@foreverppain@ayaaamkrispi Peluk jauh kak, semoga lekas pulih dan sehat kembali. Aku pernah juga konsul ke beliau, pas tau orangnya aktif memvidio aku ga pernah lagi kesana karena merasa tidak aman. Better ke obgyn cewe kalau disini mah.
4 tahun terakhir aku belajar soal buku anak (menulis, menilai & ikut beberapa lokakarya). Jadi, aku mesti baca buku2 anak juga.
Buat yang belum tau, buku-buku anak bisa diakses secara gratis di website ini, yaaa.
1. https://t.co/jharUNiEjS
2. https://t.co/QhK7IbLdSW
3. https://t.co/9O7VFJioo0
4. https://t.co/PoQ7cLsCcr
5. https://t.co/uC5qywcaTE
@dizappearr_@KediriFess Gendongan juga ada, cudlle me geosfit air warna taupe. Angkut strollerku chocollate conic auto, dia cabin size autofold bisa buat nb.
(Semua dijual santai karena pengen ganti aja, ga dalam rangka bu. Boleh nego kalau sadis mending skip)
@dizappearr_@KediriFess Ada korset mau moimom atau mamaway, kalau harganya cocok bolehlah kulepas. Dipakai sebentar juga, karena lahiran sc pakai korset ke bekas luka sakit. Nanti kukasih stagen baruu.
@_AmandaBrownies Pas coba beli lagi malah terlalu kering, sampai pisang didalamnya ikut kering kurang juicy.
Tp next kalau ke jawa aku coba beli lagi, siapa tau emang efek outlet luar pulau jawa jadi gitu.
@_AmandaBrownies Disclaimer : aku beli di outlet luar jawa, dimana kebanyakan franchise brand lain juga performa rasanya turun jauh dibanding yg di jawa.
Yang aku beli oily dan ga crispy terus coklatnya ga lumer, coklatnya terasa berat dan lengket dilidah.
Jangan Normalisasi Ciuman atas Nama Barokah
Belakangan ini viral video seorang Gus yang tampak terlalu akrab menciumi anak-anak kecil, bahkan yang masih berusia di bawah tiga tahun. Dalam salah satu rekaman, ia membujuk seorang anak yang menolak dicium agar mau dicium. Di video lain, ia menciumi pipi seorang balita dengan cara yang tampak seperti “sucking”.
Banyak yang menertawakannya, menyebutnya sebagai bentuk “gemas” atau “barokah”. Namun perilaku seperti ini tidak boleh dinormalisasi — ini justru menjadi contoh penting dalam pendidikan tentang perlindungan anak dari pelecehan dan pedofilia terselubung.
Untuk para orang tua dan pendidik, mari menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat: batas tubuh anak adalah suci dan harus dihormati. Tidak ada alasan religius, sosial, atau budaya yang membenarkan orang dewasa mencium, memeluk, atau menyentuh anak tanpa kepantasan, apalagi dengan intensitas yang mengganggu. Tugas kita bukan hanya melindungi, tapi juga mendidik anak agar berani berkata “tidak” ketika merasa tidak nyaman—bahkan kepada figur yang dihormati.
Menjaga kehormatan anak adalah tanggung jawab setiap orang tua, yang kelak pasti akan diperhitungkan di akhirat
Kepada tokoh publik seperti Gus yang viral, inilah saatnya berhenti dan bercermin. Tindakan menciumi anak kecil berulang kali bukan bentuk kasih sayang, tapi pelanggaran etika, adab, dan potensi pelecehan.
Dalam kajian psikologi, perilaku semacam itu bisa dikategorikan sebagai grooming behaviour—yakni upaya membangun kedekatan dengan anak untuk menormalisasi kontak fisik yang tidak pantas. Ini berbahaya, baik bagi anak maupun bagi masyarakat yang menonton dan menirunya.
Rasulullah dikenal penuh kasih terhadap anak-anak, namun beliau tidak pernah melampaui batas kesopanan. Kasih sayang beliau diwujudkan lewat doa, perhatian, dan sentuhan hati.
Anak-anak bukan objek kegemasan; mereka amanah yang harus dilindungi. Pendidikan perlindungan anak dimulai dari kesadaran kita sendiri—bahwa setiap bentuk pelecehan, sekecil apa pun, tidak boleh diberi ruang di rumah, sekolah, ataupun panggung keagamaan.
