Lu mau tau gak gobloknya narasi lu di mana? Ada murid yang suka dan merasa terbantu dengan MBG, tapi difarming bahwa MBG itu berhasil. Padahal, kalo lu pinteran dikit, postingan lu ini bisa dijadikan kunci buat evaluasi ulang program MBG. Sini, biar gue bantu jelasin:
1. Murid yang merasa terbantu dengan adanya MBG didata, mereka berasal dari keluarga miskin/menengah/kaya;
2. Dengan data yang didapat di poin 1, kelompokan data per kelas ekonomi-tingkat kepuasan;
3. Jika rata2 yang merasa terbantu adalah kelas miskin, maka program wajib tersegmentasi bagi murid tidak/kurang mampu;
4. Kenapa MBG harus dievaluasi ulang dan segmentasi penerimanya hanya kelas kurang/tidak mampu? Karena itulah problema yang harus diselesaikan oleh pemerintah;
5. Apa yang akan terjadi jika penerima MBG hanya dari kalangan kurang/tidak mampu? Porsi anggaran berkurang, negara bisa hemat hingga ratusan triliun per tahun, APBN kembi sehat, penerima manfaat jadi tepat sasaran, hingga meminimalisir potensi korupsi oleh pemilik dapur;
6. Jika penerima manfaat sudah "targeted" ke murid dari kelas kurang/tidak mampu, apa langkah selanjutnya yang harus diambil oleh pemerintah?;
7. Perluas lagi sasarannya ke HANYA penderita stunting/gizi buruk, sedangkan ibu hamil diberikan paketan MBG yang berbeda (produk khusus selama masa kehamilan untuk membantu pertumbuhan/kesehatan janin; bukan makanan berat yang berpotensi terdapat kandungan racun);
8. Jika pemerintah mampu melakukan poin 1-7, gue yakin Prabowo bakal dapat banyak pujian bahkan dari orang2 yang sebelumnya ngasih kritikan keras ke program MBG.
Tapi yang jadi pertanyaan, apakah Prabowo mampu dan berani untuk evaluasi ulang (total) programnya, termasuk pengurangan jumlah insentif per hari bagi pemilik dapur?
@yolkyakarta Art dipanggil mbak/teteh atau sebutan lain untuk perempuan itu biar kita tuh punya adan juga ke art kita, biar sopan juga kalau minta tolong manggil "mbak tolong" atau "teteh tolong".. itu sama aja kyk unggah ungguh ke org lain bukan jadi sebutan saklek untuk art 😑
Gua tau dari dosen gua sekaligus dekan, kalo UI kehilangan 500M dari mendikiti gara-gara MBG, jadi untuk menutupi dana tersebut apa-apa dinaikin, dan apa-ala disewakan. Bukan salah UI sepenuhnya, salah MBG!!‼️‼️
Cost MBG 1 hari: 1 Triliun
Cost per semester di UI/orang (estimati tertinggi): 15jt
1T/(15jt*8semester) = 8300
Hanya dengan stop MBG selama 1 hari, ada 8300 orang yang bisa kuliah hingga S1. Tapi karena rezim gamau rakyatnya pinter sih.. Mau dikatakan apa lagi...
ugm_fess ugm_fess haloo, aku ada info kost putri daerah pogung gang sebelah pizza hut jakal bawah, harga 800 ribu include listrik, kamar mandi dalam, ada dapur dan kulkas bersama, masing masing anak pegang kunci gerbang. Dekat dengan halte TJ. Saat ini ada 2 kamar kosong. Coba cek aja “Kost Putri Jakal Jogja” di sana juga ada no wa ownernya.
"kamu harus pinter masak ce buat suamimu nanti" why? Mereka ga punya tangan?
"pake BH ce. Belum nikah udah kendor nanti cari suaminya gimana" why? Bukannya kalo ga terima apa adanya gausa nikah?
??? Like ok. Semua omongan nyokap bisa gw bantah. Orang aneh.