Kenangan tidak akan hilang begitu saja.
Jutaan hal yang kamu dengar, lihat dan rasakan sepanjang hidupmu...
Kemana semua itu akan pergi?
Mereka semua jadi bagian dari jiwa.
Jadi kepala mungkin melupakan,
Tapi jiwa tidak akan pernah lupa.
Jiwa memegang semua itu.
#LovelyRunner
Siksa terburuk bagi anak yang tidak berbakti adalah harus berkaca,
Karena seiring waktu,
Kita sadar betapa miripnya kita dengan orang tua.
#TheInterestOfLove
#Foto Melihat lagi momen kedatangan Ferdy Sambo di ruang sidang dengan membawa buku hitam. Lihat potretnya di sini: https://t.co/FCIMon46OT
Foto: Dok. Ari Saputra/detikcom
Kalau tau sakitnya begini...
Ga mau deh di endorse covid.
Kalau pegel linu dipake tidur bisa ilang pegelnya.
Ini boro-boro bisa merem..
Nyeri sendinya ampun-ampun dah.
Melewati satu hari kemarin rasanya panjang banget.
Karena nyeri sebadan yang amat sangat jadi susah tidur.
Bertahan dengan vitamin D, K, Mg dan Zinc aja.
Akhirnya nambah minum neurobion.
Agak mending jadi bisa tidur.
Hari pertama positif. Rasanya nyeri sebadan, kepala pusing gliyengan, ada mual sedikit.
Dipake bobok siang ga bisa.
Terus maksa ngemil roti dan susu segelas.
Akhirnya bisa bobok sore 1 jam an.
Bangun tidur sudah mendingan nyeri sendinya.
Tumbang sudah pertahanan keluarga. Suami dan anak gadis positif. Gejala ringan aja pilek dan hidung buntu. Suami ada batuk tapi sesekali aja. Sempet demam 3 hari sekarang sudah ilang. Jadi isoman aja dirumah.
Ada ga lembaga sosial atau apalah namanya yang bisa melakukan pendampingan psikologi kepada anak-anak yang tiba-tiba ditinggal kedua orang tua karena covid?
Membayangkannya saja sudah sesak dada ini.
Dua hari ini hati hancur berkeping-keping. Mendengar kabar teman sekolah anak yang ditinggal kedua orang tuanya karena covid.
Hanya dua bersaudara.
Yang bungsu masih kelas 4 SD.
Keduanya pum sedang opname.
Sampai sekarang mereka ga tau kalau kedua orang tua telah tiada.
Bukan belain sih... Dulu waktu Atta masih umur belasan pernah bareng mereka sekeluarga besar (orang tua & adik-adiknya) waktu jalan-jalan ke Jawa Timur.
Mereka bikin konten hanya 2-3 jam saja. Selebihnya menghabiskan hari seperti keluarga 'normal' lainnya.
Orang-orang ngeributin Atta dan Aurel yang apa-apa dibikin konten.
Tayangan mereka itu hanya 10-20 menit saja. Paling butuh waktu syuting 2-3 jam saja. Sisa harinya 20 jam lebih dijalani tanpa konten.
Bayangin sama orang kantoran yang harus kerja 8-10 jamjam sehari.