๐ง Di akademi Como , pemain U-10 kini tidak lagi boleh melakukan sundulan. Bahkan saat pertandingan.
Bukan karena ingin mengubah sepak bola, tetapi untuk melindungi perkembangan otak pemain muda sejak dini.
Mulai musim ini, Como menerapkan aturan heading baru secara bertahap di seluruh akademinya.
๐ Aturannya:
โฝ U-10
Tidak boleh heading saat latihan maupun pertandingan. Throw-in dan corner diganti dengan umpan menyusur tanah.
โฝ U-11
Masih tanpa heading. Teknik baru dikenalkan di akhir musim menggunakan bola yang lebih ringan.
โฝ U-12
Latihan heading maksimal 1 kali per bulan, hanya 5 sundulan per sesi.
โฝ U-13
Latihan maksimal 1 kali per minggu, tetap hanya 5 sundulan per sesi. Di pertandingan, heading masih belum diperbolehkan.
Varane, anggota Board of Education Como, menegaskan bahwa kesehatan pemain muda harus menjadi prioritas karena otak mereka masih berkembang.
Sementara itu, Osian Roberts menjelaskan bahwa berkurangnya latihan sundulan memberi lebih banyak waktu untuk mengembangkan first touch, scanning, orientasi tubuh, dan pengambilan keputusan.
Como juga akan mengatur jumlah sundulan dalam latihan, menghindari penggunaan bola yang terlalu keras, serta menyediakan panduan bagi pelatih dan orang tua.
Bukan melarang sundulan, tetapi mengajarkannya pada waktu yang tepat. Sebuah pendekatan modern yang menunjukkan bahwa membangun pemain hebat juga berarti menjaga kesehatan mereka sejak dini.
#Como1907 #Academy #PlayerWelfare #YouthFootball
Jokes lawas Idul Adha:
*ngomong ke orang berbadan gemuk
โNgumpet begoo, ntr dipotong lo..โ
Semua orang tau ini becandaan doang. Tapi ternyata ada satu orang yg nganggep ini serius, dia takut dan akhirnya pergi ke Perancis. ๐
DEJAN 'IL GENIO' SAVICEVIC vs Barcelona, final Champions League 1994.
"sang jenius santai yang memainkan permainan dengan ritmenya sendiri dan, dalam waktu yang lama, tampak seperti hidup di dunianya sendiri."
-Gabriele Marcotti
Hebat, kita udah di titik dimana fungsi pendidikan direduksi jadi semata pencetak buruh (murah) untuk industri
Persetan soal esensi pendidikan untuk mendidik individu kritis dan punya agensi sosial!
Rezim ini gak mau kalian kritis, maunya kalian jadi buruh murah!
Let me flex as well. Bu wamen, saya PNS dosen di Surabaya. SKD tertinggi. Sering dipilih mewakili conference dan pengabdian masyarakat di luar negeri. Saya juga yang jadi dosen terbang untuk kerjasama antara univ saya dan sebuah univ di Australia. Kurang kompeten apa? ๐
Hey @Harvard,
One of your graduates (Stella Christie) is out here arguing against salary floors for lecturers, claiming โcompetitionโ and โquality-based payโ are essential for university progress and national scientific advancement.
Yet under the very same regime she serves, she fails to explain why MBG staff can earn far more than the lecturers who actually teach, research, and carry the universityโs core academic mission.
For Harvard, having an alumna publicly defend this kind of selective and hypocritical logic is honestly embarrassing.
Thank you for your attention to this matter!