Coming out, di negara kita ini, saat ini, masih dihantui banyak risiko — keamanan dan keselamatan, stigma, dan masih banyak lagi.
Kita TIDAK WAJIB untuk come out. If you want to do it, do it in the time you think is the right time. Do not let anyone force you.
5. Give Them Time and Space
Kita sendiri perlu waktu untuk menerima diri kita, untuk memberanikan diri mengungkapkan jati diri kita ke mereka.
Beri mereka waktu untuk mencerna semuanya, untuk get over their expectations and get over the you they think they know.
@berhomonim Sama, aku juga pernah diusir karena alasan yang sama.
Justru karena itu, yang aku lakukan adalah berusaha selalu ada mendampingi mereka menjalani semuanya.
@berhomonim Yang jauh lebih berarti bagi mereka adalah kita, anak-anaknya, selalu ada buat mereka. I know you would think that if your father stopped smoking everything will get better, but I think it would make him even more bitter towards you.
@berhomonim Been there. Papa leukimia, mama kanker payudara. Selama empat tahunan, tiap pulang ke Jogja pasti ada nginep di RS.
Telling them to change their habit is useless. Talk them through. Communicate your worries, not your anger.