Ini bukan tembok, tapi jalanan ya guys 🫠 Dikirimin temen kalau hari ini makin parah kabut asapnya di jalanan yang biasanya kami lewatin, jadi terpaksa nunda berangkat pergi buat nunggu terang :/
religious people genuinely piss me the fuck off because none of them use critical thinking. a horrific flash flood just happened in Nepal, and instead of people to reflect, theyre saying it's "gods plan" or "the end times" or some biblical shit. not a single ounce of sensitivity
Kalo mau rahmatan lil alamin beneran, kritis dikit yuk ah… hijab harga 5000 itu buruhnya dibayar berapa? Kerja apa dibudakin itu?
Produk dari China bukan makanya murah?
Gimana kita bisa dorong pake yg lokal supaya sodara kita sendiri yg dapet untung? Karena lebih mahal??
Kenapa hijab karya pejahit lokal dengan kualitas baik harganya gak bersaing??
Gimana caranya supaya perempuan bisa berhijab dengan nggak mahal-mahal amat, tapi penjahit2nya juga bisa hidup layak?? Gimana supaya bahannya awet, enak, dan gak cepet jadi sampah?? Trus kalo udah jadi sampah, mencemari lingkungan gak??
Ketika ada brand lokal yg produknya awet, nyaman, mensejahterakan penjahit (apalagi perempuan), locally sourced, serta eco-conscious, harga mahal itu seharusnya bukan lagi pilihan.
That’s the real will of support, with a splash of critical thinking.
aku sudah di tahap meyakini hijab hadir untuk melindungi perempuan dari eksploitasi tubuh dan dampak buruk dari paham-paham modern. mungkin Allah udah tau perempuan gampang banget jadi target kapitalisme dan konsumerisme (prostitusi, fast fashion/make up, produk insecurity dll)
di mana-mana orang pakai parfum ya biar kecium WANGI sama orang sekitar, ga peduli cowok atau cewek
for once, this world doesn’t revolve around men
if a man gets horny because a woman smells nice and harasses her, then hold the MAN accountable. katanya memuliakan perempuan 😒
“baca lagi, kak. Itu disebut pelacur kalo niatnya supaya aromanya dicium sekumpulan laki-laki”
trus ada nggak hadits yang juga nyebut cowok “pelacur” cuma karena pake parfum?
meanwhile, cowok malah dianjurkan pakai parfum untuk salat, hari raya, dll
“mau nyebarin islamophobia tapi ga paham konteks”
lah justru elu yang pake istilah islamophobia tanpa paham konteks. questioning is a normal and healthy part of religious belief
bingung ya jadi wni. rakyat mau nuntut keadilan lewat undang-undang aja musti harus khawatir in case uu-nya jadi bumerang. this is what happens when we demand justice from injustice enablers
“I love being at home. My life is very simple. I read a lot of books. I watch a lot of films. I listen to a lot of music. I tend the garden. I cook with my family. Yeah, I'm boring.”
— Cillian Murphy
temen-temen things have been getting progressively worse here and it is really depressing karena asap dan kabut di mana-mana, apinya ga padam dari siang sampe sekarang, sungai kering bingung nyari air ke mana lagi, dan sekolah ditutup karena banyak yang pingsan pas kbm
"Not all men are dangerous."
Okay, then hire a male nanny for your 3-year-old daughter. Hire a male caregiver for your sick mother Send your daughter to a male massage therapist and wait outside without worrying. Take your 8-year-old daughter to a male gynaecologist instead of a female one. Let your 14-year-old daughter hang out alone with a group of grown men. Leave your teenage daughter alone with a male tutor you barely know.