@SayangVairaja Hiroyuki ikut masuk ke dalam. Dia mengangkat paper bag yang sedari tadi ia bawa, kemudian mengambil satu genggam permen dan cokelat kecil berbentuk bulat keluar dari sana. "Tentu saja saya tidak lupa. Saya membawa permen dan cokelat sebagai camilan. Apakah kamu mau, Ajello-san?"
⌗﹒matanya. Hanya ada suaranya beserta petikan gitar yang mengiringi. Terasa sangat tenang, namun tenang itu terasa menyesakkan.
"Furubita omoide no hokori wo harau." Lirik demi lirik terus berlanjut dia lantunkan, dia menyanyikan lagu tersebut hingga akhir.
Hiroyuki ingin mengcover sebuah lagu yang sempat tergiang-giang di pikirannya. Lagu yang lumayan sering dia dengarkan belakangan ini. Hiroyuki akan bernyanyi diiringi oleh petikan gitar yang ia mainkan sendiri.
"Yume naraba dore hodo yokatta deshou." Hiroyuki mulai ⌗﹒
⌗﹒melantun lirik lagu tersebut dengan tenang, namun berusaha menghayati.
"Imada ni anata no koto wo yume ni miru." Selaras dengan lirik yang dia nyanyikan, tangannya terus menggunakan chord gitar yang sesuai.
"Wasureta mono wo tori ni kaeru you ni." Hiroyuki memejamkan ⌗﹒
@retracingmyself ⌗﹒menata semuanya, barulah dia menatap kembali ke arah Dika. "Nah, sekarang alat dan bahannya sudah siap. Akan tetapi kita harus mulai dari mana ya?" Hiroyuki tampaknya kebingungan, padahal dia yang mengajak tetapi dia juga yang bingung, inilah jika modal nekat.
Bosan sekali, Hiroyuki butuh kegiatan dengan suasana baru baginya. Oh, dia punya ide di dalam benaknya. Dia pun menghampiri @retracingmyself.
"Dika-san," panggilnya. "Apakah kamu pernah mencoba buat latte art? Saya penasaran sekali ingin mencoba. Barangkali kamu mau menemani?"
@retracingmyself "Baiklah kalau begitu mari kita coba. Sebentar ya, Dika-san. Saya akan siapkan alat dan bahannya." Setelah berkata demikian, Hiroyuki lekas bergegas untuk melakukan apa yang dia katakan. Dia hilir mudik menyiapkan alat dan bahan yang sekiranya dibutuhkan.
Setelah selesai ⌗﹒
⌗﹒dan kegiatan lainnya yang lumayan menyenangkan. Kalau kamu sendiri bagaimana liburannya kemarin, Asher-san?" Hiroyuki pun balas bertanya kepada @heavenspoem.
Hiroyuki menghampiri @heavenspoem. Setibanya di dekat sang dara, Hiroyuki lekas memberikan senyuman ramah. "Selamat sore, Asher-san. Apakah kamu sedang sibuk? Saya ingin mengajak berbincang mengenai kegiatan selama liburan kemarin," ujar Hiroyuki.
⌗﹒saling bertukar sedikit cerita.
"Liburan saya sebenarnya lebih kepada proses 'penyembuhan diri', saya banyak menghabiskan waktu untuk diri saya sendiri, misalnya pergi ke tempat yang ingin saya kunjungi, coba makanan yang terlihat enak di internet, membeli buku baru, ⌗﹒
⌗﹒saya mau. Berbicara tentang es lilin, kamu suka es lilin rasa apa, @RAVENLEGANT-san?" tanya Hiroyuki penasaran bercampur basa-basi sebagai topik pembicaraan, dia memang mudah sekali penasaran dengan berbagai hal, yang terkadang bukanlah hal besar yang harus diketahui.
@RAVENLEGANT ⌗﹒sedikit pun keraguan dalam ucapan, namun juga yang tak sampai menggebu-gebu dalam cara penyampaian. Jawaban singkat itu terasa ringan, natural dilontarkan oleh lelaki bersurai putih.
Hiroyuki menganggukkan kepalanya pelan kala mendengar pertanyaan kedua. "Tentu saja ⌗﹒
Hiroyuki berjalan menuju ruang musik di mansion, sudah lama dia tak berkunjung ke sana. Lagi pula dia sedang bingung harus melakukan apa, sedikit musik pasti akan sangat membantu mengatasinya.
⌗﹒menikmati pemandangan di sana. Ombak yang berdebur, laut yang terlihat biru, langit pun cerah sekali. Terkadang bahkan duduk di pasir pantai ketika kakinya lelah berkeliling.
Hiroyuki pergi ke pantai untuk merayakan hari laut sedunia. Dia memutuskan berkeliling sekitar bibir pantai demi mencari sampah plastik yang mungkin ditinggalkan di sana, Hiroyuki akan membersihkannya. Sembari melakukan itu, Hiroyuki juga menyempatkan diri untuk ⌗﹒
@musicaIchange Hiroyuki yang tengah bersepeda lekas melihat ke arah sang dara. Dengan nada ramah dia membalas, "halo, Sapphira-san."
"Senang sekali bisa bertemu denganmu di sini. Mau bersepeda ke mana? Mungkin kita bisa pergi bareng?" tanya Hiroyuki.
⌗﹒Hiroyuki kepada sang lelaki. "Cuaca mulai terasa hangat ya? Rasanya gerah, apakah kamu punya saran sesuatu yang bisa membuat terasa lebih dingin?" tanya Hiroyuki kepada @RAVENLEGANT.
⌗﹒sudah memasuki bulan juni. Wajar saja kalau cuaca mulai berubah. Hiroyuki lebih menyukai musim dingin, namun dia tetap antusias menyambut musim panas.
Hiroyuki berjalan menuju seseorang penghuni mansion lainnya. Dia mungkin membutuhkan saran.
"Luke-san," panggil ⌗﹒