Hai, buat kalian semua yang belain si guru bergincu, yuk baca beberapa perspektif saya berikut ini:
1. Apa yang dialami oleh ybs saat ini adalah hukum tebar-tuai, netter tidak akan bereaksi andai video yang diunggah oleh diri sendiri tidak pernah eksis;
2. Ybs diberhentikan menurut saya berlebihan, harusnya dibina lebih dulu;
3. Jangan membandingkan KS yang dilakukan oleh straight maupun gay, karena keduanya sama2 tindak pidana;
4. Slide kedua itu fakta di lingkungan sekolah, coba kalian buka videonya dan perhatikan kalo guru itu ngaceng waktu ngegrooming;
5. Slide pertama memang terlihat foto biasa, tapi mengingat orientasi seksual ybs, kita harus waspada terhadap akrivitas ybs di lingkungan sekolah;
6. Postingan yang saya kutip ini captionnya REAL, karena terjadi pada kerabat saya sendiri, dan saya sempat memarahi ex gurunya waktu memaksa untuk bertemu anak dari kerabat;
7. Korban sodomi sangat berpotensi menjadi pelaku di lain waktu;
8. Kalian tengok video gay yang ngegrepe kontol ojol, kasusnya ada banyak sekali. Lalu, apa hubungannya dengan ybs? Dia lebih leluasa dengan anak-anak, tidak menutup kemungkinan ybs akan melakukan KS ke muridnya jika hasrat dia sudah memuncak;
9. Sekarang saya akan bicara soal abuse of power: masih ingat dengan mahasiswa (senior) yang maksa minta vn kentut? Yang kasusnya viral beberapa waktu yang lalu? Senior itu punya relasi kuasa ke juniornya yang sama2 sudah dewasa, apalagi relasi guru ke murid? Potensinya jauh lebih besar.
10. Banyak kasus KS/sodomi oleh orang dewasa (beberapanya guru) ke anak di bawah umur, korban diiming2i uang/jajan/bakal dibeliin hape baru. So, tidak menutup kemungkinan ybs bakal melakukan hal yang sama jika sudah gelap mata.
11. Kenapa atensi ke ybs lebih serius? Karena sudah banyak sekali tindak pidana sodomi yang dilakukan oleh gay/homo ke straight, terutama yang menyasar ke anak di bawah umur.
Atensi yang sangat keras ke ybs merupakan sebuah MITIGASI untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jangan nunggu "kejadian" dulu baru dikecam.
Kenapa tidak terjadi atensi yang sama ke pelaku straight? Karena sepemahaman saya, kita akan sulit mendeteksi jika pelakunya straight, karena kita pasti akan berpikiran biasa-biasa aja. Beda hal jika pelakunya gay, publik bisa dengan mudah melihat gerak-geriknya.
Ini konteksnya ybs belum melakukan KS ya, makanya tadi saya bilang kalo pemberhentian dia berlebihan padahal harusnya bisa dibina lebih dulu.
Intinya, sudah banyak sekali kasus KS yang dilakukan oleh gay di sini. Gak ada salahnya menaruh curiga kepada mereka, dan ini berlaku juga ke straight.
Kalian kalau punya temen yang sebulan bisa hookup sama 7 orang beda dari dating apps, PLIS MANFAATIN BUAT BACKGROUND CHECKING 😭
Gue tinggal kirim foto + “kenal ga?”
Literally temen gue DUTA WISATA dating apps. Review dari dia sejauh ini akurat semua anjir 😭
#intinyadeh suami selingkuh, ngakunya izin kuliah + kerja tp ternyata udh lama gak kuliah. Main Telegram (leomatchbot/anonymouse), ajak cewek2 utk HS. Total korban 250+ org.
Korban keguguran krn stress, gak ditemenin, nengok ke RS brg selingkuhan.
Ancam bunuh saat diviralkan.
‼️TW // RAPE, SUICIDE
#intinyadeh KS, anak perempuan (14) di Bandar Lampung, seorang artist, diduga jd korban kekerasan & TPPO oleh ortu & keluarganya.
> Diperkosa, dilecehkan, dianiaya ibu sendiri
> Di-gang rape oleh bbrp paman saat acara keluarga
> Dikasih sedative
(1/3)
Ngantri di famima, terus dapet tempat duduk sebelahan 2 mbak2 ... keknya anak kuliahan.
Gue overheard banget ..
"Halah silent majority-silent majority, bilang aja dongo ga punya argument buat nyanggah"
Gue seruput kopi less sugar gue. Manis rasanya tumben 🤌
Gw baru dapet insight yg lumayan nampar dari seorang psikiater.
Kalau lo ngerasa punya pattern kayak gini:
• Gampang banget baper
• Refleks menyendiri/ngilang pas lagi stres
• Perfeksionis parah, TAPI di saat yang sama hobi banget nunda kerjaan...