In this economy, ga semua orang bisa ngerasain digaji 5 jt perbulan. Makanya tetaplah menghina pemerintah dan demo untuk menuntut taraf hidup yang lebih baik.
Akhirnya Menemukan Counter untuk Statement soal PENUTUPAN ALFAMART DAN INDOMARET
"Coba bisa nggak bersaing ma Indomaret dan alfamart, untuk bisa HIDUP BERSAING BAPAK HARUS MENUTUP YANG LAIN ini gak boleh pak"
"Misalnya Bapak mau buat Kopdes dgn menutup yg lain, itu gak bisa pak, itu gak sesuai EKONOMI PANCASILA"
Kasih tau pak!!! Masak mau menang dengan cara ngebunuh yang lain😑 kan gak gentle banget.
@yaszhmine@Bimbimsr1 Banyak bgt ini jejaknya, dibilang jejak hewan tp ini kayak kaki manusia ya, serem jg mengarah ke teras hiks. Kalo yg jejak aku tuh adanya di ruangan lt 2, gada balkon, langsung jendela terus ada kuburan keluarga dan cctv wktu itu lg mati. Jd fiks setan sih.
@esbique_@Bimbimsr1 Ini pabrik aku dulu kayak gini, jejaknya di tengah kaki kanan semua terus jaraknya jauh2. Dibilang maling tp aneh, dibilang setan tp tanahnya beneran.
Orang yg memutuskan ke mana Rp 3.600 triliun APBN mengalir itu ternyata punya cerita menarik.
Ketua Banggar DPR dua periode, Said Abdullah, mengusulkan penghapusan subsidi listrik 450 VA buat rakyat miskin. Empat hari kemudian, video dia ketawa santai di jet pribadi sambil merokok beredar luas.
Kekayaannya naik 115% jadi Rp 101,9 miliar sejak menjabat Ketua Banggar.
Periode baru, anaknya masuk DPR, langsung jadi anggota Banggar yg sama. LHKPN sang anak: Rp 627 miliar, usia 30 tahun, "hasil sendiri."
Pertanyaannya sederhana: kursi itu sebetulnya mewakili siapa?
Thank you @dimarsasongko98 for the tweet.
Bagi gue, setiap orang punya porsinya masing-masing untuk mengkritisi pemerintah.
Ada yang turun ke JALAN. Ada yang bersuara lewat MEDIA SOSIAL. Ada yang cukup berbisik dari TELINGA ke TELINGA lain.
Semua itu sah.
Dan ya, semua ada konsekuensinya.
Demo? Bisa diculik.
Kritis di medsos? Bisa dijerat UU ITE.
Bisik-bisik dari telinga ke telinga lain? Bisa dijauhi teman sendiri, hanya karena beda pilihan.
Gak ada yg gratis. Tapi diam pun punya harga mahalnya.
Harga diam adalah membiarkan ini terus terjadi:
→ Rupiah makin lemah
→ PHK massal di mana-mana
→ Harga kebutuhan terus naik
→ APBN dihamburkan untuk MBG dan Kopdes Merah Putih
→Bayarin pejabat keliling dunia.
Pilih porsimu.
Tanggung konsekuensinya.
Cc:@triwul82
Ini pemerintah naikin harga BBM kurang dari 24 jam setelah mengesahkan UU Polisi (Polisi aktif bisa masuk jabatan sipil/kementerian tanpa harus pensiun + memperpanjang usia pensiun)
Jadi sekarang rakyat fokusnya ke BBM dan jadi sedikit yang menyoroti UU Polisi
Mana kemarin Said Iqbal (ketua partai buruh) juga dilantik jadi penasihat presiden. Jadi massa buruh udah pasti diredam
Emang najis banget rezim ini
BBC News Indonesia menemukan fakta bahwa selama di Jakarta, Yasinta Moiwend alias Mama Yasinta bertemu tiga advokat dan seorang perempuan asli Papua yang berasal dari Kabupaten Mimika.
Dua dari empat orang tersebut diduga memiliki rekam jejak digital dan hubungan samar dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
Adapun salah satu advokat yang ditemui Yasinta bekerja di firma hukum milik pengurus Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra. https://t.co/hvmKkck4rc
FYI, baru lihat di salah satu grup WA, ada pengusaha asal Jatim yang sedang mengumpulkan para “korban” yang merasa dirugikan dalam proyek dapur MBG untuk menuntut BGN ke jalur hukum.
Kalau ini benar serius, artinya masalah MBG sudah masuk fase baru.
Menariknya, "korban* di sini tidak lagi berhenti di masyarakat penerima manfaat, tetapi juga orang-orang yang masuk ke dalam ekosistem proyeknya sendiri.
Layak untuk disimak 😊