Gimana-gimana...
Warganya udah ikut BDS movement, tahan-tahan boikot ga ke starbuck, mcd, kfc, nonton disney tapi presidennya setor uang 17 Triliun ke proyek trump yang ada israel di dalamnya
Saya tidak melihat tanda tanda negara ini akan lebih baik, saya melihat justru sebaliknya negara ini makin menuju ke arah kehancuran.
Joget joget ternyata gak bermanfaat apapun buat rakyat, cuma buat nipu nipu suara rakyat... nambah hutang dan membantu zionis.
Jokowi merusak tatanan politik/hukum tata negara kita. Kenerlanjutanya, Prabowo membuat negara tanpa prosedur dan etika. Hukum tanpa keduanya bukan hukum. Kita sdg menunggu kehancuran serius. Sy bercermin di seleksi hakim konstitusi & deputi BI. Indonesia hrs bersatu.
Udah tau ga becus, bukannya di evaluasi, malah ngelunjak..
- IHSG 2 hari terakhir trading-halt berturut-turut
- Rupiah menyentuh Rp. 17.000
- KKN terang-terangan; korupsi bejibun, kolusi anggota DPR ke hakim MK, nepotisme keponakan jadi Deputi Gubernur BI..
- Pengangguran terus meningkat, yang kerja-pun upahnya ga nutup buat hidup.
- Kemnaker ngeluarin peraturan magang berbayar, tapi K/L mostly unpaid..
- Kondisi negara ga oke, malah iuran Rp. 16,7 Trilliun buat zi0n1s*t.. mana dicover APBN :)
- Bencana alam dimana-mana, tapi penanganannya pada gajelas semua
Kalo diterusin ini gaada habisnya sih..
Petinggi bank sentral ngga punya background ekonomi, menlu bukan diplomat karir atau setidaknya pernah kuliah jurusan HI. Komisaris, stafsus, dan hakim MK pun sama. Meritocracy is basically nonexistent at this point; thus, fit and proper test was just a lame bullshit.
Negaramu dipakai latihan sama manusia² gak kompeten. Bayaran full, fasilitas full, penghormatan dari bawahan dll juga full. Tapi skillnya jauh dari full, mungkin baru 0.005%-nya.
Kalian kok terima, duit pajak dihambur-hamburkan utk gembel² gak jelas kayak gini?