Gimana nggak lepas, wong kayak Provedel aja yang harganya mungkin kurang dari 5 juta euro, nggak selesai-selesai😁 Pertimbangan matang itu bagus, tetapi mikir kelamaan nggak bagus. 😁
Il Como, stadio da 15mila posti, 60 milioni di fatturato, bilanci in negativo per decine di milioni, ha tirato fuori in 12 ore 60 milioni per un giocatore L'Inter, stadio da 75mila posti, 450 milioni di fatturato medio consolidato, bilancio in attivo, non compra un cane che costi più di 25 e anzi...è un mese che tratta un portiere da 3/4 milioni cercando di risparmiarne 1.
It’s slowly and slowly frustrating me. To get treated like the BIG Club you are, you have to move and act like the BIG Club you are.
Time and time again, inter and the board go half hearted into transfer targets. If you are a big club you make it simple.
You find your target. You make the deal simple and easy and keep it moving. What’s with this annoying “45+5” and always trying to be 5M cheaper?
Im not saying we should go and spend overpriced but god sake if you can’t afford don’t waste your time!
Utk kasus Palestra gw sependapat. Tapi, pola Inter dlm merekrut pemain nggak hanya di Palestra. Beberapa tahun ini selalu terjadi di Mercato. Gw berharap sih nggak terjadi panic buying karena kebanyakan tidak sesuai harapan. Arnautovic dan Correa contohnya
Pendapat direktur Sportitalia, Michele Criscitiello tentang gagalnya Marco Palestra ke Inter:
"Mereka mengatakan Inter tertidur, tetapi menurut saya tidak. Kesalahan satu-satunya adalah berani menawarkan 50 juta euro. Palestra adalah pemain hebat dan masa depan sepak bola Italia, tetapi dia tidak bernilai 50 juta euro saat ini,"
"Harganya saat ini hanya berkisar 30-35 juta euro. Jika Anda membayar 50 juta euro, Anda telah membayar terlalu mahal. Jika Anda membayar 62 juta euro, maka itu tidak kompeten. Itu benar-benar gila, mengartikan anda tidak mengerti sepakbola." tegasnya.
Tweet hiburan ..
Inter memberitahu Aleksandar Stankovic bahwa Brentford dan Tottenham memberikan tawaran kepadanya dengan penghasilan yang lebih tinggi dari yang diberikan oleh klub.
Stanko sangat jelas dan tegas, tujuannya musim ini bertahan dan merebut satu tempat dibawah asuhan Cristian Chivu.
Sky Sport Italia
Kalau gw menyoroti bagaimana manajemen Inter ini nggak bisa "jualan". Karena ini buat salah satu pemasukan maupun namba modal untuk pembelian pemain baru.
Wajar sih Chivu minta pemain yang ternyata harganya "mahal" untuk ukuran Inter. Chivu bisa tetap menjaga prestise klub. "Prestise" itu dampaknya kemana-mana yang ujung-ujungnya ke pemasukan dan citra klub. Dibalik itu semua, dia punya ambisi besar. Salah satu jalan keluar:
Masalahnya, tanpa niat merendahkan pencapaian Chivu ya, harga pemain-pemain yang dia minta itu lebih gede daripada duit dari kompetisi-kompetisi yang dia menangkan.
Nah, kalau butuh pemain yang urgent dan tidak ada di Primavera atau U23, baru beli. Cukup 1-2 pemain tapi benar-benar kualitasnya bagus. Dan, harus gercep.
Transfer Inter setiap musim ya kayak gini. Duit terbatas maunya banyak. Alih-alih dapet incaran, malah lepas semua, yang ada kemudian panic buying. Tapi, herannya, ini tim konsisten di perebutan juara. 🤯 gw nggak kebayang kalau kerangka tim sudah pada tua😁
1️⃣ FIRST PLAN: The first plan of Ausilio and Marotta without consultations with Chivu were Vicario and Muharemovic for €50m and Dumfries to stay and with the money from Frattesi - Curtis Jones.
