GUYS JANGAN BERHENTI DI KAMU ‼️
alihin fokus dari mahasewa sari dan bayu dulu yuk, hari ini MASIH ADA YANG TURUN AKSI dari temen-temen @climate_rangers tapi algoritmanya jelek banget karena pada fokus ke mahasewa itu ih sebel 😭✊🏻
#INDONESIASADAR
emang keren banget dah ini anak trisakti, bisa bisanya malah teriak "LU SIAPAAA" terus ngga lama ada yang manjat dan ambil mic nya 😭😭😭 keren nya KEREN BANGET
Setuju ustadz, atas kebiadaban ini tidak cukup dengan permohonan maaf. Kapolda harus dicopot, lanjutkan reformasi Polri yang tertunda semasa Listyo Sigit. Jangan lagi gunakan SOP cara zionis seperti IDF di Indonesia.
Pihak mahad atau pesantren khusus putri di Desa Laban, Sukoharjo, yang digeledah polisi pada Selasa (27/10/2026) dini hari, mengaku kaget lembaga mereka dihubungkan dengan kasus teror terhadap warung daging babi.
Anak-anak perempuan di bawah umur ketakutan ditodong senjata.
Sampai hari ini belum terlihat klarifikasi resmi dari pihak polisi. Mohon @DivHumas_Polri segera berikan tanggapan dan kejelasan terkait tindak berlebihan aparat ke pesantren hingga membuat wanita di bawah umur dan dewasa beserta balita mengalami trauma.
Ayo bantu sebarkan dan viralkan agar Pak Kapolri @SuyudiArioSeto benar² memberikan atensi terhadap permasalahan penggerebekan pondok pesantren khusus wanita yang dilakukan pada dini hari oleh jajaran Polda Jateng.
@ainurohman Pura² ngomel aja ini mah pak, lg jalanin skenario "SEKEDAR MENGINGATKAN".
basi.
Tar juga di WA, "kyak gitu udah oke ya A' gk berlebihan kan A', aman ya A"
SURAT TERBUKA UNTUK KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, JENDERAL POLISI SUYUDI ARIO SETO @SuyudiArioSeto
Tentang Penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh
Bapak Kapolri yg saya hormati,
Saya menulis surat ini sebagai warga negara yg masih menaruh harapan besar pada institusi yg Bapak pimpin. Baru sebulan Bapak memegang amanah ini. Justru karena itu, saya berharap surat ini sampai kepada Bapak sebagai pengingat sejak awal: bahwa wibawa polisi tidak lahir dari laras senjata, melainkan dari rasa aman yg dirasakan rakyat paling lemah, termasuk anak-anak perempuan yg sedang tidur di asramanya.
Pada Selasa dini hari, 27 Oktober 2026, aparat gabungan Polda Jawa Tengah dan Polres Sukoharjo melakukan penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an, Desa Laban, Mojolaban. Menurut kronologi resmi yg disampaikan pengurus pondok melalui surat edaran tertanggal 29 Oktober 2026, inilah yg dialami para santriwati dan ustadzah:
1. Sekitar pukul 03.20 WIB, pintu pondok didobrak saat para santriwati masih tertidur. Mereka ditarik keluar dan ditodong laras panjang dalam keadaan belum mengenakan jilbab dan pakaian yg semestinya.
2. Seorang santriwati yg sendirian di ruang belakang disuruh tiarap, tubuhnya dibolak-balik, wajahnya dicengkeram, lalu dibentak berulang kali dengan pertanyaan apakah ia laki-laki atau perempuan, sambil diminta memperlihatkan rambutnya di bawah todongan senjata.
3. Para santriwati, termasuk anak di bawah umur, diinterogasi di Polsek Mojolaban lalu Polres Sukoharjo tanpa didampingi wali maupun kuasa hukum. Mereka sempat menahan lapar berjam-jam sebelum diberi makan.
4. Dua balita anak ustadzah ikut terdampak. Seorang anak usia 5 tahun sempat terpisah dan baru ditemukan serta diantar warga ke rumah kakeknya.
5. Menurut pengurus, uang, emas, sepeda motor, telepon genggam, komputer, serta perlengkapan panahan dan drone untuk ekstrakurikuler disita dengan nilai sekitar Rp50 juta, tanpa surat penyitaan yg diterima pemilik barang hingga surat edaran itu ditulis.
