinya masak tiap hari. Pagi, siang, malam. 2x sehari. 365 hari setahun. Selama 5 tahun nikah.
Gak pernah libur. Gak ada THR. Gak ada cuti tahunan.
Suatu malam istri capek. Bapak itu pesen GoFood. Nasi ayam geprek 2 porsi. Rp 47.000.
Sambil nunggu driver, Bapak itu iseng buka kalkulator HP. "Kalau tiap kali istri masak, aku bayar dia pakai tarif jasa catering rumahan PALING MURAH, berapa total selama 8 tahun?"
Angka yang keluar bikin dia naruh HP pelan-pelan di meja.
maafin orang kalau udah berkali-kali diginiin ternyata bisa muak juga ya😂 padahal udah berusaha maximal melupakan, berusaha biasa aja. tapi gabisa wkwk
Jangan dibandingin. Emangnya Tom Cruise hamil? Melahirkan? Menyusui?
Laki² mau jaga badan mah tinggal olahraga bentar juga dah bagus bodynya. Lha perempuan? Hormonnya beda, kodratnya beda.
Así se abre el cuello del útero durante el parto: de 0 a 10 cm hasta permitir el nacimiento. Un proceso intenso, progresivo y perfectamente coordinado que prepara el camino para la llegada de una nueva vida.
kalau statusnya NGASIH, gapapa. kalau MINTA, ya jangan. kecuali urgent dan lu berniat balikin. gimanapun kan BELUM SAH.
tapi sebagai cewek, lu juga setidaknya harus melakukan effort yang sama, yang setimpal, jangan jomplang, kasian juga lah cowoknya
Diskusi yuk,
Menurut kalian, kalau MASIH PACARAN itu wajarnya cowok kasih duit ke cewek gak kayak untuk kebutuhan? Atau bayarin makan doang? Atau sama sekali ga usah?
kalaupun gua butuh duit besar, GUA BILANG GUA MINJEM, DAN GUA CATAT UTANG GUA walau dia gapernah nagih dan ngerasa gaperlu dibalikin. tapi tetep gua catet KARENA BELOM SAH, DIA GAADA KEWAJIBAN JAJANIN LU APALAGI MENAFKAHI LU. masih 4,5 bulan coyyy, stop lah begitu
4,5 bulan itu harusnya masa2 butterfly era, makin mengenal lebih dalam, pelajarin emosi dll. BUKAN NGEMIS, LU KERJA. emg lu tau gaji dia buat apa aja? siapa tau ada keluarga yg harus dia hidupkan.
gua aja hitungan jari minta duit itupun buat urgent, minta jajan paling kentang 5rb
Guys, gue baru dengerin obrolan Vincent Verhaag dan Jedar di podcast dan ada beberapa hal yang bikin gue diem sebentar.
Bukan karena dramatis.
Tapi karena beda dari yang biasanya gue denger dari pasangan selebritis.
Jedar bikin "pasal" buat rumah tangganya.
Dan Vincent accept dan nurutin semua itu
Isinya antara lain kalau aku marah kamu sabar. Kalau aku diam kamu harus peka.
Kalau aku salah, kamu minta maaf lebih dulu.
Di luar konteks kedengarannya satu pihak banget. Dan Vincent sendiri ngakui "agak NPD ya istrinya."
Tapi yang menarik dia tetap accept.
Bukan karena takut.
Tapi karena dia baca pasalnya, setuju, dan nganggap itu bagian dari komitmen yang dia pilih.
Dan pasal yang paling gue suka?
Pasal 5
"Kamu boleh sukses setinggi langit.
Tapi pulangnya tetap ke aku.
Karena aku itu rumah, bukan alamat."
Tapi yang paling bikin gue mikir bukan pasalnya.
Tapi empat hal yang Jedar tetapkan sebagai garis merah sejak sebelum nikah dan ini nggak ada kompromi, nggak ada diskusi kalau udah kejadian.
Narkoba cerai.
Selingkuh cerai, harta jatuh ke istri.
Judi cerai.
KDRT cerai, harta dan hak asuh ke istri.
Dan Vincent setuju bukan cuma di mulut.
Tapi masuk ke perjanjian pranikah.
Tertulis.
Legal.
Bahkan untuk El Barak anak Jedar dari pernikahan sebelumnya yang secara hukum bukan tanggung jawabnya Vincent masukin ke perjanjian bahwa dia akan tanggung jawab sama seperti anak kandungnya sendiri.
Dan dalam keseharian ini bukan cuma omong kosong.
Empat tahun menikah.
Vincent bilang dia nggak pernah keluar malem tanpa istri.
Nggak minum alkohol.
Bukan karena dilarang tapi karena dia sendiri yang ngerasa "what am I doing here" setiap kali nyoba.
"My target of having fun is at home."
Dan waktu mereka sempat di titik paling berat baru nikah, COVID, uang hilang hampir Rp10 miliar kena penipuan, bayi baru lahir, susu nggak keluar karena istri stres mereka nggak sampai ke titik "mendingan pisah."
Mereka cuma jadi jauh sebentar.
Lalu balik lagi.
Yang gue pelajarin dari cerita ini:
Bukan soal pasalnya yang menguntungkan satu pihak.
Bukan soal siapa yang lebih dominan dalam rumah tangga.
Tapi soal satu hal yang jarang banget ada di pasangan manapun
Aturan main yang jelas, disepakati dari awal, dan dipegang berdua.
Banyak rumah tangga yang hancur bukan karena ketiadaan cinta tapi karena ketiadaan kesepakatan soal hal-hal yang nggak bisa dikompromikan.
Jedar dan Vincent dengan semua keabsurdan pasal-pasalnya setidaknya tahu persis garis merahnya di mana.
Dan Vincent tahu persis konsekuensinya kalau dia langkahi.
Menua itu wajib.
Bosen itu haram.
Gampang diucapkan.
Susah dijalankan.
Tapi kalau lo udah nentuin dari awal bahwa bosan bukan pilihan bukan karena romantis, tapi karena sadar bahwa lo yang tua bareng orang itu, bukan anak-anak mungkin persepsinya beda.
omongan laki-laki bullshittt priitttttt
mantan gua yang dulu hari2 ngeupload gua pasti lagi ngetawain gua sekarang, cewe sedemen diposting dan didokumentasikan ini dapet cowo yang ogah nyentuh samsek dokumentasi
intinya, pacaran sama orang yang mau menuhin love language elu. jangan dia aja yang mau love language nya terpenuhi, dia mau ketemu lu turutin, dia mau kesana lu turutin. tapi dia nya?
ditambah ketika lu lagi capek-capeknya, dan pasangan lu tau itu. lu mau di emong, mau terima jadi, tapi endingnya lu semua yang menentukan dan lu lagi yang ditanya mau kemana, lu lagi yang mendokumentasikan diri sendiri, lu lagi yang muji diri sendiri