Kalian tau gak sih kenapa saya gak pernah suka dengan gaya kepemimpinan KDM? Salah satunya ya ini, dia melakukan groundbreaking proyek yang 75% keuntungannya mengalir ke entitas asing, sedangkan masyarakat lokal yang menanggung dampak buruknya.
Waduk Jatiluhur menyuplai sekitar 80% kebutuhan air bagi warga Jakarta melalui jaringan perpipaan, sedangkan kita semua tau bahwa pembangunan data center AI ini akan memakan banyak air yang sumbernya dari waduk Jatiluhur.
Kenapa saya bilang "dari waduk Jatiluhur"? Karena lokasi gedungnya hanya 5 km dari waduk, dan anehnya kajian ilmiah untuk proyek ini tidak terpublikasi secara transparan.
Bayangkan, data center AI yang memakan air untuk operasionalnya, dibangun tidak jauh dari waduk yang 80% airnya dikonsumsi oleh warga Jakarta. Apakah KDM sengaja menciptakan krisis air konsumsi bagi masyarakat? Sedangkan efek domino ketika dampak sudah terasa, tentu akan terjadi aksi protes yang bisa saja berakhir dengan kekerasan.
Saya sih masih penasaran, KDM meresmikan skala besar proyek ini tuh udah baca kajian ilmiahnya secara lengkap, atau hanya modal percaya dengan bisikan ghaib?
Apakah pemimpin serampangan gini yang kalian inginkan?
Warga STOP dulu ngomongin ARTIS!
• Ukraina nyerang kilang minyak di Moscow
• Timur Tengah makin memanas
• USA dan Iran eskalasi makin tinggi
• Israel terus gempur Palestine dan Lebanon.
• Selat hormuz, bab al-mandab ditutup,
• Kilang minyak rusia dirusak.
• Kemungkinan harga minyak bumi akan mahal dan langka
• Negara-negara Eropa sedang bersiap untuk keadaan darurat
• Kekeringan dan kebakaran di mana-mana
• Presiden kita Prabowo
• Menlu kita Sugiono
• Mentri ESDM kita Bahlil.
• WAPRES KITA GIBRAN!
�� SOS KALIMANTAN
WORLD, PLEASE LOOK AT THIS!
19 SEPTEMBER 2026 🇮🇩
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan bukan lagi cerita lokal.
Sudah berminggu-minggu api membakar.
Asap menyelimuti permukiman.
Kualitas udara memburuk.
Dan dampaknya mulai menyeberangi batas negara.
Reuters melaporkan asap dari kebakaran Indonesia telah berdampak ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Laporan kawasan juga menunjukkan kabut asap lintas batas telah mencapai Singapura hingga selatan Vietnam.
Artinya, asap tidak berhenti di garis batas Indonesia.
ASAP TIDAK PUNYA PASPOR.
Hari ini Kalimantan.
Besok wilayah lain bisa ikut menghirup dampaknya.
Dan sekarang, di Ray 3, Desa Puntik, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, karhutla dilaporkan semakin mendekati rumah warga.
WARGA SUDAH DI DEKAT API.
Pertanyaannya
HARUS MENUNGGU RUMAH WARGA TERBAKAR DULU BARU NEGARA BERGERAK?
Kepada media internasional:
@Reuters
@AP
@BBCWorld
@CNN
@AJEnglish
@AFP
@guardian
@nytimes
@dwnews
@ChannelNewsAsia
@SCMPNews
@AlJazeera
@elonmusk
Tolong lihat Kalimantan.
Tolong liput.
Tolong sebarkan.
Kepada lembaga internasional
@UN
@UNEP
@UNHumanRights
@UNFCCC
@WHO
@WMO
@ASEAN
Kami tidak meminta dunia mengambil alih Indonesia.
Kami meminta dunia MELIHAT.
Karena ketika asap sudah menyeberangi batas negara, ketika kualitas udara memburuk, ketika warga mulai terdampak dan ketika api semakin dekat dengan permukiman, persoalannya tidak lagi bisa dianggap sebagai sekadar kebakaran biasa.
