Kalian harus tahu wak...✋️✋️✋️🚨
Tipu tipu ala TVRI
TVRI membeli hak siaran piala dunia 2026 memakai uang rakyat sebanyak Rp1,3 TRILIUN. Dengan gimick menyiarkan seluruh pertandingan piala dunia 2026 secata GRATIS bagi masyarakat Indonesia.
Faktanya:
Jika mau nonton lewat hp,tab,laptopnya dan sejenisnya wajib berlangganan di folaplay atau maxstream.
Artinya tidak gratis 100% alias scam
@ubegebe1 Ya gak bakalan dikasih tau lah. Yg tau cuma org2 tertentu. Persis ini. Berangkat 17 Mei, bertemu Raja Thai tgl 19 Mei. Dari 17 Mei malam sampai 19 Mei pagi itu gak tau ngapain. Padahal Jakarta-Bangkok cuma sepelemparan kolor. Berangkat 19 Mei pagi pun sebenarnya keburu
Alasannya mirip dgn kenapa waktu jadi Menhan belio sering ke Thailand. Bahkan hampir tiap minggu. Tahun lalu jg kunjungan ke Thailand. Agenda resminya hari senin. Tapi belio udh terbang ke Bangkok sejak sabtu
@ultraloquax@fullmoonfolks Verifikasi ke media2 yg namanya disebut lah goblok.. Dan kerja jurnalistin yg benar memang gitu.. Gak bisa lu langsung percaya omongan seseorang. Jurnalis yg benar itu harus disiplin verifikasi
@Nurmantyo_Gatot, pertama antum dicopot bukan gara2 itu, tapi gara2 bikin Jokowi harus jalan kaki 3 Km.
Kedua, kalo pun antum dipecat gara2 cerita itu, ya jelas antum yg tolol karena nggak patuh pada perintah Panglima Tertinggi.
Eks Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku jabatannya dicopot Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) karena dirinya tidak menuruti permintaan Jokowi.
Purnawirawan jenderal bintang empat tersebut mengaku bahwa dirinya pernah dimintai bantuan oleh Jokowi untuk menaikkan pangkat seorang perwira tinggi (Pati) agar menjadi jenderal bintang tiga.
Gatot tak langsung menaikkan pangkat Pati TNI tersebut, tetapi ia melakukan pengecekan rekam jejak terlebih dahulu.
Hal tersebut diungkapkan Gatot Nurmantyo saat berpidato dalam acara Milad ke-5 Partai Ummat di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, Minggu (3/5/2026).
"Saya buka aja sekarang biar Pak Jokowi marah. Ketika Pak Jokowi minta, 'Pak Panglima ini tolong dong naikkan bintang tiga.' 'Oh, baik Pak, saya cek dulu Pak.'," kata Gatot, dikutip dari tayangan kanal YouTube Partai Ummat.
"Saya periksa. Enggak ada yang enggak pernah saya periksa. Periksa," sambungnya.
Gatot lantas memberikan sebuah lembaran kepada Pati TNI yang hendak dinaikkan pangkatnya tersebut.
Menurutnya, Pati TNI tersebut memiliki kesalahan.
"Setelah berat badannya turun 6 kilogram, saya kasih lembaran. 'Ini kesalahanmu, mau dilanjutkan apa tidak?' 'Kalau kamu enggak mau, lapor lewat jalur mana, bilang'," tegas Gatot.
Setelah itu, Gatot dipanggil untuk menghadap Jokowi.
sumber:tribunnews
@JDserang@VeritasArdentur Cil, mending lu fokus kerja jadi tukang servis komputer deh. Gak usah ikut2an mikirin negara dan politik. Kapasitas otak lu belum nyampe ke sana
Cenblu tolol, cuma bisa ngehoax.
Bahkan James Riady ke PI pun gak sampai nutup 1 lantai.
Tapi memang, James Riady kalo ke PI naiknya helikopter, gak pernah naik mobil