in the end I realized that everyone has their own problems. nothing is really small, nothing is really big. problems are problems. sometimes need to be solved right away, sometimes just need time to heal.
Jika dibandingkan waktu demo tahun lalu. Kita semua bisa cek CCTV, sampe ada ojol dilindes kendaraan taktikal pun langsung keliatan dari CCTV. Semua media berlomba2 menayangkan Breaking News Live.
Tahun sekarang? Cuma Kompas TV yang berani menayangkan aksi demo. Sedangkan media lain bungkam, udah dibeli oleh rezim. CCTV pun dimatiin.
Para pendemo dihalangi dan gak sampe ke titik orasi. Rakyat dibungkam bahkan sebelum sempat bicara. Ini bener2 ngeri sih.
Gimana? Udah berasa hawa orbanya?
Draft:
Selama aksi demo hampir tidak ada TV nasional yang meliput.
Tapi menjelang malam, ada massa yang tidak jelas tiba-tiba muncul dan mulai berbuat anarkis, TV mendadak breaking news, disiarkan secara live, dengan narasi seolah-olah inti dari demonstrasi adalah kerusuhan.
Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
Kenapa kita nggak boleh percaya sama rata-rata(mean) begitu saja?
Cerita 1 :
👱♂️ : Lapor, ada 10 siswa rata-ratanya 70.
🧔♂️ : Mayoritasnya berarti pada 70 ya?
👱♂️ : Nggak, sebenarnya 4 orang dapat 100.
🧔♂️ : Kok bisa gitu... Sisanya?
👱♂️ : 50 doang...
🧔♂️ : (termenung)
Cerita 2 :
👱♂️ : Pak lapor, di daerah X kepala keluarga punya penghasilam rata-rata 10 juta.
🧔♂️ : Dari berapa keluarga itu?
👱♂️ : 1000 kepala keluarga
🧔♂️ : Wah, daerah itu berarti pada makmur ya...
👱♂️ : Sebenarnya... data tersebut ada 10 kepala keluarga konglomerat, sisanya 990 kepala keluarga yang gajinya 1.000.000
🧔♂️ : (termenung)
Cerita 3 :
👱♂️ : Pak, kebetulan keuntungan ayam geprek mencapai 400.000/hari dalam seminggu.
🧔♂️ : Oke, besok jualan nasi goreng ya...
👱♂️: Eh bentar, tapi bapak perlu liat data perhari ini...
🧔♂️: Eh buat apa, 400.000/hari itu gede lho
👱♂️: Tapi, tergantung hari juga sih... senin-jum'at memang pada untung mayoritasnya di 500.000 terutama hari jum'at bisa 1,8 juta sih... tapi sabtu minggu ada rugi dan ruginya 500.000.
🧔♂️: Wah itu masalah dong kalau sampai rugi banget di sabtu/minggu.
Ada yang menasihati. Mau lewat jalur haram atau halal, rejeki kita sudah ditetapkan.
Kita tidak akan meninggal sampai semua rejeki kita diberkan.
Jadi, jika sedang di posisi dilema karena dapat tawaran pekerjaan yang prospek dan cuannya gede banget tapi haram, yakin saja saat memutuskan.
Misal ambil yang haram dan uang yang diperoleh sangat besar, maka rejeki lainnya akan berkurang. Misalnya kesehatan, ketenangan, anak, pasangan dll.
Misal ambil yang halal tapi uang yang diperoleh sangat sedikit, maka rejeki lainnya akan ditambah. Misalnya kesehatan, ketenangan, anak, pasangan dll.
Ambil halal atau haram, takaran rejeki kita sudah ditetapkan.
bukti nyata 1 langkah kecil bisa berarti besar..
meet Arief Kamaruddin
pemuda 34 tahun dari Ciliwung yang bikin gubernur Jakarta gelar rapat khusus soal ikan sapu-sapu
kenapa dia mulai gerak
> dari kecil hobi jala ikan
> dulu dapetnya udang atau lele liar
> sekarang isinya sapu-sapu semua
> spesies asli ciliwung hancur sisa 20 spesies
> sapu-sapu ini invasif dan nggak ada predator
cara kerjanya hardcore
> turun ke sungai 1-3 jam tiap hari
> kadang nyari sampe jam 2 pagi
> nyemplung ke air keruh beracun
> ngeraba akar pohon pake tangan kosong
> resiko: beling, paku, ulerdapet ikan, patahin lehernya, lalu kubur
impactnya nggak main-main
> viral sampe masuk podcast close the door
> gubernur dki langsung instruksi walikota
> dinas gelar operasi massal tiap jumat
> di jaksel kemaren tembus hampir 7 ton
> rilis warning bahaya makan sapu-sapu ciliwung
strateginya pinter
dia pake sapu-sapu cuma buat pintu masuk
tujuan utamanya nyentil isu sampah dan limbah
karena kalo bahas sampah doang publik gampang abai
dari jaring seadanya, dia sukses maksa birokrasi buat turun tangan.
di tempat kalian ada sosok
seniat ini nggak?
