Kalau PLN bermasalah.. benahi manajemennya..
Kalau negara devisit.. pangkas pemborosan elitnya..
Jangan jadikan rakyat kecil korban kebijakan gagal..
Listrik adalah kebutuhan dasar bukan alat untuk disiplin sosial…💪🙌
Bener banget ini…🫶🏻
Kampus itu mimbar akademik untuk menguji gagasan, bukan panggung safari politik elite untuk memoles kebijakan ugal-ugalan! Aksi mahasiswa menggeruduk diskusi Nusron-Budiman di UGM adalah penegasan bahwa intelektual kampus tidak bisa disuapi retorika kosmetik saat rakyat sedang dicekik krisis!
Melihat mahasiswa UGM meneriakkan “Revolusi!” di depan Budiman Sudjatmiko, saya langsung merinding….
Ada ironi sejarah di sana
Dulu, Budiman adalah aktivis yang turut meneriakkan perlawanan. Malam ini, teriakan itu justru diarahkan di depan mukanya persis
dan ya sejarah sedang berputar
Stay safe kawan2 UGM! Panjang umur perjuangan
KILAS UPDATE AKSI 🚨
Situasi di 3 titik Jakarta update terkini pukul 18.00 WIB dari berbagai media:
📍 Patung Kuda / Medan Merdeka Selatan
Massa UBK + BEM Trisakti + FAM UI + Aliansi Perisai, diblokade polisi pakai pagar besi & barrier 1,5m. Tak bisa masuk ke kawasan Patung Kuda orasi dilanjutkan di depan Gedung BSI Tower.
📍 DPR/MPR RI, Senayan
Aliansi Cipayung Menggugat
📍 Bundaran HI
FMN, GMNI, KABMU UNAS, KBM UT Jakarta, dkk (Aliansi Perisai)
Pantau terus.
Mengapa banyak "mantan" aktivis setelah masuk pemerintahan menjadi korup, oportunis, atau justru membela praktik yang dulu mereka kritik?
Ini bukan fenomena aneh sebenarnya. Banyak teori yg sudah menjelaskan hal ini. Salah satunya "Theory of Institutionalization". Ini bisa menjelaskan juga mengapa banyak orang yang berasumsi individu akan mengubah sistem yg korup dari dalam justru berakhir ikut berubah mengikuti sistem yg korup itu.
Itu karena perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh insentif, aturan formal, budaya organisasi, dan jaringan patronase.
Ketika seorang aktivis masuk birokrasi atau partai politik, ia menghadapi tekanan untuk menyesuaikan diri. Jika seluruh lingkungan kerjanya menerima praktik korup atau transaksional, maka bertahan sebagai idealis menjadi semakin mahal secara politik. Makanya ada ungkapan terkenal, “Power doesn’t corrupt people as much as it reveals and rewards certain behaviors.”
Kekuasaan sering kali memberi penghargaan pada kompromi, loyalitas kelompok, dan pragmatisme. Dan lama-lama, sadar atau tidak sadar, bakal ikut terseret.
Tidak semua orang akan seperti itu, tp dalam kasus lautan politik di Indonesia yg begitu pekat garamnya (baca: korupnya), kayaknya bakal sulit survive bagi "ikan-ikan" yg nyebur ke kubangannya kalau tidak ikutan jadi asin.
Buka X ngerasa semua orang perduli dan paham situasi sekarang, sekalinya buka tiktok dan Instagram langsung shock karena banyak yang bilang tindakan mahasiswa itu ditunggangi dan gak bijak😄
Dear World..🌎🌍🌏
Look at these two photos. Really look at them.
A mother - standing alone in front of a police line, unarmed, unafraid.
An ojek driver - a man who spends his days navigating Jakarta's chaotic streets just to make ends meet -raising his voice today for something bigger than himself.
These are not professional protesters. These are not politicians. These are ordinary Indonesians who woke up this morning, looked at their country, and said: enough.
Indonesia is not burning. Indonesia is not violent. Indonesia is speaking and it is asking the world to listen.
Today, on the streets of this nation, mothers and fathers, students and workers, are standing together. Not out of hate. Not out of destruction.
But out of love - for their children, for their future, for a democracy they refuse to let be taken from them.
Please see us. Please hear us.
Indonesia is fighting and it is fighting with peace🔥🔥
Kami amat sangat merasa senang dan terhormat dapat menjadi saksi perjalanan perlawanan bersejarah ini, Pak Guru @penduduk_lokal_.
Panjang umur perlawanan, panjang umur perjuangan, panjang umur hal-hal baik, panjang umur pekerja pendidikan Indonesia. #SampaiMenang✊🏻
Senin, 15 Juni 2026. BEM UBK gelar aksi demi di Istana Negara, pukul 10.00 WIB.
6 tuntutan mereka:
- Hentikan & evaluasi MBG + Kopdes Merah Putih
- Tinjau ulang UU Polri
- Stop militerisme, tegakkan supremasi sipil
- Jaga stabilitas rupiah & ketahanan ekonomi
- Jamin pendidikan inklusif & terjangkau
- Tinjau ulang kenaikan harga BBM
Sumber: Tempo
Izin mengingatkan bagi Influencer, keberpihakan itu penting....
Kalo kata Archbishop Desmond Tutu : "If you are neutral in situations of injustice, you have chosen the side of the oppressor."
dan
"If an elephant has its foot on the tail of a mouse and you say that you are neutral, the mouse will not appreciate your neutrality."