Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
Pak Kumis ini mau terlihat savage dengan mengambil angle “wartawan tidak kompeten”
Begini nih kalau biasa debat sama orang yg IQ 78, dikira semua rakyat IQnya sama kali
Wartawan itu kompeten, sebagai wartawan.
Bukan sebagai ahli gizi, supply chain, dll.
we get bachelor degree at very young age but we can do nothing with it because our job market sucks and our government full with people who don’t even have degrees
bodoamat mau dibilang masih sakit hati atau gamon karna masih bahas perkara 01 02 03,
kalau kalian gak ignorant dan fomo, our country wont over this most chaotic.
kurs dollar gila-gilaan, harga sembako naik, job market ancur.
Sebuah percakapan yang sudah sering kita temui saat ini tentang pak Bowo & Tedi (Bo-Ti), lihat kutipan post dibawah ini , volume suara di keraskan 🔊 ya, biar jelas.
Jadi presiden tolol bgt kan gaadil gue lamar kerja harus kuliah, cari ilmu sama sini tp susah bgt dapet kerja. Lah ini presidennya tolol bgt gara2 lu nih susah cari kerja bahlul
Pecah.. pecah… !
ini yg paling pecah gaess.
Saya gak takut punya jabatan tp nyapres 4x
Sy gak punya apa2, tapi hartanya 2T.
Met malam minggu semua.. maaf komennya yg teratur dan santun gaess..🙏😃
Kredit: bang Andreyasn