Clear ya, Ndut, siapa yang ngebunuh tengtaramu di Lebanon. Jadi kalo ditanya mereka gugur karena apa, jawabnya apa, Ndut @prabowo?
"DIBUNUH ISRAEL, SESAMA ANGGOTA BOARD OF PEACE!" 🫵🏻
UPDATE SITUASI HORMUZ:
12 jam terakhir mengubah segalanya.
– Iran MEMBUKA Selat Hormuz Rabu pagi di bawah gencatan senjata — dua kapal tanker minyak lolos dengan selamat
– Israel meluncurkan lebih dari 100 serangan ke Lebanon BERJAM-JAM kemudian — serangan terbesar sejak perang dimulai — korban tewas dilaporkan mencapai 300 orang warga sipil.
– UEA yang melakukan serangan terhadap fasilitas petrokimia di Pulau Lavan, Iran, di Teluk Persia. Insiden di Pulau Lavan terjadi kira-kira delapan jam setelah pengumuman gencatan senjata antara AS dan Iran.
– IRAN menegaskan AS telah dengan jelas melanggar setidaknya 3 poin: Gencatan senjata di Lebanon. Masuknya drone ke wilayah Iran dan Penolakan hak Iran untuk memperkaya uranium.
– Iran MEMUTUP KEMBALI Selat Hormuz — semua lalu lintas tanker BERHENTI
– Dalam situasi seperti ini, gencatan senjata bilateral atau negosiasi tidak masuk akal.
– Pasukan bersenjata Iran kini MENGIDENTIFIKASI SASARAN di dalam Israel — Shafaq News
– Harga minyak anjlok 19% pagi kemarin karena berita gencatan senjata — penurunan terbesar sejak 2020 — kini ketidakpastian KEMBALI dan naik kembali.
– Lebih dari 150 kapal terdampar pada puncak penutupan sebelumnya — lalu lintas ambruk dari 150/hari menjadi kurang dari 20
Gencatan senjata hanya bertahan 12 jam. Selat yang mengangkut 20% minyak dunia ditutup lagi. Tidak ada tanda-tanda pembukaan kembali.
So please next time you see things like this CHOOSE empathy
BLAME THE SYSTEM, NOT THE PERSON
Kalo sistemnya bener gaakan ada orang yang harus kerja sampe pingsan bahkan meinggal cuma buat bisa makan. Ini realita BANYAK orang di negara yang katanya ekonominya baik-baik aja. TAI
Yes membahayakan nyawa orang. Yes he could’ve died. But don’t blame these people for working hard. You should KNOW and UNDERSTAND what they’re going through.
Blame the fucking government. Orang-orang di luar sini nyoba sebisa mungkin untuk bertahan hidup.
Harap diingat, israel ini negara busuk pemilik rekor mematikan bagi jurnalis. Sudah lebih dari 100 jurnalis dibunuh oleh serangan israel.
Termasuk pembunuhan kpd jurnalis Reuters di Lebanon Selatan, Issam Abdallah. Kelompok jurnalis dlm rombongan Issam padahal sudah pakai rompi dan helm bertanda "PRESS" yg jelas tapi masih aja ditembaki oleh israel.
Bertanya mengapa media Indonesia nggak datang ke sana tapi israel tetap menembaki jurnalis itu bentuk kemunafikan yg nyata sih.
Lagian ngapain ke Lebanon Selatan kalau laporan2 jurnalis kerap disensor dan disetujui oleh militer israel sblm dipublikasi?
Tidak mau menyebut nama Palestina saat ditanya soal pembantaian di Gaza.
Tidak mau menyebut nama Israel sebagai yang bertanggung jawab atas kematian tentara Indonesia.
If it looks like a zionist, swims like a zionist, and quacks like a zionist, then it probably is a zionist.
Israel killed 3 Indonesian UN peacekeepers in South Lebanon.
They were wearing blue helmets.
They were in UN uniforms.
They were peacekeepers.
Israel bombed them anyway.
Not a peep in Western media.
Not a word from the international community.
Kick Israel out of the UN.
✅Bagi2 100 ribu kupon.
✅Setiap kupon berharga Rp 500 ribu.
✅Pos anggarannya? "Pokoknya ada."
Jika pemegang otoritas administratif tertinggi spt Sekkab dgn arogan dan enteng pakai frasa membunuh akuntabilitas kayak gini, berarti ada sinyal bahwa tertib administrasi negeri ini bisa dgn gampangnya diterabas demi kepentingan2 pragmatis.
Ngeri bener pengelolaan negara ini..
Lah?? Gak cuma Masjid al-Aqsa, Gereja Makam Suci di Yerusalem juga ditutup ama Israel, warga Kristen Palestina juga pada ngamuk, mereka mau masuk gereja ga dibolehin sama Zionis biadab.
Bukannya turut mengutuk Israel malah sibuk adu nasib.. Sehat lu?
This is a major violation of people’s right to practice their religion at one of their HOLIEST sites in their holiest month. Imagine the outrage if the roles were reversed. This should be an international story, but of course because it’s Israel, no one bats an eye