Demokrasi, Polarisasi & Demonisasi dalam "Pesta Rakyat"
-- memulai dari pasar bebas ide
kita hidup di zaman kebanjiran informasi namun kurang mengakses penyaringan informasi. padahal ini sangat penting dalam mengolah framework untuk membuat suatu keputusan.
CARA CERDAS MENGATASI UTANG NEGARA oleh Dr. @RamliRizal, Debt-to-Nature-Swaps” (Tukar Utang dengan Konservasi Lingkungan) pernah dilakukan oleh RI dengan German tahun 2000
https://t.co/GyLPXbYcLr
https://t.co/12WCUQqL2q
Kemudian berdampak pada sulitnya aksesibilitas tenaga/pencari kerja pada sektor2 pekerjaan yg revenuenya tinggi.
Berdampak jg dg sistem pengupahan, yg semula billing rate perjam namun dihapus oleh uu ciptakerja. Birokrasi mndukung korporasi pd jalan kapitalisme(?)
Pada akhirnya ketidakmerataan ini jd sebuah keniscayaan.
Artikel yang menarik, jd merefleksikan uu ciptaker yg lumayan berpihak pd kapitalisme.
borok utamanya mungkin ketidakrelevanan pendidikan ke pekerjaan namun ada sistem yg mendukung mengenai subjektivitas pemodal dg produktivitas modal konstan drpd variabel tenaga kerja.
Apa hubungan pendekatan ekonomi neoklasik, konsep proletarianisme dan surplus populasi relatif Marx, dengan sulitnya para lulusan perguruan tinggi bersaing dalam pasar perburuhan?
Cari tahu jawabannya dalam tulisan Rizky Abadi Putra:
https://t.co/xTdjziOIOF
Beras naik, cabai naik, sembako lainnya juga naik. Sebentar lagi wacana BBM juga naik, pajak umkm naik dan terakhir liat berita masih ada bansos kemudian hal tsb dilanggengkan, pendidikan makin mahal.
Masyarakat mayoritas miskin tersandra dg logistik perut yg harusnya jd hak kita setelah diberdayakan sbg manusia.
Maklum saja kalo jd bangsa permisif dan dikotomis antara tata nalar dan tata krama.
Lanjut...
Parahnya, angka ini akan semakin bertambah karena secara tidak sadar ketergantungan pada BLT, Bansos dan makan gratis akan menularkan kemalasan kepada orang lain terutama keluarga yang pada usia produktif
Kemiskinan bertambah, kesenjangan makin tinggi dan pengangguran makin meningkat. Jahat bukan? Ya sangat Jahat, itu bagi kita yang memandang pendidikan sebagai solusi mengatasi kemiskinan
Tapi bagi yang memandang makan siang gratis sebagai solusi mengatasi kemiskinan, ini dipandang sebagai amanah mulia sekaligus dibelakang, mereka sadar betul bahwa ini adalah usaha memelihara kemiskinan agar orang2 miskin ketergantungan dan akan jadi alat setiap pemilu berlangsung
SADIS, Jahat dan sungguh cara yang HINA. Bagi orang miskin, Jokowi dan Prabowo adalah pahlawan dan malaikat dengan BLT, Bansos dan makan siangnya
Bagi Jokowi dan Prabowo, orang miskin bukan manusia. Mereka hanya BINATANG yang dipelihara dan dikembangbiakkan agar bertahan dalam kondisi miskin demi meraup suara setiap musim pemilu
Bagi kita yang berakal sehat, ini cara yang SADIS dan sungguh memprihatinkan. Ingin memberi kesadaran pada kelompok miskin, tapi mereka lebih mengutamakan urusan perut hari ini
Pragmatisme dalam demokrasi memaksa siapapun harus berbuat diluar nalar, bahkan dengan cara yang SADIS. Karena demokrasi adalah soal menang atau kalah, bukan soal benar atau salah
