Selain memiliki aroma dan cita rasa yang khas, kopi semang dari Desa Batu Ampar dan Desa Pungguk Meranti yang diluncurkan oleh Koppi Sakti Kepahiang juga dinilai memiliki cerita “istimewa” yang layak untuk diapresiasi.
https://t.co/U3iuVEAHEN
“Menurut kami, kebijakan secara khusus untuk perempuan tersebut akan menjadi bukti dari kewajiban Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk melindungi, menghormati dan memenuhi hak-hak perempuan terkait hutan,” ujar Neneng.
https://t.co/tfMSqtj5mS
Pemberian harga yang lebih tinggi tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya perempuan petani kopi melawan krisis iklim sekaligus melestarikan satwa liar dan menjaga tradisi luhur.
https://t.co/dWVPewWwmQ
Women in Pal VIII Village, Rejang Lebong District, Bengkulu Province cultivated torch ginger (wild food) in Kerinci Seblat National Park/World Heritage Sites area to build food security and protect women's health..
@SIANIAgri@ntfp_ep@GAGGA_Alliance https://t.co/ecns109Ibx
This partnership agreement made the Maju Bersama KPPL the first women’s group in Indonesia to successfully fight for the rights to participate in forest conservation.
https://t.co/1s6CnOBBkL
@earthjournalism@IUCN_forests@FAOForestry@unescojakarta
Discussing plan to facilitate the Bengkulu Regional Alliance Meeting for Green Action and Gender (BRAGGA) for women groups in Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma and Kaur District in mid-August 2020.
@ntfp_ep@GAGGA_Alliance@both_ends