@sarahnatasyah_ Ini aga berlebihan,ada 4 arisan keluarga dan komitas keluarga yang aku ikuti,kalau bayarnya via transfer pasti di post di grup,dan ada 2-3 orang yang nunggak,dan biasanya itu yang ditanyakan pasti bendahara.
@GunRomli Ini namanya guru kencing berdiri,murid kencing berlari.
Legislatif, eksekutif, yudikatif semua korupsi,yang masih dikampus pun tidak ragu melakukannya.
@LambeSahamjja Semuanya bisa gampang,apalagi di era digital,permasalahannya memang niat dari awal itu bukan mensejahterakan rakyat,tapi bagaimana bikin proyek yang bisa mereka nikmati.coba kita cek kementrian paling korup di Indonesia,pasti kementrian yang urusannya "bantu rakyat" bagi2 duit.
@UmarHasibuan__ Setuju aja kalau makananya memang sehat,tapi dilapangan tidak sesuai slogan. Jadi stop aja,daripada cuma jadi ajang Bancakan para pejabatnya
@kompascom Mau bikin proyek Bancakan lagi bos ku?kalau mau semua subsidi dicabut,mbg di stop,uangnya kasih langsung ke orang nya,atau langsung kesekolah dan rumah sakit semua free.
@msaid_didu@AbrSamad Kalau kalian yang mengobok - obok Jokowi kalian katakan,mengungkap kebenaran, tapi kalau Jokowi melawan,kalian bilang kriminalisasi.
Kalau memang benar,ya lawan juga melalui proses hukum.
@DokterTifa Jokowi -vs Prabowo itu seimbang,tapi karena tidak ada indikasi ijasah Jokowi palsu,maka tidak pernah di angkat timses Prabowo,saya curiga masalah ini sengaja diangkat terus,ya untuk keuntungan Jokowi sendiri.
@DokterTifa Dari tahun 2014 isu ini sudah muncul,tahun 2019 muncul lagi.
Coba mari kita telaah,seandainya benar Jokowi pakai ijazah palsu,kenapa tidak dimanfaatkan oleh tim Prabowo?ngga perlu beliau harus menunggu 10 tahun untuk jadi presiden.mikir...