Kalau ada yang ga nyaman sama sambatan-sambatan akun ini, tolong unfol/BUB segera aja, sampai jadi 0 kalau perlu. Isi twit gw bukan pemuas kalian, gw pengen nyambat kerjaan, kalo lagi seneng ya pengen tumpahin ke sini juga (walau kalian ga seneng gw senengnya kenapa) 🙏
Daerah yang mati lampu terpantau pagi ini (Senin, 3 Agustus) dari laporan netizen di X/Twitter:
- Pamulang
- Pondok Aren
- Pondok Ranji
- Jombang
- Pesanggrahan
- Bintaro
- Ciputat
- Ciledug
- Larangan
- Cirendeu
- Rempoa
- Cipulir
- Cilandak
- Pondok Cabe
(Lanjut)
Untung Oregairu sekalipun pake judul Inggris, tapi bukan judul versi animenya yang sangat US-centric itu (cari aja arti SNAFU apaan dan sejarahnya wkwkwk)
Kalian suka judul buku dilokalin atau pakai bahasa Inggris (untuk buku yang aslinya bukan bahasa Inggris)?
Misalnya:
- Gagal Jadi Manusia vs No Longer Human (Ningen Shikkaku)
- Pangeran Cilik vs Little Prince (Le Petit Prince)
- Sang Penguasa vs The Prince (Il Principe)
- Trisurya vs Three-Bodies Problem (Santi)
- Tentang Kita yang Bertolak Belakang vs You and I are Polar Opposites (Seihantai na Kimi to Boku)
Chibi Maruko-chan worse, I guess. The studio become vendor for almost every single TV station because the cheapest rate that is inhumane for their same team of 19 voice actors to done up to 15 episodes of a title in a day.
But well, we shouldn't dub except those four, no?
Darmawan won't ever come back to voice Patrick because contract breaching, and those 8 VAs used by M*C in-house studio back in 2006 will never get their justice after become that company's cashcow. I hated that to the point I won't watch SpongeBob dubs ever again.
Dulu, pernah ada ibu yang hamil tua di Karimunjawa. Ada puskesmas di sana, tapi tak memadai, jadi dirujuk ke Jepara.
Karimunjawa ke Jepara harus naik kapal, sekital 90 mil.
Susah payah mencari kapal, akhirnya persalinan di tengah laut. Anaknya meninggal.
Tapi presiden kita lebih memprioritaskan:
- MBG
- KDMP
- URI
- Sekolah Rakyat
Potensi ini ada karena populasi besar, potensi itu ada karena populasi disabilitas penglihatan besar, tapi ya cuma jadi potensi. Pasar mayoritas tetap berkata sebaliknya. Jadinya enggak akan tersentuh dan kita pun enggak dapat transfer ilmu.
Entah kenapa, gue rasa yang harusnya berserikat dan pasti akan didukung pasar itu Thailand, bukan Indonesia.
Berserikat begini kalau enggak ada kebijakan pelindung untuk proteksi arus pekerjaan, yang ada malah bakal berkurang drastis kerjaan kita. Kan tahu sendiri pasarnya. 🙃