Kalau rupiah benar-benar tembus Rp20.000 per dolar, ada satu kelompok yang bisa sangat tertekan.
Bukan orang miskin.
Bukan juga orang kaya.
Tapi kelas menengah.
Kelompok yang "terlalu kaya" untuk dibantu tapi "belum cukup kaya" untuk terlindungi.
Mereka terlihat baik-baik saja dari luar.
Padahal sedang menopang semua bebannya sendiri.
Cicilan rumah, sekolah anak, orangtua yang mulai menua, dan standar hidup yang harus terus dipertahankan.
Masalahnya, selama bertahun-tahun banyak yang mengira mereka sedang membangun kekayaan.
Padahal yang dibangun baru kehidupan yang lebih mahal.
Penghasilan naik, tapi cicilan ikut naik.
Penghasilan naik, tapi kebutuhan ikut naik.
Penghasilan naik tapi rasa aman tidak ikut naik
Itulah mengapa banyak keluarga merasa:
“Gaji saya jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu, tapi kenapa hidup terasa lebih berat?”
Kalau dolar benar-benar menuju Rp. 20.000, yang perlu dikhawatirkan bukan cuma kursnya, tapi kenyataan bahwa banyak keluarga akan baru sadar:
selama ini mereka hidup nyaman bukan karena keuangannya yg kuat, melainkan karena kondisi ekonomi masih cukup baik untuk menopangnya.
dan ketika kondisi itu berubah…
yang bertahan bukan siapa yang bergaji besar tapi siapa yang punya bantalan finansial.
@yappingfess Saking nggak pernahnya diback up, sekarang kalau dikasih uang pun rasanya sungkan mau nerima 🤣. Jaman sekarang, perempuan kalau nggak kerja dikatain males, matre, beban, dan sebutan nyakitin lainnya 🤣
@decpride@jahterra Laki-laki dan perempuan juga kok, perempuan patriarki tolol itu juga gak kalah bajingan omongannya, laki-laki patriarki mabok agama juga tai anjing isi otaknya. 2 jenis hama itu selalu jdi sampah dmn² kalau ketemu langsung habisi aja
@tjepicepi@neayyyaaa@tanyakanrl Wkwkwkwk.. Tapi seriusan kak, aku takut jarum suntik juga. Tapi kalau ga gitu akar gigi ga guna itu malah bisa jadi sumber masalah. Tipsnya dari aku ya cuman tahan2in rasa takutnya sama niatnya aja biar akar gigi ga jadi sarang bakteri yg bisa masuk ke tubuh, itu aja sih
@tanyarlfes Yakan dulu dipuja2 warga sini. Mana dulu gencar banget kan admin partai itu, dibilangnya asik oleh warga X ini. Skrg kelihatan ga tuh adminnya, ga pernah lagi aku lihat warga X ini muji2 admin itu
@KucengTerbanggg Gw sebagai cowok malu bngt ama bapak gw. Yg dari gw liat, bukan nadanya, tapi egonya. Dia suka ngaku cowo adalah yg berlogika dan perempuan adalah yang ber emosi. Tetapi sekali dia emang salah gk mau ngaku wkwk. Logika mana, itu mah cuman ego
@Suksesaben@zuebex@LambeSahamjja Tetep intinya nyari validasi. Mau orang kaya mau orang menengah mah sama aja nyari validasi. Bedanya barang yg dibeli orang menengah tidak semahal org kaya