ㅤㅤ
Seekor makhluk monster yang tidak begitu jelas bentuknya keluar dari balik barang-barang disana. Para peserta langsung berteriak dengan panik dan bersiap untuk melarikan diri. “Jangan lari, teman-teman kita disana. Kita harus melawannya!”
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Ketika senter dinyalakan, dapat dilihat bahwa isi dari tempat itu terdapat banyaknya lukisan juga patung yang terlihat aneh. “Strange…” gumamnya, namun tiba-tiba ada saja yang memecah keheningan mereka, sebuah geraman kuat diantara mereka.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
“Tetaplah berhati-hati, waspada selalu.” ucapnya lagi, kini mencari senter di dalam tasnya sebagai alat bantu cahaya mereka. “Bagi kalian yang membawa senter, kalian pun boleh mengeluarkannya.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
Di dalam terlihat gelap, tidak begitu berdebu sepertinya karena tempat itu sering dikunjungi. Derap langkahnya mulai melangkah masuk ke dalam tempat tersebut, terasa lembab, dingin dan sangat minim cahaya.
ㅤㅤ
ㅤㅤ
ㅤㅤ
“Times up!” ucap Wednesday yang memecah keheningan, sudah kurang lebih sejam mereka beristirahat, sepertinya sudah cukup. Dan sekarang waktunya mereka kembali bergerak, mereka akan memasuki tempat yang sedari tadi di nanti-nanti oleh sang puan.
ㅤㅤ
ㅤㅤ