@HaiiNiikk@alisthaaa_@terpamungkas mau stop mikirin bgitu, tapi beritanya selalu muncul saat berita penting lagi panas. kmu ga curiga kah mbak?? atau memang ga kepikiran kesitu?? coba agak mengulang kembali ke kejadian2 dlu deh.
@sloppypoppy Meskipun ayah dan aku ga deket secara psikologis, tapi secara materi beliau sangat memenuhi dan selalu mengusahakan. Beliau adalah pemberi solusi terbaik bagi kami. Aku sangat bersyukur atas kehadirannya.
Ku tandai kau ya Mbak. Napa lu sindir2 ngebahas soal penjahit lu? Mau makasih ya kirim private chat. Bukan disebar di status. Ketahuan bgt lu mau nyindir. Astaghfirullah. Kutandai kau.
Rumah Rp 14 Miliar itu mewahnya sudah luar biasa krn dibangun bukan di Jakarta
Kecuali jika proses pembangunannya banyak KORUPSINYA, ya rumah 14 M jadi setara rumah 500 juta
Jika ditotal, Negara memberikan 1/2 TRILIUN hanya untuk rumah dinas menteri
Waoww...
@dianper94787654@PartaiSocmed Yang saya maksud itu sumurnya cuma 1 yaitu DANA BOS.
Sedangkan dana bos itu dari anggaran kemendikbud yg berasal dri APBN,,nah baru2 ini menkeu menyebut anggaran APBN kita defisit,dan hutang negara pecah rekor tertinggi,makanya saya heran antara pemikiran majikan dgn pendukungnya
Sebanyak 81 mahasiswa asal Indonesia saat ini tengah belajar mengenai ilmu dan teknologi pertanian di the Arava International Center of Agriculture Training (AICAT), berlokasi di selatan Israel. Bukan sekadar menimba ilmu, mereka juga bekerja di pertanian negara Zionis itu.
Sebanyak 81 warga Indonesia ini terbagi dalam dua kelompok, yakni grup diberangkatkan melalui Institut Teknologi (IT) Del - perguruan tinggi di wilayah Danau Toba bikinan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - beranggotakan 19 orang.
Satunya lagi adalah kloter mahasiswa dari Indonesia timur terdiri dari 62 orang. Sedari 2014, atas inisiasi Agus Suherman, pengusaha Indonesia berdarah Cina, saban tahun mengirim puluhan mahasiswa dari wilayah timur Indonesia untuk belajar mengolah lahan dan tanaman di AICAT.
Sedangkan grup pergi melalui kampusnya Luhut merupakan angkatan kedua, setelah yang pertama berangkat belajar ke AICAT pada periode 2018-2019.
Dalam wawancara khusus dengan https://t.co/KvyallBfMD melalui WhatsApp kemarin, salah satu peserta bernama Antonio Razzoli Suhari Sitanggang menjelaskan program pelatihan itu bukan beasiswa. Semua pengeluaran ditanggung sendiri oleh peserta. Hanya saja, IT Del menanggung lebih dulu biaya buat tiket pergi dan visa ke Israel sebesar Rp 15 juta.
"Jadi kita dibayarkan dulu untuk tiket dan visanya oleh IT Del, nanti kita ganti," kata Antonio. Selain itu, peserta juga mesti membayar uang kuliah selama sepuluh bulan di sana, disebut program diploma, sebesar 9.700 shekel (kini setara Rp 41,7 juta), sewa rumah 800 shekel (Rp 3,4 juta) sebulan, dan biaya makan per bulan 400-600 shekel (Rp 1,7-2,6 juta).
Antonio mengatakan peserta dari berbagai perguruan tinggi. Selain dari Universitas Sumatera Utara, ada juga yang dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Sriwijaya Palembang, Universitas Andalas Padang, dan Politeknik Pertanian Sumatera Utara.
Namun, menurut sarjana jurusan Agroteknologi lulus tahun lalu dari Universitas Sumatera Utara itu, semua pengeluaran ini bisa ditutupi dari gaji beerja di lahan pertanian di Israel.
Antonio bercerita kuliah hanya sekali sepekan dan harinya berubah-ubah tiap minggu kecuali Sabtu merupakan libur rutin karena Shabbat. Tiap pekan dia bekerja lima hari kecuali Shabbat dan hari sekolah. Waktu bekerja delapan jam sehari.
Dia mengungkapkan dirinya bekerja di pertanian kurma, bawang putih, dan paprika dengan gaji 29,12 shekel per jam. "Sebulan saya bisa dapat lebih dari 4.800 shekel (Rp 20,6 juta)," ujar Antonio.
Selain kuliah, semua peserta memang wajib bekerja di lahan pertanian di tempat tinggal mereka. Antonio tinggal di Desa Moshav Zovar, sekitar enam kilometer dari perbatasan dengan Yordania.
Sebanyak 81 peserta pelatihan pertanian di Israel itu akan merampungkan programnya Juni nanti, namun karena wabah virus corona Covid-19, mereka tidak dapat pulang ke Indonesia. "Saya baca di berita tidak ada penerbangan hingga September," tutur Antonio.
Sumber Dev Pecinta Ulama
Loh loh loh, di saat Dirty Vote dianggap black campaign karena tayang di minggu tenang, eh pak Prabowo hari ini ada di Close the Door. Iki piye sih lur 😭
@siskagrah@detikcom Setidakny alur dan jalan ceritanya beda. Kalo bukunya sama kayak udah ketebak aja, ohhhh pasti habis gini begini nih. Hihihi. Saya juga pengalaman soalnya. Cm bedanya belum nikah aja.