IRONISNYA...
Dunia setiap tahun berbicara tentang perubahan iklim, perlindungan hutan dan emisi karbon.
Tapi di Kalimantan, warga justru sedang berjuang mendapatkan sesuatu yang jauh lebih sederhana:
UDARA YANG BISA DIHIRUP.
Kepada pemerintah Indonesia
Jangan tunggu dunia ramai memberitakan baru bergerak.
Jangan tunggu negara tetangga protes.
Jangan tunggu bandara terganggu.
Jangan tunggu sekolah diliburkan.
Jangan tunggu rumah warga terbakar.
DAN JANGAN TUNGGU KORBAN BERJATUHAN.
API TIDAK MENUNGGU RAPAT.
ASAP TIDAK MENUNGGU KONFERENSI PERS.
WARGA TIDAK BISA MENUNGGU SAMPAI MUSIM HUJAN.
Jika kemampuan di lapangan terbatas, kerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
Jika membutuhkan bantuan, buka ruang koordinasi dan kerja sama.
Jika ada dugaan pembakaran ilegal, usut.
Jika ada perusahaan atau individu yang terbukti melanggar, tindak.
Jangan hanya sibuk mencari siapa yang akan disalahkan setelah semuanya terbakar.
🔥🌳
KALIMANTAN BUKAN TITIK KECIL DI PETA.
DI SINI ADA MANUSIA.
DI SINI ADA RUMAH.
DI SINI ADA SEKOLAH.
DI SINI ADA HUTAN.
DI SINI ADA KEHIDUPAN.
WORLD, PLEASE WATCH KALIMANTAN.
#SaveKalimantan
#KalimantanBurning
#IndonesiaForestFire
Keluarga yg rakus kekuasaan dengan modal pencitraan dan tabur pesona sana sini.
Indonesia negara demokrasi,siapa saja boleh, jika rakyat yg menginginkan.
Yes tapi 60% rakyat Indonesia miskin dan berpendidikan rendah.
Mereka gak ngerti itu demokrasi.
Mereka gak ngerti itu program.
Mereka juga gak ngerti itu inflasi.
Bahkan mereka gak ngerti kalau sembako plus 100K yg kalian berikan akan dicicil selama 5 tahun melalui berbagai macam pajak yg harus mereka bayarkan.
Kondisi Inilah yg dimanfaatkan keluarganya Jokowi untuk terus berkuasa atas negara ini,sementara rekam jejak pendidikan mereka bermasalah.
Biadab bukan?
OTOT Politik 2029
Sudah direncanakan, dan jalan pelan-pelan: 2027, 2028, 2029
ONGKOS: Dana daerah, dana pendidikan, dana kesehatan, patriot bond
LOGISTIK: MBG
GUDANG: Kopdes
Operator: Parpol, Ormas, Aparat
LALU MEREKA BERKUASA BUAT APA?
JELAS BUKAN BUAT RAKYAT
😱😱😬😬😡😡👇👇
A lot of people still think that the people of Pompeii turned into stone, but they actually didn’t. In 79 AD, Mount Vesuvius erupted and they were buried under ash.
Over time, their bodies decayed and left empty spaces in the ash. Later, archaeologists poured plaster into these spaces, and that is how the human-shaped casts we see today were made.
@ardisatriawan kalo MBG tak bermasalah, kenapa anda bisa sampai di posisi ini? menggantikan Dadan, lalu Nanik? kepala ampe copot 3x berarti kan bermasalah
kok ga masuk otaknya
minimal itu lho keracunan ribuan atau puluhan ribu, tak bermasalah gmn yak dar sudar😭
pidato menkeu yang baru :
"Apbn sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalan program program prioritas pemerintah....."
Tamatlah sudah alkisah kami 😂
INFO A1
• Purbaya tiba-tiba diganti kabarnya pemicunya bukan soal kinerja.
• Pada 10 September, Purbaya melakukan pergantian sejumlah pejabat eselon II dan III di DJP dan Bea Cukai.