Saya juga telah membaca keterangan Kapolres Sukoharjo kepada media, bahwa penggeledahan ini bagian dari penyidikan kasus pembakaran sebuah warung, bahwa mereka yg diamankan berstatus saksi, dan bahwa semuanya telah dipulangkan. Keterangan itu justru menambah pertanyaan saya: jika mereka hanya saksi, mengapa anak-anak perempuan diperlakukan seperti tersangka teroris yg paling berbahaya?
Saya tidak berada di lokasi malam itu, dan saya tidak meminta Bapak menerima begitu saja satu versi cerita. Yg saya minta adalah agar setiap pengakuan di atas diperiksa secara jujur, terbuka, dan oleh pihak yg independen.
Bapak Kapolri,
Bayangkan mereka adalah putri Bapak sendiri. Terbangun oleh suara pintu didobrak, belum sempat menutup aurat, lalu melihat moncong senjata di depan wajahnya. Bagi seorang muslimah, auratnya adalah kehormatannya. Bagi seorang anak, malam itu bisa menjadi luka yg ia bawa seumur hidup. Trauma seperti ini tidak ikut pulang bersama surat pemulangan.
Saya tidak membela siapa pun yg bersalah. Jika ada pelaku pembakaran, silakan diusut tuntas dan dihukum seadil-adilnya. Penegakan hukum adalah tugas mulia. Namun hukum yg ditegakkan dengan melanggar hukum hanya akan melahirkan ketidakpercayaan baru. Undang-undang kita sendiri mewajibkan penggeledahan disertai surat perintah, penyitaan disertai berita acara, dan anak yg berhadapan dengan hukum didampingi orang tua atau pendamping. Perempuan semestinya diperiksa oleh polisi wanita, dengan menjaga martabatnya.
[BERSAMBUNG]
MERINDING ASLI😭
GUA FIKIR ABANG ITU STAND ALONE.
TERNYATA BANYAK JUGA YG IKUT BARENG DIA🔥🫵
RESPECT BANGET ASLI SAMA ORANG-ORANG YG MASIH MAU BERSUARA . PROUD OF U 🫶
Ustaz Felix Siauw ikut MENGECAM aksi PENGGEREBEKAN Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo, Jawa Tengah.
Bukan hanya salah sasaran, penggerebekan ini juga dinilai biad4b!
Gimana enggak, penggerebekan di pesantren khusus perempuan itu dilakukan polisi setempat pada dini hari dengan senjata lengkap.
Kasus apa? Jadi belum lama ini, ada pembakaran warung mi babi. Walau tersangkanya udah ditangkap, polisi masih nyari tersangka lain.
Pada akhirnya belasan santriwati yang sempat diamankan untuk dimintai keterangan dibebaskan karena terbukti tak bersalah~
Kok bisa pihak kepolisian nggak tau siapa yang digerebek sampai salah sasaran? Komunikasi mereka pun dinilai buruk karena menyebut busur dan anak panah untuk olahraga sebagai barang bukti senjata tajam. Hal-hal itulah yang disoroti Ustaz Felix.
Yang bikin Ustaz Felix semakin geram, kok mereka nggak melakukan hal yang sama pada PEMBAKAR HUTAN?
Terakhir, Ustaz Felix Siauw berharap ada langkah tegas dari Kapolri untuk memecat dengan tidak hormat semua anggota yang terlibat dalam penggerebekan tersebut.
Netizen pun sepakat. Penggerebekan ini menurut mereka kejamnya udah setara zi0nis! 😖
please guys bantu up ini!!!
ini perempuan loh dini hari digrebek aparat dlm keadaan mereka belum pake baju yg menutup aurat mereka. diseret paksa, diancem pake senjata laras panjang, disita pula harta bendanya😭😭😭
tolong akun akun yg biasa speak up soal perempuan juga bantu share. ini safe space wanita didobrak laki laki????
BREAKING 🚨🚨
PEREMPUAN DINI HARI DI GREBEK LAKI-LAKI DEWASA!!
BANTU UP GUYS 🙏
@DIVISIPROPAMPOLRI KENAPA YANG DI GREBEK PONDOK PUTERI YANG ISINYA PEREMPUAN SEMUA, ANGGOTANYA NGGAK PUNYA AKAL KAH PAK SAMPE SEGITUNYA?! AURAT MEREKA KEMANA², BELUM MENGENAKAN HIJAB DAN PAKAIAN YANG SEMESTINYA. LOGIKA AJA INI PEREMPUAN, SANTRI LAGI YANG NOTABENE KEGIATAN NYA DI DALEM PESANTREN DOANG. YA ALLAH 💔 LAKNATULLAH YA POLISI YG TUKANG MALING DAN INTIMIDASI 😡