Dengan terus menghadap lurus ke depan, ia bicara dengan tenangnya. "Kamu adalah untukku, tempat kesukaanku, untuk duniaku. Semua yang berhubungan denganku adalah untukmu"
Generasi Sandwich itu bukan hal sepele. Enggak pernah sepele. Ia hidup penuh tekanan dari bawah dan atas, apalagi yang pendapatannya pas belaka. Ia bahkan nggak bisa nikmati hal yang dia dapatkan untuk dirinya sendiri.
Kalau uangmu banyak, mungkin kamu enggak akan paham posisi mereka. Apalagi kalau kamu mandang remeh hal demikian. Banyak orang ingin berhenti hidup karena ada di posisi ini. Itu enggak mudah.