• Masalah muncul karena dua Dirjen disebut tidak sepakat dengan nama-nama yang ditunjuk Purbaya.
• Bahkan, pejabat yang sudah dilantik kabarnya dilarang datang.
• Internal memanas. Suahasil turun tangan untuk meredam konflik.
• Dua Dirjen yang berseberangan dengan Purbaya disebut merupakan orang-orang pilihan Prabowo.
BOCOR WAK
PURBAYA TIBA-TIBA DIGANTI. APA YANG SEBENARNYA TERJADI?
Ini bukan sekadar pergantian Menteri Keuangan.
Ada rangkaian kejadian yang waktunya menarik untuk diperhatikan.
Beberapa hari sebelum dicopot, Purbaya Yudhi Sadewa melakukan perombakan besar-besaran di lingkungan Kementerian Keuangan.
Sekitar 350 pejabat eselon II, III dan IV disebut ikut terkena rotasi dan mutasi. Perombakan itu mencakup lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.
Lalu...
14 SEPTEMBER 2026.
Tiba-tiba Purbaya dicopot dari kursi Menteri Keuangan.
Digantikan oleh Suahasil Nazara.
Pertanyaannya
APA YANG SEBENARNYA TERJADI DI BALIK LAYAR?
Beredar informasi bahwa perombakan pejabat tersebut menimbulkan ketegangan internal.
Disebut-sebut ada pejabat tinggi yang tidak sepakat dengan sejumlah nama yang dipilih Purbaya.
Bahkan muncul kabar bahwa sebagian pejabat yang sudah dilantik kemudian menghadapi persoalan internal.
TAPI INI PENTING
Kabar mengenai konflik tersebut BELUM DIKONFIRMASI secara resmi.
Jadi jangan buru-buru menyimpulkan bahwa itulah alasan Purbaya dicopot.
Sebab sampai sekarang pemerintah belum menjelaskan secara spesifik alasan pergantian Purbaya.
Yang diketahui publik adalah
Purbaya baru sekitar satu tahun menjabat.
Ia melakukan perombakan besar di internal Kemenkeu.
Kemudian secara mendadak diganti.
Dan kursi Menkeu kembali diberikan kepada Suahasil Nazara, sosok teknokrat yang sudah lama berada di lingkungan Kemenkeu.
Ada satu fakta lain yang juga menarik.
Sebelum dicopot, Purbaya terlibat dalam kontroversi mengenai rencana transfer Rp120 triliun dari Danantara ke pemerintah untuk membantu target fiskal.
Namun pihak Danantara kemudian menyatakan tidak ada rencana seperti yang diumumkan Purbaya tersebut.
Jadi sebenarnya ada beberapa kemungkinan yang perlu dipisahkan
APAKAH PURBAYA DIGANTI KARENA KINERJA?
APAKAH KARENA ARAH KEBIJAKAN FISKALNYA?
APAKAH KARENA KONFLIK INTERNAL DI KEMENKEU?
ATAU ADA FAKTOR POLITIK DAN KEKUASAAN YANG BELUM TERBUKA?
Sampai sekarang kita belum punya bukti untuk memilih salah satunya.
Tapi satu hal jelas
PERGANTIAN INI TERJADI DI MOMEN YANG SANGAT MENARIK.
Dan publik berhak mendapatkan penjelasan.
Karena kalau seorang Menteri Keuangan dicopot secara mendadak setelah melakukan perombakan besar-besaran di kementeriannya, rakyat wajar bertanya:
APA YANG SEBENARNYA TERJADI?
Jangan sampai publik hanya disuguhi pergantian nama.
Kita juga perlu tahu wak
APA ALASANNYA?
SIAPA YANG MEMINTA?
DAN KEBIJAKAN APA YANG AKAN BERUBAH SETELAH PURBAYA PERGI?
Karena yang dipertaruhkan bukan cuma kursi seorang menteri.
YANG DIPERTARUHKAN ADALAH ARAH KEUANGAN NEGARA.