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Bulan pertama anakku bapaknya ga sempet ngurus asuransi karena lg TA. Seminggu sekali ke DSA 300-600rb. Terus pas mau vaksin DPT1 ku paksa karena perkiraanku bisa sampai 1.5, lhakok ternyata 3.7. untungnya udah pakai asuransi.🥴
Jangan lupa anak muda:
Setelah ini ada ongkos cek berkala.
Lalu 3-4 tahun setelahnya, siapkan biaya masuk TK.
Plus 2 taun kemudian, biaya masuk SD + ubo rampenya (termasuk sunatan dan/atau beli sepeda, whichever applicable)
Plus 6 taun, masuk SMP..
.
.
.
..you got the idea..
@KediriFess Heleh normal day in kaltim, pertamax pertalite sama aja. Bersyukurlah at least nde kediri bbm ga antri pom melimpah, padahal ga nduwe sumur minyak gaono oil refinery.
Teman-teman, salah satu cara menjaga diri kita dari serangan jantung dan stroke adalah dengan memantau faktor risikonya secara rutin.
Setelah usia 30 tahun ke atas, pemeriksaan ini semakin layak kita lakukan berkala.
Kemarin saya baru periksa, dan hari ini saya mau berbagi hasilnya, kita bahas satu per satu yaa.
Gula darah sewaktu saya 94. Angka ini seperti bensin di tangki mobil yang terisi pas. Mesin bisa berjalan lancar, tidak kelebihan dan tidak kekurangan. Dengan kadar ini, tubuh masih mengatur energi dengan baik.
HbA1C saya 5,2. Tes ini seperti rapor gula darah tiga bulan terakhir. Angkanya sehat, menunjukkan keberhasilan kontrol gula secara konsisten dari hari ke hari. gambaran pola hidup kita dalam jangka panjang.
Ginjal juga ikut diperiksa. Ureum dan Kreatinin itu racun sisa metabolisme, tugas ginjal itu membuang mereka keluar dari tubuh, Ureum 30, kreatinin 0,81, ini rendah, aman untuk organ tubuh lainnya.
lalu eGFR itu angka yang menunjukkan daya saring ginjal, angkanya 111. Artinya ini seperti filter air rumah yang masih kuat, menyaring racun dengan lancar.
Ginjal bekerja baik dan mampu menjaga kebersihan darah dalam tubuh.
Saya sendiri selalu memastikan meminum air putih 40 cc/kgBB, berat badan saya 75 kg, jadi saya meminum 3 liter air putih per hari.
Jika eGFR di bawah 15 sudah diperlukan bantuan mesin untuk mencuci darah.
Asam urat saya 6,0. Masih dalam batas normal. jika di atas 7 ya ini bisa numpuk di sendi-sendi kecil seperti di tangan di kaki, jaga di bawah 7 supaya sendi tetap nyaman saat bergerak.
Kolesterol total 197. Angka ini berada di zona risiko rendah. Jalan raya pembuluh darah masih bersih, belum ada pengentalan darah yang berarti.
HDL, kolesterol baik, 68. Ini yang membuat lega. HDL adalah pasukan Damkar yang membawa LDL sisa-sisa dari dinding pembuluh darah untuk kembali ke Hati.
Angka ini termasuk tinggi, mungkin karena saya pencinta Ikan laut dan Tauge, harapannya angka teman-teman juga di atas 50 artinya tubuh terlindungi lebih kuat dari ancaman penyumbatan.
Keseluruhan hasil ini memberi saya rasa syukur, sekaligus menjadi pengingat bahwa memang kesehatan itu hadir dari kebiasaan kecil yang dijaga terus-menerus.
Pemeriksaan rutin ini seperti indikator, membantu kita tahu kapan harus menjaga ritme, kapan harus mengurangi beban, agar perjalanan hidup di depan terhindar dari serangan jantung dan stroke dan meneruskan perjuangan.
Semangat Sehat.
@SeputarTetangga Bapak ibu, please jangan tersinggung ya kalau anak2 saat ini diajarkan batasan untuk ga disentuh berlebihan oleh orang dewasa. Paham kok mungkin sayang / gemes. Tapi salah satu langkah preventif buat hal2 kaya gini. 🙏