Boleh memuji junjunganmu setinggi langit, tdk ada yg melarang. Tapi jgn krn terlalu kagum pada satu orang, lalu Mas Gibran dibuat seolah-olah tdk punya kemampuan.
Ingat Budayawan Butet. Dulu Mas Gibran diremehkan saat debat cawapres menghadapi Mahfud MD. Kenyataannya? Justru Mahfud KO yg terlihat terpancing sampai emosional. 😏
Kita ini mencari pemimpin, bukan mencari juara lomba MC atau lomba pidato. Ada yg pandai merangkai kata, ada pula yg memilih membuktikan kemampuan lewat kerja.
Ada pepatah mengatakan, “Air yg tenang jgn dikira tdk berbahaya.” Artinya, jgn menganggap orang yg tenang & tdk banyak bicara itu lemah atau tdk punya kemampuan.
KARHUTLA BELUM HABIS LOH
SUDAH ADA ANGGOTA DEWAN YANG MAU NANAM SAWIT
BAYANGIN LOH, ANGGOTA DPRD, SEORANG WAKIL RAKYAT
Bukannya fokus ngawasin kinerja pemerintah dalam penanganan karhutla, malah dia sendiri yang mau bakar sisa lahan belum terbakar untuk DITANAMI SAWIT. GILAAAAAA !!!!
#PrayForKalimantan
Seorang guru di MAN 1 Cianjur dibuat panik saat melihat murid-muridnya pura-pura berkelahi hingga harus segera dilerai.
Setelah suasana tenang, barulah terungkap bahwa aksi tersebut hanyalah drama untuk memberikan kejutan ulang tahun kepada sang guru.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#InilahNews #Guru #Cianjur #Inilahcom
Warga menyambut Jokowi 🇮🇩 saat tiba di Pelabuhan Ropa, Ende, NTT. Setelah menyapa warga, Jokowi 🇮🇩 kemudian menuju ke kapal untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Palue, Sikka, NTT, (16/9/2026).
#Jokowi 🇮🇩 #palue#pedulintt
STILL THE ONE & ONLY ...
" Cacimaki, hinaan dan fitnah mana lagi yang belum pernah kalian (kaum pembenci) lontarkan padanya. Julukan, sebutan, panggilan pun label yg paling buruk & hina apa lagi yang blm pernah kalian sematkan padanya "
Pemimpin yang banyak dicaci maki ketika saat memimpin pun saat purna tugas
Dan bahkan sudah meninggalkan legacynya, Tapi masih banyak masyarakat yang merindukanya
Apakah pesan menohok soal cara "menyetir" bangsa ini bakal sungguh-sungguh diresapi dan diresapi oleh Istana, atau sekadar dianggap angin lalu sebagaimana kritik-kritik dari para ulama dan pakar sebelumnya ?
Ulama atau Kyai harusnya seperti ini, JUJUR, bukan jilat menjilat model si “Menag Kurus” itu.
Depan Prabowo dia ngomong blak-blakan, gak ada urusan dengan Buntet dan persetan protokoler basa-basi dan munafik, sorry yeee…!!