😳 Di Jepang katanya Islam dilarang ibadah di tempat umum.
Saking parahnya kelakuan sebagian warga Indonesia yang beragama Islam di Jepang, sampai larangan itu diterjemahin khusus ke bahasa Indonesia? 😭
Kocakkk.
"Yg keracunan sampai hari ini dari 3 koma sekian juta dibawah 200 orang. Yg rawat inap hanya 5 orang, jadi bisa dikatakan yg keracunan 0,005. Berarti keberhasilan MBG adalah 99.99%" - Prabowo
That’s an evil president! WALLAHI, WE’RE FINISHED
Buat kakak atau abang yang tadi ketinggalan HP di Stasiun KRL Rawa Buntu, HP-nya udah aku titipin ke petugas di sini ya, Kak.
Foto petugasnya juga udah aku kasih. Semoga postingan ini sampai ke orangnya dan HP-nya bisa kembali 🙏🏻
Ga terima karena dipecat secara sepihak, karyawan sebuah dapur SPPG di Sumut, membongkar kalau ayam di dapur SPPG tsb banyak yg busuk !!
TOLAK MBG !!
-------------------------
Pagii Sarapan
Disclaimer dulu, bukan melarang utk beli mobil dan gk ada yg salah Juga dengan membeli mobil.
Tapi, jangan sampai menyesal membeli mobil, bukan karena mobilnya salah, tapi keliru menghitung kemampuan finsial kita.
Karena mampu bayar cicilan belum tentu berarti mampu menanggung seluruh biaya setelah mobil masuk garasi. Sebelum mengambil keputusan besar, coba hitung bukan cuma harga belinya, tapi juga dampaknya ke tabungan, investasi, kebutuhan keluarga, dan kehidupan sehari-hari.
Gara-gara liat konten ginian baru sadar selama ini gue kalau ngikat barang asal-asalan banget asal kenceng doang 😭 Nyesel baru tau tutorial simpul tali kek gini 🪢‼️
BREAKING NEWS‼️
MBG pakai BORAKS‼️⁉️⚠️⚠️⚠️
Guru sudah mulai jadi "tumbal".
Empat guru SDN 58 Lengkese Kabupaten Takalar Sulsel, mencicipi menu MBG mengalami gatal dan pembengkakan di bagian mulut, Senin 21 September 2026. MBG dibatalkan, tidak dibagikan ke murid.
Dari uji lab 2 sampel makanan, salah satunya mengandung boraks.
Pak Dar, ditunggu komentarnya!
BREAKING❗
Suasana istirahat siang siswa MAN 1 Pati mendadak heboh pada Kamis (24/9) setelah ditemukan cacing air hidup yang merayap di wadah menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam video yang beredar, tampak cacing tersebut berjalan di sela-sela menu lontong pecel sayur yang baru saja dibagikan.
KERACUNAN MBG KAB BATANG JATENG.
• TK Al Ikhlas
• SDN 3 Bawang
• TK Pertiwi
• MA & MTs Sunan Kalijaga
• TK Kuncup Mekar
• TP Ananda
• Pos PAUD Anggrek Mas
• TK Qurota Ayun
• RA Al Hidayah
• MI Salafiyah Pasusukan.
Pak @prabowo Jumlah mencari 500 loh min @Gerindra
Breaking🚨
Diduga Keracunan MBG di kec. Bawang Kabupaten Batang❗
Info terkini, Tidak hanya anak-anak, lansia juga terkena dampak nya sampe kejang-kejang. Data korban sementara sekitar 500 an Orang.
Berikut Data Asal Sekolah/Posyandu :
• TK Al Ikhlas
• SDN 3 Bawang
• TK Pertiwi
• MA Sunan Kalijaga
• MTs Sunan Kalijaga
• TK Kuncup Mekar
• TP Ananda
• Pos PAUD Anggrek Mas
• TK Qurota Ayun
• RA Al Hidayah
• MI Salafiyah Pasusukan
Sc threads: @.ningrumwidyaa
Teman2 yang lagi cari rumah di Jabodetabek, bisa cek web buatan tim jurnalisme data @hariankompas ini. Di web ini ada data 37 ribu rumah, lengkap dengan lokasi, luas, harga, dan jarak ke pusat kota. Bisa filter berdasar penghasilan juga 😃
Cek di sini: https://t.co/wqQRkKNvKm
Bicara Kepada Prabowo, Pimpinan Gontor: Jika Apa yang Saya Makan Lebih dari Santri, Silakan Didemo
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, menegaskan komitmen kesederhanaan dan keikhlasan dalam memimpin pesantren di hadapan Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan saat Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur (19/9).
Di hadapan Prabowo dan ribuan hadirin, Kiai Hasan menegaskan bahwa pimpinan pesantren tidak boleh menikmati fasilitas yang melebihi para santri. Ia bahkan mempersilakan siapa saja untuk mengkritik hingga mendemonstrasinya jika terbukti hidup lebih mewah dari santrinya.
"Saya pengin menyampaikan kepada Bapak Presiden, boleh disaksikan. Kalau makan saya, pakaian saya, kendaraan saya, rumah saya, melebihi makanan santri, pakaian santri, kendaraan santri, rumah santri, protes boleh," kata Kiai Hasan dengan nada tegas.
Ia kembali menegaskan pernyataan tersebut untuk menunjukkan prinsip kesederhanaan yang dipegang teguh oleh Pondok Modern Gontor sejak awal berdiri.
"Saya ulangi, kalau apa yang saya makan, apa yang saya pakai, apa yang saya tempati, apa yang saya kerjakan lebih daripada santri, boleh diprotes, boleh dikritik, boleh didemo. Inilah Gontor, inilah Gontor," tuturnya.
Lebih lanjut, Kiai Hasan menjelaskan bahwa jiwa kesederhanaan dan pengabdian tersebut merupakan warisan dari para pendiri pesantren yang telah mewakafkan Gontor dengan penuh keikhlasan.