2️⃣ Then Dumfries was sold for €20m and the direction of this €50m + €20m from Dumfries were redirected for Palestra, Solet and Provedel - that’s plan now is over.
3️⃣ NOW we are waiting for a new plan so - Solet and Provedel are NOT sure to come too after the deal for Palestra if OFF. That’s why Atletico Madrid is ready to enter for Solet and Provedel is still not announced.
C’è dispiacere e irritazione in casa #Inter per l’epilogo della trattativa per Marco #Palestra, alla quale i dirigenti nerazzurri avevano lavorato per un mese intero trovando fin da maggio l’accordo e il sì convinto del calciatore. L’accordo verbale poi raggiunto con l’Atalanta nel summit milanese di giovedì tra Marotta e Percassi (assente l’agente Lucci) aveva fatto confidare nella fumata bianca, che avrebbe dovuto materializzarsi già questa settimana. Il rilancio monstre del Chelsea delle scorse ore ha però sedotto Atalanta e giocatore, cancellando di fatto le precedenti intese raggiunte. E così le strette di mano (un tempo valevano come un contratto firmato…) dei giorni scorsi sono state spazzate via in un amen dalla pioggia di Sterline messe sul piatto dai Blues
Diouf bagus di akselerasi ketika transisi menyerang. Permasalahannya, lemah sekali di defense. Naluri defend-nya jelek menurut gw. Kecuali Chivu bisa membuat dia kuat bertahan. Ndoye menurut gw lebih seimbang antara menyerang dan bertahan. Mungkin harganya nggak semahal Palestra
Ini gw setuju, jangan lupa Inter juga punya U23. Daripada cari pemain, ujung-ujungnya kayak emak-emak belanja di pasar, dan itu butuh lama bernegosiasi sehingga ketikung klub lain (seperti biasanya), lebih baik coba dari tim sendiri, siapa tahu ada yang cocok.
@FansNerazzurri ambil hikmahnya saja.
mungkin memang rezekinya Andy Diouf atau Henrique, memang sudah jalan takdirnya begitu. 🤣
tipis-tipis lirik primavera juga lah, siapa tau ada yang bisa dipakai di senior.... atau jadi barteran. 🤣
Militerisasi pelatihan untuk profesi sipil bukan hanya nggak penting, tetapi juga nggak relevan, kontraproduktif, dan nggak nyambung.
Akhirnya, ada harga nyawa manusia yg begitu mahal yg harus dibayar demi sebuah gimmick birokrasi dan ego kelembagaan yg ingin menanamkan disiplin dgn cara pintas, instan, dan keliru.
Innalillahi wa innailahi rojiun..
https://t.co/aNPgOEXenx
Ndak usah nyumpahin om😊. Ndak baik. 😊 Siapa tahu ada blessing in disguise. 6-7 tahun terakhir, Inter termasuk stabil dan konsisten, di Seri A, bahkan di Eropa, apapun kompetisinya, walaupun kebijakan Mercato Inter kayak emak-emak belanja di pasar. Bikin lambat (pake banget).
Cara Mercato Inter belakangan ini, sejak Moratti meninggalkan Inter, ya kayak gini. Di satu sisi, baik bagi tata kelola keuangan. Tapi, di sisi lain ya lambat transaksinya, kayak emak-emak di pasar. Banyak kasus Mercato Inter yang sering ketikung klub-klub lain. Ya karena itu
Kasian bener Chivu, semua permintaan dia secara personal tidak ada yang dipenuhi manejemen sejauh ini, kalo musim pertama okelah karena dia harus buktiin diri dulu.
Ini udah kasih Scudetto dan Coppa Italia, masih aja gak ngotot dapatin pemain yang dia mau.
Permintaan Chivu so far:
❌️ Ademola Lookman
❌️ Manu Kone
❌️ Marco Palestra
Next Nico Paz
Dengan gaji udah tinggi, kesulitan buat klub-klub lain untuk membeli, kecuali klub-klub gajir melintir. Kalau klub-klub nanggung yang justru lebih banyak, paling udah harga murah masih minta diskon lagi.