Yang jelas, semuanya diawali dengan NAFSU KEKUASAAN tak terbatas dan kehilangan kendali atas diri sendiri. Saling sandera antara Jokowi dan Prabowo membuat aturan, norma, etika dan nilai apapun dilabrak
Ya, seperti kata Budie Arie, "kalau kita kalah bisa masuk penjara semua ini,"
Bisa jadi, trend memelihara kemiskinan akan jadi aktivitas para politisi karena mereka yang berpendidikan tidak akan memilih pelanggar HAM dan pelanggar Konstitusi sebagai pemimpinnya
Apalagi, modalnya pakai APBN dan dibantu aparat pula. Tidak perlu pakai uang pribadi, cukup bermain cantik. Bila perlu, untuk meningkatkan anggaran pemeliharaan orang miskin, pajak dinaikkan, subsidi BBM dihapus dan utang diperbesar
Semua hanya akan jadi bom waktu pada akhirnya. Suatu saat Jokowi man akan berakhir, tetapi dia meninggalkan KESENGSARAAN yang menganga dimana rakyat akan menanggung perlakuan SADIS ini
Indonesia Emas 2045 dengan usia produktifnya yang sedang maksimal justru minimim hasilnya. Pembangunan hanya fokus pada infrastruktur, tapi manusianya dimanjakan dengan bantuan tunai, makan gratis dan jadi PENGEMIS
Jhon Sitorus, 19 Februari 2024
cukup kaget baca berita yang klaim server Sirekap ada di Singapura, karena H-1 sebelum pemilu saya sempat trace IP https://t.co/ZtVNvgaIQ4 mengarah ke lokasi Indonesia
karena penasaran, saya coba investigasi lagi dari sisi teknis
mari kita mulai ...
8/ ketika kita sembuh dari polarisasi dan permintaan tentang tujuan yang kita bawa yang lebih tepat sasaran semakin meningkat, maka politisi mengasah kemampuannya untuk mencreate voters artinya pendidikan politik dan kewargaan sudah terlaksana.
Demokrasi, Polarisasi & Demonisasi dalam "Pesta Rakyat"
-- memulai dari pasar bebas ide
kita hidup di zaman kebanjiran informasi namun kurang mengakses penyaringan informasi. padahal ini sangat penting dalam mengolah framework untuk membuat suatu keputusan.
7/ apakah polarisasi itu destruktif? bergantung pada tujuan konsumen.
destruktif atau tidaknya tujuan bisa diukur melalui framework atau pengolahan data yang kita bahas tadi. saya percaya tidak ada tujuan yang destruktif, namun kita bisa mengelevasi tujuan yang lebih tepat sasaran.
ANALISIS CEPAT DEBAT CAPRES #1
Tadi di @CNNIndonesia data dan grafik yang kami buat tidak sempat ditampilkan. Karena itu saya share analisis cepatnya.
>>
hukum peribuan ini berubah menjadi pemerintahan ibu (Matriarki). semua pemerintahan di negeri ditangani oleh perempuan. termasuk aturan penguasaan ladang pertanian, persidangan-perang dan keputusan damai, mengurus pajak dan cukai serta kekayaan suku.
#ManuskripSarinah
membaca #ManuskripSarinah ditulis oleh Ir. Soekarno.
menceritakan tentang sejarah perempuan, evolusi cara berfikir (kebudayaannya) dan keterkaitannya terhadap negara tanpa bermaksud mendikotomikannya dengan laki2. sy membacanya pada ranah empiris dan bebas nilai.
- @fatmarra
kemudian menetapkan hukum keturunan menurut garis peribuan pada hukum keluarga yg dibentuk oleh perempuan. shg keterikatan gens2menyebar ke 1 daerah ke daerah yang lain dan terbentuk pemerintahan. maka ditetapkanlah bahwa pemimpin harus dari golongan perempuan.
#ManuskripSarinah