+ delapan tahun silam. Joohyun tidak berdaya. Joohyun tidak tahu harus berbuat apa.
Bahkan ketika Miss Irina tiba, Joohyun termangu seperti orang kehilangan akal. Tidak sanggup menatap gurunya, juga tidak mampu berkata-kata.
Pada akhirnya, hanya air matanya yang luruh. +
+ harinya. Sebab ketika Joohyun melewati taman, di sana ia menemukan siluet perempuan yang mirip dengan Sunhwa. Awalnya ia ragu karena hanya bagian punggung yang menghadap ke arahnya. Meski akhirnya Joohyun beranikan mendekat.
“Sunhwa?” tanyanya hati-hati. +
+ betapa tidak nyamannya seseorang harus memaksakan diri beraktivitas bila kondisi badan tidak sehat.
“Apa sekarang sudah baikan? Sudah periksa ke UKS?”
Oh, dia tidak terdengar berlebihan, ‘kan?
( @wolfandwinter )
@wolfandwinter Joohyun menaikkan alis. Tidak berekspektasi permintaan maaf akan keluar dari mulutnya.
“Eh, tidak apa-apa, Sunbae. Kalau sedang tidak enak badan apa, lebih baik istirahat saja.”
Sungguh, Joohyun bisa memaklumi. Terutama kalau memang sedang sakit. Bisa dibayangkan +